KPKNL ‘Goes To Campus’ Kenalkan Simulasi Lelang Kepada Mahasiswa UBB

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 10 Desember 2017 23:18 WIB | Diupdate pada 10 Desember 2017 23:18 WIB


MERAWANG, UBB - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Pangkalpinang menyelenggarakan kegiatan ‘Goes To Campus’ di Universitas Bangka Belitung (UBB), yang dihadiri 50 mahasiswa perwakilan dari Fakultas Ekonomi, serta staf umum yang menangani bagian aset disetiap Fakultas yang ada dilingkungan UBB. Kegiatan dilaksanakan pada Kamis (7/12) pagi, diruang Aula Rektorat, Kampus Terpadu UBB.

Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana edukasi dan menambah wawasan mengenai tugas dan fungsi instansi pemerintah khususnya Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN), dan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) pada bidang kekayaan negara, piutang, dan lelang, di kalangan mahasiswa dan civitas akademika pada umumnya.

Acara diawali dengan menyayikan lagu Indonesia raya dan Do’a, serta dilanjutkan dengan laporan ketua panitia yang disampaikan oleh Kepala Seksi Hukum dan Informasi KPKNL Pangkalpinang Dwinanto. Dalam laporannya menyampaikan rasa syukurnya KPKNL Pangkalpinang bisa berkesempatan hadir di Kampus Terpadu UBB, untuk mengisi kegiatan sering ilmu akan tugas, fungsi dan peran DJKN, khususnya KPKNL Pangkalpinang sebagai salah satu unit instansi kementerian keuangan.

Dilanjutkan dengan sambutan dari Wakil Dekan II FE UBB Suhaidar SE., MSi., yang memberi apresiasi kepada KPKNL Pangkalpinang karna mau berbagi ilmu dan pengalaman kepada mahasiswa dan civitas UBB.

“Hari ini kami merasa bangga sekali, mahasiswa kami diberi pencerahan khususnya mengenai tugas, fungsi dan peran KPKNL, yang berkenaan dengan kekayaan negara, piutang dan lelang”, ungkapnya.

Pada kegiatan tersebut di tayangkan juga video profil DJKN dan KPKNL, serta dilanjutkan dengan kuliah umum yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor KPKNL Pangkalpinang Miftahul Huda, dengan dipandu Dian Prihardini Wibawa SE., MM., sebagai moderator.

Materi kuliah umum yang disampaikan meliputi struktur organisasi, tugas dan fungsi KPKNL, serta penjelasan umum mengenai Pengelolaan Kekayaan Negara, Pengurusan Piutang Negara, Pelayanan lelang dan Penilaian Kekayan Negara.

Pada kesempatannya, Kepala Kantor KPKNL Pangkalpinang Miftahul Huda, berterima kasih kepada UBB yang telah membantu memfasilitasi dan menyukseskan acara ini. Dalam materinya, Ia juga memperkenalkan selogan dan moto dikantor KPKNL Pangkalpinang yang dipimpinnya saat ini, yang mengadopsi budaya lokal yaitu ‘PACAK’, yang merupakan singkatan dari Profesionalisme, Akuntabel, Cerdas, Amanah dan Kesempurnaan.

“Ada empat pilar yang kami kerjakan, yaitu yang pertama pengelolaan kekayaan negara, kemudian piutang negara, pelaksanaan lelang, dan penilaian”, terangnya.

Dialog interaktif yang dimoderatori oleh Dian Prihardini Wibawa sangat interaktif, ini terlihat banyaknya peserta yang bertanya. Harapan dari terselenggaranya acara kuliah umum ini adalah mahasiswa memahami bahwa kekayaan negara dapat dikelola dengan baik, dan pada prinsipnya digunakan untuk kemakmuran mayarakat Indonesia. 

Acara pun makin meriah saat panitia mengggelar simulasi lelang yang dipandu oleh Kepala Seksi Hukum dan Informasi KPKNL Pangkalpinang Dwinanto, Kepala Seksi Pelayanan Lelang Dede Herdian, serta Bendahara Penerima dikantor KPKNL Pangkalpinang.

Dalam simulasi tersebut peserta yang hadir diajak untuk memahami proses lelang di KPKNL. Pada kesempatan tersebut Dwinanto memimpin penjualan lelang atas enam lot barang yaitu : satu buah tas tanggan, dua buah flashdisk, dua buah mouse, dan satu buah meja multi fungsi.

Pada saat barang-barang ditawarkan, peserta dengan semangatnya menawar barang yang diinginkan sehingga terjadi persaingan ketat antara peserta. Enam dari lima barang yang ditawarkan pun laku terjual dengan harga yang cukup tinggi dari penetapan harga lelang awalnya. Hal ini tercermin dari tingginya tensi dan atmosfir persaingan penawaran pada saat proses penawaran barang

Kelima penawar tertinggi sebagai pemenang lelang diminta maju kedepan untuk menyelesaikan seluruh kewajibannya yang harus dilunasi, setelah pemenang lelang menerima barang yang sudah dilelang, dan tiba-tiba Kepala Kantor KPKNL Pangkalpinang berujar untuk barang-barang lelang tersebut diberikan secara gratis kepada pemenang lelang, dan sepontan sorak riuh para peserta yang masih memenuhi ruangan penuh penyesalan, karna tidak menyangka kalau barang-barang yang dilelang merupakan free dan bagian dari trik panitia untuk memainkan games. Satu barang lelang yang tersisa diberikan Kepala Kantor KPKNL Pangkalpinang kepada Moderator yang telah memandu kegiatan tersebut. 

Mahasiswa pemenang lelang, yang menerima secara cuma-cuma barang hasil simulasi lelang tersebut tentunya bahagian dan penuh keceriaan, sehingga uang dari kantong pribadi pun tak melayang, dan uang jaminan simulasi lelangpun dikembalikan lagi kepada masing pemenang lelang. Berdasarkan pengamatan, para mahasiswa sedikit banyak sudah memahami bagaimana proses lelang itu. (Ags/Humas)


Topik

Kampus_Terpadu_UBB Fakultas_Ekonomi_UBB