Kedutaan Besar Australia Serahkan Penghargaan Pendidikan Vivian Gordon Bowden untuk Dua Mahasiswa UBB

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 14 Februari 2019 17:46 WIB | Diupdate pada 14 Februari 2019 17:46 WIB


FOTO BERSAMA – Shane Flanagan (Perwakilan Kedutaan Besar Australia) fose bersama  Penerima Penghargaan pendidikan Vivian Gordon Bowden prize didampingi Wakil Rektor III UBB Drs Sucipto MT dan Mahasiswa UBB usai seremonial penyerahan penghargaan di Ruang Rapat Besar Rektorat, Balunijuk, Kamis (14/02/2019) petang.

MERAWANG, UBB -- Kedutaan Besar Australia serahkan penghargaan pendidikan Vivian Gordon Bowden Prize kepada dua Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) di Ruang Rapat Besar Rektorat UBB, Balunijuk, Merawang, Bangka, Jumat (07/09/2018) siang.

Mahasiswa UBB Penerima Penghargaan pendidikan  dari Kedutaan Besar Australia itu adalah Rani Dian Sari dan Alfin Dwi Rahmawan.

Pemerintah Australia telah menyerahkan Penghargaan Pendidikan Vivian Gordon Bowden kepada dua mahasiswa Universitas Bangka Belitung, mereka masing-masing mendapatkan hadiah senilai Rp20.000.000 untuk membantu studi mereka.

Wakil Rektor III UBB Sucipto, pada bagian  sambutannya, mengucapkan terimakasih kepada Kedutaan Besar Australia, begitu  peduli terhadap  perkembangan pendidikan tinggi di Bangka Belitung.

Perwakilan Kedutaan Besar Australia, Bapak Shane Flanagan, hari ini memberikan penghargaan Pendidikan Vivian Gordon Bowden, Kali ini merupakan tahun kedua penghargaan ini diberikan.

“Kami senang dapat mendukung biaya kuliah dan biaya hidup mahasiswa-mahasiswi Universitas Bangka Belitung ini untuk mengenang Vivian Gordon Bowden,” Kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gary Quinlan.

Vivian Gordon Bowden adalah Perwakilan Pemerintah Australia di Singapura yang meninggal secara tragis pada 17 Februari 1942 di Muntok, Pulau Bangka ketika berusaha mengungsi ke Australia. Ia menjadi satu-satunya diplomat Australia yang tewas dalam Perang Dunia II.

“Pulau Bangka secara historis penting bagi warga Australia. Selain Bowden, kami juga mengenang 22 perawat Australia yang turut menjadi korban PD II di Pantai Radji pada 16 Februari 1942 dan menyampaikan rasa hormat kepada masyarakat Pulau Bangka yang membantu warga Australia selama periode itu,” Kata Bapak Flanagan.

Pada 16 Februari yang akan datang, perwakilan Pemerintah Australia akan bergabung bersama kerabat 22 perawat Australia yang turut menjadi korban PD II pada upacara peringatan tahunan di Muntok untuk menyampaikan rasa hormat pada para perawat Australia dan masyarakat setempat yang terkena dampak tragedi itu.

Masyarakat juga dapat mengunjungi Museum Timah Muntok untuk mempelajari lebih lanjut tentang hubungan sejarah Australia dengan Muntok, termasuk Vivian Gordon Bowden dan para perawat Australia. (Rilis Kedutaan Besar Australia/Humas UBB)


Topik

Vivian_Gordon_Bowden