FISIP UBB Hadirkan Direktur One Asia Foundation Pada Pertemuan Ke-3 International Class on Asian Community

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 06 Maret 2019 13:18 WIB | Diupdate pada 06 Maret 2019 13:18 WIB


Balunijuk (5/3) - Fakultas Ilmu Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung (FISIP UBB) bekerjasama dengan One Asia Foundation (OAF) kembali menggelar pertemuan ke-3 dari 16 pertemuan International Class on Asian Community, Selasa, 5 Maret 2019, di Gedung Rektorat, Universitas Bangka Belitung.

Pada pertemuan ke-3 ini bertemakan "One Asia One Value: Building The Commitment" dengan narasumber Sato Yoji, Ph.D. selaku Direktur One Asia Foundation, yang berkantor pusat di Tokyo, Jepang, serta dimoderatori oleh Rendy, M.A (Dosen Ilmu Politik FISIP UBB) dan diterjemahkan oleh Dr. (Cand) Diani Risda (Dosen Sastra Jepang, Universitas Pendidikan Indonesia).

Sebelum perkuliahan dimulai, Dr. Ibrahim, M.Si. (Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik) menyampaikan Welcome Speech kepada narasumber dan seluruh peserta International Class on Asian Community. “Saya mengerti bahwa ini adalah kunjungan pertama Anda ke Kepulauan Bangka Belitung ini, jadi izinkan saya berharap bahwa meskipun ini adalah kedatangan pertama Anda, tetapi akan ada kedatangan berikutnya”, ucap Ibrahim.

Ibrahim juga memberikan gambaran tentang Kepulauan Bangka Belitung yang terdiri dari dua pulau besar, Bangka dan Belitung, serta sekitar 250 pulau-pulau kecil. Kepulauan Bangka Belitung terkenal akan komoditas timah dan lada putih. Namun bukan hanya itu, objek wisata yang indah seperti pantai, situs bersejarah, dan warisan budaya juga merupakan andalan Kepulauan Bangka Belitung untuk menarik wisatawan datang berkunjung.

Masyarakat Bangka Belitung merupakan masyarakat yang multikultural. Data menunjukkan bahwa persentase tertinggi dari jumlah orang Tionghoa Indonesia adalah di Kepulauan Bangka Belitung. “Selama ini, kita hidup dalam keberagaman, tetapi dalam kesatuan yang baik. Simbol Filsafat Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika adalah budaya kita, kebiasaan kita, dan aktivitas kehidupan kita sehari-hari. Ini relevan dengan Tagline One Asia Foundation: Damai, saling pengertian, toleransi, dan saling menjaga satu sama lain”, tutur Ibrahim kepada narasumber dan semua peserta.

Perkuliahan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Universitas Bangka Belitung Bidang Perencanaan, Sistem Informasi, dan Kerjasama, Drs. Sucipto, MT. Dalam kesempatan ini, mewakili Universitas Bangka Belitung, beliau menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada One Asia Foundation atas kepercayaan dan kesempatan yang telah diberikan kepada Universitas Bangka Belitung. Turut hadir dalam kegiatan ini, Dr. Nizwan Zukhri, M.M, Wakil Rektor Universitas Bangka Belitung Bidang Akademik dan Kemahasiswaan.

Mengawali materi perkuliahan, Sato Yoji menjelaskan terlebih dahulu tentang One Asia Foundation. “Ada 3 prinsip One Asia Foundation, (ichi )(1)) Tidak membedakan suku bangsa maupun negara tertentu, (ni) (2) Tidak terikat oleh agama atau kepercayaan tertentu, (san) (3) Tidak terlibat dalam ranah politik” jelas Sato Yoji yang disampaikan dalam Bahasa Jepang, yang diinterpretasikan oleh Diani Risda dalam Bahasa Indonesia.

Sato Yoji memberikan materi dalam kajian Filsafat, darimanakah kita (manusia berasal?), apakah kita (manusia) itu? kemanakah tujuan hidup kita (manusia)?. Untuk menjawabnya maka terlebih dahulu harus mengungkapkan pertanyaan mendasar akan umat manusia: (1) Self (Ego), (2) Manusia, (3) Kehidupan, (4) Substansi Pokok Manusia. Pertanyaan mendasar akan umat manusia disampaikan sebagai tema umum dan mendasar di antara 7,5 Miliar orang di bumi ini tanpa memandang Kebangsaan, Etnisitas, Agama, dan Pekerjaan. Pendekatan terhadap unsur paling dasar dari manusia dapat menyatukan perbedaan, baik dari segi Agama (keyakinan), Suku Bangsa, Ekonomi, Politik dan lain sebagainya.

Kegiatan perkuliahan berlangsung menarik dengan sesi tanya jawab dan kuiz, serta pemberian door prize. Persembahan tarian tradisional menutup sesi perkuliahan ke-3 ini. Untuk pertemuan ke-4 International Class on Asian Community akan diselenggarakan pada hari Jum’at, 8 Maret 2019 di Gedung Babel IV, Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung.


Topik

FISIP_UBB
hiv rash ayar