Maba UBB, Gerakan Donasi Buku untuk Anak Bangsa

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 16 Agustus 2018 20:13 WIB | Diupdate pada 16 Agustus 2018 20:13 WIB


Foto penyerahan donasi buku ke 25 Desa oleh Panitia PKKMB UBB kepada salah satu Ketua KKN XIII UBB di Desa Pagarawan Kecamatan Merawang Bangka, dan Desa Pasir Putih Tukak Sadai Bangka Selatan, bertempat di Kampus Terpadu UBB, Kamis (16/8).

MERAWANG, UBB - Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bangka Belitung (UBB) Tahun Akademik 2018-2019, dibarengi dengan penggalangan buku bekas layak pakai oleh sejumlah mahasiswa baru.

Kepedulian mahasiswa UBB terhadap masih rendahnya budaya literasi dikalangan anak-anak dan pelajar, melalui kegiatan PKKMB mengajak mahasiswa baru untuk ikut perduli dan menumbuhkan jiwa sosial untuk memberian bantuan buku-buku bacaan sebagai bentuk keperdulian untuk mencerdaskan anak bangsa.

Menurut Ketua Pelaksana PKKMB Suhargo, peningkatan literasi anak merupakan langkah penting bagi upaya menghadirkan generasi yang berwawasan luas, sekaligus menjadi langkah menanamkan pula rasa kepedulian terhadap sesama.

“Donasi buku yang diberikan merupakan sumbangan dari mahasiswa baru melalui kegiatan PKKMB UBB Tahun 2018. Bantuan ini sebagai bentuk keperdulian Mahasiswa untuk meningkatkan budaya literasi anak-anak dan pelajar,” ujarnya,

Selain itu, penggalangan donasi buku ini juga mengasah kepedulian mahasiswa baru terhadap persoalan sekitarnya. Sehingga peran mahasiswa bagi lingkungan dapat sungguh-sungguh terasa.

Gerakan donasi buku peduli anak bangsa ini mendapat antusias dari seluruh peserta PKKMB UBB. Jumlah buku yang terkumpul sejak 15/8 sebanyak 1.023 eksemplar, dan akan disalurkan ke 25 Desa melalui program mahasiswa UBB yang saat ini sedang melaksanakan KKN XIII di wilayah Bangka Belitung. 

Kegiatan penggalangan ini, merupakan survei yang mahasiswa lakukan serta membantu program KKN kakak tingkat yang saat ini mengabdikan diri kepada masyarakat untuk mencerdaskan anak-anak di pedesaan melalui program Heritage Gallery dan Pojok li-Terasi yang ada di desa.

“Buku-buku ini akan disumbangkan sebagai bentuk kepedulian kami bersama-sama untuk memajukan bangsa yang cerdas,” kata Suhargo.

Dengan adanya donasi buku ini, sekiranya para anak-anak dan pelajar didaerah pedesaan khususnya wilayah Bangka Belitung dapat merasakan fasilitas yang sama, dan bagi mereka yang kurang mampu dan tidak dapat melanjutkan sekolah juga masih dapat menikmati tulisan dan visual dari buku-buku yang telah disumbangkan.

Suhargo berharap, dengan penggalangan buku ini mahasiswa lebih menekankan jiwa sosial dan bentuk pengabdian melalui kegiatan yang menginspirasi untuk melakukan perubahan pada masyarakat. (Panitia PKKMB/Ags Humas)


Topik

PKKMB