KKN UBB Desa Terentang III Selenggarakan Penyuluhan dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 26 Juli 2019 21:41 WIB | Diupdate pada 26 Juli 2019 21:41 WIB


KOBA, UBB -  Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Terentang III, menyelenggarakan kegiatan Penyuluhan, Pemeriksaan Kesehatan Gratis dan Demo Kesehatan Gigi, dengan tema Indonesia Sehat, di Halaman PAUD Melati III, Jum’at (26/7) pagi.

Kegiatan ini bergandengan dengan acara Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat (GeMa CerMat) dengan tema Gunakan Obat Secara Tepat Baca Informasi dengan Cermat yang diselenggarakan oleh Ikatan Apoteker Cabang Bangka Tengah.

Penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan diperuntukkan masyarakat Terentang III, sementara untuk demo kesehatan gigi dihadiri oleh siswa-siswi kelas empat SDN 10 Koba yang berjumlah 35 orang siswa. Pemeriksaan kesehatan meliputi pengukuran berat badan, lingkar dada, lingkar pinggang, tinggi badan, hingga pemeriksaan tekanan darah.

“Secara keseluruhan, rata-rata tensinya masih normal, hanya ada beberapa saja yang rendah,” ujar Bunda Cahya.

Setelah dilakukan pemeriksaan, peserta yang terdiri dari bapak-bapak dan ibu-ibu mengikuti penyuluhan atau sosialisasi mengenai bijak menggunakan obat. Cahaya Kurnia Sari selaku pengisi materi penyuluhan yang akrab dengan sapaan ‘Bunda’, berpesan untuk bijak mengonsumsi obat-obatan serta membaca keterangan dengan cermat. Beliau juga memberikan peringatan mengenai durasi mengonsumsi obat.

“Misal ketentuan minumnya 3x1. Obat itu diminum setiap 8 jam sekali. Bukan berpatokan pada pagi siang malam. Kalau 2x1 maka minumnya setiap 12 jam sekali. Jadi setelah pulang dari sini jangan lagi berpatokan pada pagi siang malam, tapi berpatokan pada durasi minumnya,” pesannya.

Masyarakat awam sering beranggapan bahwa ada perbedaan antara obat paten dan generic, beliau pun menekankan bahwa tidak ada perbedaan antara obat paten dan generic. Kandungannya sama, walau harganya seringkali berbeda.

Peserta sangat antusias mendengarkan penjelasan dari Bunda Cahya, di sesi akhir dipersilahkan untuk tanya jawab. Adanya bingkisan untuk peserta yang bertanya membuat peserta semakin semangat menyimak sosialisasi tersebut.

Begitupun dengan demo gigi, sebelum masuk ke penjelasan dari Bunda Eva, anak-anakpun diminta untuk senam peregangan terlebih dahulu. Terlihat raut ceria dari mereka dengan peregangan yang diiringi lagu ‘Kun Anta’ tersebut.

Anak-anak pun sangat antusias mendengarkan penjelasan dari Bunda Eva. Beliau sangat mengapresiasi kegiatan tersebut dan berpesan kepada anak-anak untuk selalu memperhatikan kesehatan gigi mereka.

“Sikat gigi sesudah makan dan sebelum tidur benar-benar dilaksanakan di rumah. Sikat gigi harus punya pribadi, tidak gantian dengan orang lain. Sikat giginya diperhatikan kalau sudah rusak diganti, begitupun dengan pasta gigi yang digunakan,” sarannya.

Setelah acara anak-anak diminta berbaris untuk pembagian souvenir yang terdiri dari sikat gigi, pasta gigi, stiker, dan juga pembagian snack.  (red.Ml/Humas)


Topik

KKN_UBB
. ayar