UBB Jalin Kerja Sama dengan UNPAD

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 12 Desember 2018 17:48 WIB | Diupdate pada 12 Desember 2018 17:56 WIB


Rektor UNPAD, Prof. Tri Hanggono Achmad bersama Rektor UBB, Dr. Muh. Yusuf, M.Si., menunjukkan Nota Kesepahaman kerja sama Unpad-UBB yang telah ditandatangani di ruang Executive Lounge kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (12/12) sore.

BANDUNG, UBB - Universitas Bangka Belitung (UBB) menjalin kerja sama dengan Universitas Padjadjaran (UNPAD) terkait penguatan tridarma perguruan tinggi. Salah satu rencana kerja yang akan dilakukan mengenai rehabilitasi lahan bekas pertambangan di Provinsi Bangka Belitung.

Kerja sama diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman antar Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad dan Rektor UBB Dr. Muh. Yusuf, M.Si., di ruang Executive Lounge kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Rabu (12/12).

Selain itu, ditandatangani pula Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Dekan Fakultas Pertanian Unpad Dr. Ir. Sudarjat, M.P., yang diwakili Wakil Dekan Faperta Prof. Dr. Denny Kurniadie dengan Dekan Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Biologi UBB Dr. Tri Lestari, M.Si.

Yusuf mengatakan, upaya rehabilitasi lahan ini rencananya akan melibatkan pihak Pemerintah Provinsi Bangka Belitung. “Kami kewalahan jika harus dikerjakan sendiri. Perlu menggandeng universitas yang sudah mapan,” ungkapnya.

Selain rencana  tersebut, UBB juga meminta Unpad untuk bekerja sama dalam mengembangkan komoditas lada. Upaya ini diharapkan mendorong ketahanan pangan di Provinsi Bangka Belitung. Tidak hanya diolah menjadi tepung, pengembangan lada juga diharapkan dapat menghasilkan produk ekonomis lainnya.

Adapun kerja sama lain yang akan dilakuan adalah pertukaran mahasiswa, program magang, dan kerja sama penelitian. “Kami ingin (kerja sama) ini supaya dipayungi hukum untuk poin juga di AIPT nanti,” kata  Yusuf.

Sementara itu, Prof. Tri Hanggono mengapresiasi upaya UBB untuk menjalin kerja sama dengan Unpad. Lokomotif kerja sama ini diharapkan fokus pada aspek riset.

“Pertama, performa riset bisa terbangun. Kedua, bisa mendorong performa SDM-nya. Ketiga, bisa mendukung proses belajar mengajar, apalagi kalau riset ini bisa menyelesaikan permasalahan,” tuturnya.


Topik

Dr.Tri_Lestari,_S.P.,_M.Si REKTOR_UBB MOU_KERJASAMA
. ayar