Program Studi Ekonomi FE UBB Gelar Kuliah Umum dan Kuliah Lapangan di Tempat Terpisah

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 10 April 2019 22:18 WIB | Diupdate pada 10 April 2019 22:18 WIB


MERAWANG, UBB -  Program Studi Ekonomi, Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Bangka Belitung (UBB) adakan tiga rangkaian Kuliah Umum dan Kuliah Lapangan dengan narasumber, tema pada tempat yang berbeda, bagi mahasiswa semester gasal tahun akademik 2018-2019.

Ketua Program Studi  Ekonomi FE UBB menerangkan kuliah umum tersebut merupakan rangkaian kuliah regular yang diadakan di luar kelas dalam bentuk  kuliah umum dan kuliah lapangan, dengan menghadirkan Stakeholder dari Perbankan serta Instansi Pemerintahan.

Diawali dengan kuliah umum yang dilaksanakan pada tanggal 2 april 2019 bertempat di ruang aula Gedung Rektorat Kampus Terpadu UBB, menghadirkan narasumber dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung, Tantan Heroika., dan Kepala Perwakilan Bank Syariah Mandiri Bangka Belitung , Ikrar Simbolon, dengan mengangkat tema “ Ekonomi Islam bersama Bank Indonesia dan Bank Syariah Mandiri sebagai Bentuk Implementasi Pembelajaran Ekonomi Islam” dibuka secara langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Reniati,S.E.,M.Si dan dihadiri oleh Wakil Rektor I UBB, Dr. Nizwan Zukhri, SE., MM.

Dalam pertemuan tersebut, pemateri menyampaikan bahwasannya ekonomi islam terutama dalam perbankan dan pelaku usaha masih sangat terbatas, sehingga perlu upaya dari semua pihak untuk mensosialisasikan agar masyarakat dan pelaku usaha terbiasa dengan pola syariah dalam transaksi ekonomi.

Pembelajaran dengan pola kuliah lapangan dilakukan pada tanggal 6 april 2019 sebagai implementasi mata kuliah ekonomi pariwisata, melalui tema Menggali Potensi Heritage Tourism. Potensi wisata sejarah yang terdapat Bangka Barat merupakan destinasi yang sangat menarik dan menjadi salah satu tujuan destinasi wisata favorit bagi wisatawan mancanegara maupun nusantara.Kegiatan ini dilaksanakan sebagai pengayaan bagi mahasiswa jurusan ekonomi untuk mengenal dan mengetahui lebih dekat tentang pariwisata sejarah di negeri sejiran setason.

Menyadari beragam potensi yang dimilikinya, Kabupaten Bangka Barat mulai fokus dalam mengembangkan wisata edukasi sejarah ini, diantaranya melakukan beberapa perbaikan infrastruktur, promosi wisata, serta melakukan pelatihan kepada masyarakat untuk menunjang sektor pariwisata tersebut.

Tidak hanya kegiatan tersebut, pada kuliah umum Bersama Direktorat Jendral Perbendaharaan Kanwil Bangka Belitung, mahasiswa program studi  ekonomi FE UBB diajak mengenal lebih dekat peran dan fungsi Kanwil DJPB dan Ditjen Perbendaharaan dalam Pengelolaan Keuangan Negara, yang dilaksanakan dikantor Kanwil DJPB Babel pada Selasa (9/4). Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Bangka Belitung, Supendi, menyampaikan rasa bangganya karena dikunjungi dan sekaligus sebagai pembicara kuliah umum kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi UBB. Selain materi kuliah umum implementasi pembelajaran keuangan daerah, beliau  juga menyampaikan bagaimana kondisi APBD dan Dana Desa di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.(Ags/Humas)


Topik

Dr._Reniati,_S.E.,_M.Si Fakultas_Ekonomi_UBB Ekonomi_UBB
. ayar