Sekolah Binaan PIKHM FH UBB Ajak Pelajar Sadar Pemilu

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 16 April 2019 19:25 WIB | Diupdate pada 16 April 2019 19:25 WIB


MENDO BARAT, UBB - Pusat Informasi dan Komunikasi Hukum Mahasiswa (PIKHM) Fakultas Hukum (FH) Universitas Bangka Belitung (UBB) kembali melanjutkan proker andalannya yaitu Sekolah Binaan Hukum yang kali ini bertema “Menciptakan Pemilih Cerdas di Pemilu 2019 dan Anti Hoax bagi Generasi Milenial“ di SMA Negeri 1 Mendo Barat, Desa Petaling, Senin (15/04/2019).

Sekolah Binaan Hukum yang menghadirkan Narasumber dari Senior PIKHM FH UBB yaitu Rafles Gordon Kusuma sebagai Demisioner Ketua PIKHM FH UBB tahun 2017/2018 dan Viera Monica sebagai Demisioner Sekretaris PIKHM FH UBB tahun 2016/2017.

Dihadiri oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Maman Supratman dan sekitar 78 Siswa SMA Negeri 1 Mendo Barat dari Kelas X maupun Kelas XI sebagai peserta dalam kegiatan tersebut.

“Sekolah Binaan Hukum ini merupakan salah satu program kerja dari komunitas PIKHM FH UBB dari masa ke masa, sebagai bentuk pengabdian mahasiswa hukum kepada masyarakat untuk memberikan kesadaran hukum terhadap lingkungan sekitar. Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala kepada siswa-siswa SMA yang ada di Bangka”. Ujar Elisa Ramayanti selaku Ketua PIKHM FH UBB tahun 2018/2019.

“Sekolah Binaan Hukum yang dalam hal ini kami lebih memfokuskan sosialisasi tentang kepemiluan sehingga dapat mengedukasi adik-adik semua dan bagaimana cara memerangi hoax agar mereka tidak terjerumus dalam lingkaran hoax, khususnya bagi kalangan remaja. Oleh karena itu, kita harus menjadi pemilih yang cerdas, tanpa golput dan bebas dari hoax atau berita bohong”, ujar Rizwan selaku Ketua Pelaksana dari Sekolah Binaan Hukum yang pertama diadakan tahun 2019 ini.

“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat bagi siswa kami sehingga mereka dapat memperoleh ilmu diluar kelas yang berbeda seperti biasanya. Kami sangat menerima dengan pintu terbuka bagi adik-adik dari Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung untuk berbagi ilmu dengan siswa SMA disini. Jadi, sayang sekali jika momen seperti ini tidak diikuti.

Apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi pemilu 2019, dari sekarang kita mulai berbenah diri untuk menentukan pemimpin yang sesuai dan kita dapat mengenali berita-berita bohong sehingga dapat menyaring terlebih dahulu dan mengenalinya melalui sosialisasi kali ini”, ujar Maman Supratman dalam sambutan sekaligus membuka sosialisasi dalam Sekolah Binaan Hukum kali ini.

Dekan Fakultas Hukum UBB, Dr. Dwi Haryadi mengapresiasi kegiatan rutin ini, mengingat sekolah binaan hukum dapat menjadi wujud pengabdian mahasiswa dimasyarakat sekaligus mengimplementasikan ilmu yang didapat dibangku kuliah. Kemudian tema yang kali ini diangkat sangat penting guna meningkatkan kesadaran partisipasi politik pelajar sebagai pemilih pemula agar mereka tidak apatis dan menggunakan hak pilihnya 17 April mendatang.

Pada kesempatan itu, Rafles Gordon Kusuma sebagai pemateri pertama menyampaikan materi tentang pemilu yang cukup rinci sehingga siswa yang mendengarkan pun merasa tertarik untuk berpartisipasi di Pemilu 2019 biarpun hanya sebagaian dari mereka yang sudah memenuhi syarat untuk menggunakan hak pilihnya. Walaupun demikian, materi tersebut disampaikan agar mereka sebagai Warga Negara Indonesia tidak buta terhadap demokrasi yang ada di Indonesia ini khususnya tentang Pemilu yang cukup krusial karena dihadapkan dengan pilihan terhadap pemimpin masa depan untuk negara tercinta ini. Di akhir penyampaian materi, beliau berharap agar dapat menciptakan generasi milenial sebagai pemilih cerdas di Pemilu 2019.

Di materi kedua, siswa disuguhi dengan edukasi tentang hoax karena dalam menghadapi pesta demokrasi kali ini, kita kerap kali dihadapkan dengan berita-berita yang belum tentu benar. Materi yang disampaikan seperti bagaimana mengenali hoax, elemen apa saja yang terdapat didalam berita hoax, bagaimana dampaknya dan yang terpenting bagaimana cara menghadapi berita hoax. Materi tersebut disampaikan oleh Viera Monica, yang mendapat apresiasi dari siswa yang mendengarkan sehingga menimbulkan berbagai pertanyaan yang diajukan oleh para siswa yang penasaran terhadap berita hoax.

“Berhubung hari Rabu ini kita akan berpesta demokrasi yaitu dengan menyuarakan hak pilih kita dalam pemilu, maka sangat tepat sekali jika tema yang kami angkat dalam Sekolah Binaan Hukum kali ini menyangkut tentang Pemilu dan berita Hoax yang sedang mem-booming diantara lingkaran pesta demokrasi kita tahun ini”, lanjut Elisa.

Elisa Ramayanti juga berharap setelah siswa mendengarkan materi kali ini, mereka memiliki pengetahuan yang lebih dalam tentang pemilu, mengenali berita hoax dan berharap ilmu yang disampaikan dapat bermanfaat didalam kehidupan sehari-hari sehingga mereka menjadi warga negara yang cerdas dan peduli dengan negara Indonesia. (Red. Dwi FH/Humas)


Topik

Fakultas_Hukum_UBB Dwi_Haryadi
. ayar