Direktorat Pembelajaran Gelar Bimtek Kpt LLDikti Wilayah II Di UBB

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 24 Mei 2019 22:09 WIB | Diupdate pada 24 Mei 2019 22:09 WIB


BIMTEK— Tampil Sebagai Narasumber, Dr Hendra Suryanto (Kasubdit. Kurikulum Pendidikan Vokasi dan Profesi, Direktorat Pembelajaran) menyampaikan materi tentang Kebijakan Direktorat Pembelajaran tentang reorientasi kurikulum pendidikan tinggi dengan pendekatan SCL pada era Industri 4.0.

MERAWANG, UBB — Tantangan globalisasi saat ini yang ditandai dengan perkembangan revolusi industri 4.0 mengharuskan setiap Perguruan Tinggi untuk menyesuaikan diri dengan perubahan-perubahan tersebut terutama muatan kurikulum yang berorientasi pada Industri 4.0.

Direktorat Pembelajaran, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Riset Teknologi, dan Prendidikan Tinggi melihat hal tersebut sebagai tantangan yang harus di antisipasi melalui program pendampingan peningkatan kualitas proses pembelajaran di Perguruan Tinggi seperti pendampingan dan bimbingan teknis Kurikulum Pendidikan Tinggi di era Industri 4.0. hal tersebut di katakan oleh Dr Hendra Suryanto dalam acara kegiatan bimbingan teknik wilayah LL DIKTI II bertajuk Reorientasi Kurikulum dengan Pendekatan Student Centered Learning (SCL) pada Era Industri 4.0 di Gedung Rektorat Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung (UBB), Kamis (23/05/2019).

Kegiatan Bimbingan Teknis Reorientasi Kurikulum dengan Pendekatan Student Centered Learning (SCL) pada di Era Industri 4.0 yang dihadiri Direktur Pembelajaran Paristiyanti Nurwardani, Kepala LL DIKTI Wilayah II Prof Selamet Widodo, Wakil Rektor I  Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr Nizwan Zukhri S E MM dan diikuti oleh Dosen sebanyak 130 orang dari berbagai Perguruan Tinggi di Wilayah LL DIKTI II yakni Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu dan Kepulauan Bangka Belitung.

Direktorat Pembelajaran secara terus menerus menggandeng LLDikti untuk melakukan kegiatan Bimbingan Teknis Kurikulum Pendidikan Tinggi hal ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan para dosen dalam pengembangan dan penyusunan kurikulum pendidikan tinggi berdasarkan permenristekdikti No 44 Tahun 2015 tentang SN DIKTI dan kebijakan direktorat Pembelajaran terkait penerapan Model pembelajaran Student Centered Learning (SCL), Mendorong pengembangan Kurikulum Pendidikan Tinggi secara berkesinambungan sesuai dengan tuntutan Era Industri 4.0, Menghasilkan contoh baik (good practices) di perguruan tinggi dalam penyusunan kurikulumnya yang memiliki capaian pembelajaran yang sesuai dengan SN-Dikti dan KKNI, dengan pendekatan Student Centered Learning (SCL).

Selain itu untuk memberikan pemahaman pada Perguruan Tinggi tentang kurikulum yang berorientasi SN Dikti dan KKNI di Era Industri 4.0, “Kurikulum yang dibuat oleh Prodi harus fleksible dan terbuka agar bisa sesuai dengan kebutuhan Industri agar sejalan dengan kebutuhan lulusan Perguruan Tinggi di Era Industri 4.0. lulusan perguruan tinggi yang diminati oleh Industri tidak hanya pintar secara Intelektual tetapi memiliki Softskill yang mumpuni” Lanjut Hendra.

Peningkatan kualitas proses pembelajaran pada pendidikan tinggi vokasi dan profesi sesuai dengan standar nasional pendidikan tinggi (SN Dikti) dan kerangka kualifikasi. Tambahnya

Sementara itu membuka kegiatan Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Nizwan Zukhri, S.E., M.M berharap agar peserta mengikuti kegiatan Bimtek dapat baik dan aktif melakukan dialog terkait dengan penyusunan kurikulum dan hal-hal lain untuk kepentingan meningkatkan kualitas pembelajaran di perguruan tinggi masing-masing.

Tujuh narasumber yang mengisi kegiatan bimbingan teknik yaitu Paristiyanti Nurwardani, Dr Muh Yusuf MSi, Dr Syamsul Arifin, Prof Selamet Widodo, Tjatur Rusminto, Dr Ludfi Jayanto, Dr Hendra Suryanto, dan  Yudha Samodra.

Kegiatan Bimtek KPT yang berlangsung selama tiga hari dari Kamis 23 Mei 2019 hingga Sabtu 25 Mei 2019 ini diisi dengan paparan narasumber dilanjutkan diskusi, bedah Pembelajaran SCL dan Rencana Pembelajaran (RPS). (Ari Rizki/Humas)


Topik

Kampus_Terpadu_UBB bimtek
. ayar