Kerjasama Akademik, 12 Dekan UB Bertandang Ke UBB

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 03 Oktober 2018 20:46 WIB | Diupdate pada 03 Oktober 2018 20:46 WIB


Pose Bersama – Rektor, Wakil Rektor serta Para Dekan di lingkungan UBB berpose bersama dengan rombongan para Dekan UB, setelah diskusi membahas tentang kerjasama bidang akademik di kampus Terpadu UBB Balunijuk, rabu (03/10/2018) pagi.

BALUNIJUK (UBB) -- Universitas Bangka Belitung (UBB) Jalin Kerjasama Bidang Akademik dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang. Para dekan UB lakukan lawatan ke kampus Terpadu Balunijuk. Rombongan disambut oleh Rektor UBB, Dr. Ir. Muh Yusuf M.Si didampingi para wakil rektor serta para dekan dilingkungan UBB, di ruang rapat Rektorat Kampus Terpadu UBB, rabu (03/10/2018) pagi.

12 orang dekan dari 15 fakultas yang ada di Universitas Brawijaya melakukan lawatan tersebut, tiga orang dekan dan rektor UB berhalangan hadir dikarenakan sudah ada kegiatan lain.

Kunjungan ini dimaksudkan untuk menjalin kerjasama dalam bidang akademik maupun diluar akademik antara Universitas Bangka Belitung dengan Universitas Brawijaya Malang.

Rektor UBB Muh yusuf menyambut baik maksud dari lawatan tersebut. dengan melakukan diskusi secara singkat tentang hal apa saja yang bisa dilakukan dalam kerja sama.

“Kami atas nama Universitas Bangka Belitung mengucapkan selamat datang dan apresiasi yang tinggi atas kehadiran para dekan Universitas Brawijaya,” ujar Rektor Muh Yusuf.

Bentuk kerjasama ini diantaranya dengan melakukan pengiriman dosen UBB untuk melanjutkan studi ke Universitas Brawijaya.

“Dalam waktu dekat, saya harap Universitas Bangka Belitung dan Universitas Brawijaya bisa melakukan Memorandum of Understanding (MoU),” harap Muh Yusuf.

Dengan kerjasama ini banyak yang bisa dilakukan, seperti riset bersama yang bisa mengangkat keunggulan daerah Bangka Belitung, pertukaran mahasiswa, serta kemudahan dosen UBB untuk mengambil studi lanjut ke Universitas Brawijaya.

“UBB memiliki kelebihan dengan berada di provinsi kepulauan, ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. hal ini harus kita garap, masyarakat diberdayakan, maksimalkan pemanfaatan sumberdaya yang ada, baik dalam kegiatan riset atau kegiatan akademik supaya lebih bisa dikenal secara nasional,”ujar rektor UBB dalam sambutannya.

“karakteristik dan potensi yang ada di daerah Bangka Belitung juga bisa diangkat, misalnya kepopuleran Bangka Belitung dengan Muntok white pepper atau lada putih Muntok yang sudah terkenal,” lanjut Muh Yusuf.

Dr. Ir. Pitojo Tri Juwono, MT ketua rombongan para dekan Universitas Brawijaya mengundang para pimpinan UBB agar bisa berkunjung ke UB, agar bisa melaksanakan MoU.

“Mudah-mudahan semua dekan UB yang hadir disini memiliki kapasitas yang bisa memutuskan, sehingga bisa face to face dengan para dekan UBB untuk membahas mengenai apa saja yang bisa disinergikan,”ungkap Pitojo Tri Juwono yang juga merupakan Dekan Fakultas Teknik UB.

“Banyak hal yang unik di Bangka Belitung, bisa menjadi studio penelitian, bisa menjadi laboratorium hidup. Keunikan ini bisa menjadi potensi dari aspek penelitian untuk di colaboration research atau joint research antara UB dengan dosen yang ada di UBB,” ujar Pitojo.

“Berdasarkan penjelasan bapak rektor, UBB yang masih berumur 12 tahun butuh pengembangan secara institusi, kami (UB) menyambut baik dan membuka ruang seluas-luasnya terkait hal-hal yang bisa dibantu, kita kerjasama kan antara rencana pengembangan institusi yang ada di UBB dengan potensi-potensi yang ada di UB,”lanjut Pitojo.

Pada pertemuan ini, secara santai dan kekeluargaan, diadakan diskusi membahas tentang hal-hal yang bisa dimasukan dalam kerjasama antara Universitas Bangka Belitung dengan Universitas Brawijaya.(Ars/Humas)


Topik

Dr._Muhammad_Yusuf,_M.Si REKTOR_UBB MOU_KERJASAMA