LPPM UBB Adakan Seminar Ekspose Hasil Penelitian Dosen UBB Tahun 2017, Dan Launching Aplikasi Mentilin

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 08 Desember 2017 08:02 WIB | Diupdate pada 08 Desember 2017 08:02 WIB


Poster-poster dalam bentuk standing banner dipajang dan tertata didepan ruang aula Rektorat UBB, tempat penyelenggaraan seminar ekspose oleh pihak LPPM UBB, yang merupakan hasil dari penelitian dan pengabdian dosen-dosen yang ada dilingkungan UBB.

MERAWANG, UBB - Universitas Bangka Belitung melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), mengadakan seminar ekspose hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2017, dan sosialisasi HAKI serta Launching Aplikasi Mentilin (Manajemen terpadu informasi penelitian dan pengabdian), diruang aula Rektorat, Kampus Terpadu UBB, Balunijuk, Rabu (6/12) pagi.

Seminar Ekspose hasil penelitian dan pengabdian merupakan kegiatan yang cukup penting untuk mensosialisasikan hasil penelitian, mengkomunikasikan kemajuan teknologi dan inovasi yang telah dihasilkan, serta merupakan ajang pertanggung jawaban akademik bagi dosen peneliti. Hasil penelitian diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih optimal, serta dapat diaplikasikan untuk kepentingan Universitas dan masyarakat pada umumnya.

LPPM UBB dalam hal ini, mengelar seminar ekspose hasil penelitian dan pengabdian berupa pemaparan dari dosen-dosen peneliti di UBB. Dengan kegiatan ini diharapkan peserta dapat saling berbagi, bertukar informasi dan mengevaluasi hasil yang diperoleh pada penelitian yang telah dilakukannya.

Kepala LPPM UBB Dr. Dwi Haryadi, SH., MH., menyampaikan kegiatan ekspose ini semacam seminar akhir dari hasil penelitian dan pengabdian yang didanai oleh pihak UBB di tahun 2017. Tidak hanya itu, diharapkan dari para dosen peneliti tersebut dihasilkan out put yang bermanfaat dan nyata kedepannya.

“Kegiatan ekspose ini adalah bagaimana bapak/ibu menyampaikan hasil penelitiannya di depan dosen-dosen yang lain, juga kami harapkan ada hadir mahasiswa. Untuk menyampaikan apa hasil aotputnya, keluaran dari apakah itu penelitian maupun pengabdian kepada masyarakat”, terangnya.

Diakui oleh peserta yang hadir, kegiatan ini sangat berguna untuk memperbaiki, serta saling sharing tentang masalah atau kendala yang dihadapi pada saat pelaksanaan penelitian dilakukan, serta untuk dapat meningkatkan hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan agar menjadi lebih baik lagi.

“Harapannya kita kedepan semakin baik kualitasnya maupun kuantitasnya”, ungkap Kepala LPPM UBB Dr. Dwi Haryadi, SH., MH.

Seminar ekspose hasil penelitian tersebut dibuka langsung oleh Wakil Rektor II UBB Prof. Dr. Ir. Agus Hartoko, MSc., dan didampingi juga oleh Kepala LPPM UBB Dr. Dwi Haryadi, SH., MH., yang dihadiri oleh para peneliti baik ditingkat jurusan maupun Universitas. Kegiatan ini juga dilangsungkan presentasi dari hasil-hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, yang terbagi dalam 5 (lima) kelompok, dan masing-masing kelompok terdiri dari 12 peserta, serta direview oleh beberapa Doktor internal dilingkungan UBB.

Berdasarkan laporan Kepala LPPM, penelitian yang dilakukan oleh para dosen UBB di tahun ini menghasilkan sebanyak 59 judul unggulan baik ditingkat jurusan dan universitas. Dengan rincian untuk pengabdian sebanyak 15 judul dengan total dana sebesar 100 juta, dan untuk penelitian tingkat Universitas sebanyak 17 judul dengan total dana 100 juta, serta penelitian ditingkat jurusan sebanyak 27 judul dengan total dana sebesar 197 juta.

Dwi Haryadi menjelaskan, ditahun 2017 untuk penelitian ditingkat Kemenristek Dikti ada 6 (enam) skim. Ia juga menambahkan untuk dosen formula penelitian ada 8 judul dengan total dana sebesar Rp. 150.500.000,-, dan ia menyampaikan pada hari kamis (7/12) akan ada seminar akhir dosen peneliti UBB di Universitas Sriwijaya Palembang. Lanjutnya, untuk penelitian produk terapan ada 5 judul dengan total anggaran sebesar 312 juta. Tingkat Doktor ada 5 judul dengan total dana sebesar 250 juta.

Sedangkan untuk Penelitian hibah kompetensi (Hikom) ditahun ini, ada 2 dosen peneliti UBB yang menerima diantaranya, Dr. Ibrahim yang masuk ditahun kedua dengan total anggaran sebesar 149 juta, serta Dr. Reniati yang telah masuk tahun ketiga dengan total dana sebesar 120 juta.

Sedangkan untuk penilitian bersama antar perguruan tinggi (Pekerti) di tahun 2017 hanya satu judul dengan dana sebesar 116 juta. Sehingga total keseluruhan untuk dana penelitian sebesar 1,1 Milyar, dan untuk pengabdian sebesar 171 juta.

Pada kesempatan itu Wakil Rektor II UBB Prof. Dr. Ir. Agus Hartoko, MSc., mengapresiasi hasil penelitian yang telah dilakukan oleh para dosen dan pengajar di lingkungan UBB. UBB disamping melaksanakan perannya di dunia pendidikan, namun juga ikut menyelenggarakan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagaimana yang telah diamanahkan oleh Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional.

Prof. Agus Hartoko juga mengingatkan kepada para dosen peneliti yang hadir untuk kedepan ada upaya peningkatan, terutama dalam hal penelitian kerja sama dengan perguruan tinggi lain, yang menurutnya masih sangat minim.

“Bahwa dosen itu memang tidak hanya mengajar saja selesai pulang kuliah, tetapi harus wajib hukumnya meneliti, mengabdi, dan menulis”, cetusnya.

Ia juga menegaskan agar kedepan semua penelitian dan pengabdian yang ada di lingkungan UBB harus melewati satu pintu, dalam hal ini sesuai dengan tupoksinya LPPM. Ini dilakukan adanya pertanggung jawaban secara akademik yang tercatat dan terdata secara sistematik dalam suatu aplikasi, serta trasparansi dalam pengelolaan dan pelaporannya.

“Kedepan perlu dipahami Bapak/Ibu, jadi semua penelitian maupun pengabdian itu hanya boleh ada di LPPM, jadi tidak bisa Fakultas itu membuat penelitian dan pengabdian sendiri, karna tupoksinya ada di LPPM”, tegas Wakil Rektor II UBB.

Pada kesempatan itu juga, dilaksanakan juga sosialisasi HAKI dan Launching Aplikasi Mentilin untuk menambah wawasan dan pemahaman para peneliti, serta kemudahan-kemudahan yang ada di aplikasi tersebut. Nampak juga diluar poster-poster dalam bentuk standing banner dipajang dan ditata di depan ruang aula rektorat UBB, tempat penyelenggaraan seminar ekspose oleh pihak panitia, yang merupakan hasil dari penelitian dan pengabdian dosen yang ada dilingkungan UBB. (Ags/Humas)  


Topik

Kampus_Terpadu_UBB LPPM