KKN RM Pasirputih Pelatihan Produk Berbasis Perikanan

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 30 Juli 2019 12:27 WIB | Diupdate pada 30 Juli 2019 12:27 WIB


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) XIV Universitas Bangka Belitung (UBB) 2019 Pasirputih-Sadai wilayah Desa Pasirputih, melalaui program KKN Revolusi Mental (KKN RM) kerjasama UBB dan Kementerian Koordinator Pembangunan Manuisa dan Kebudayaan Republik Indonesia melakukan kegiatan Gerakan Indonesia Mandiri (GIMa) berupa pelatihan dengan tema “Pengembangan Produk Pangan Berbasis Hasil Perikanan Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat”, di Balai Desa Pasirputih Kecamatan Tukak Sadai Kabupaten Bangka Selatan, Jumat (26/7/2019).

“Pada pelatihan ini disampaikan bagaimana pengembangan produk dengan salah satu bahan dasarnya adalah ikan, lalu langsung dilakukan praktik pembuatan kue badak  kue khas Desa Pasirputih yang berbahan dasar ikan,” terang Firman Hadi, Ketua KKN RM Desa Pasirputih dan Sadai.

.Hadir sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah penyuluh dari Dinas Penanaman Modal Pelayanan, Perizinan Terpadu Satu Pintu, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bangka Selatan, yakni Mila Riustin, A.Md., Nurleli, S.E., Listiawartini, S.Sos. dan Jenni Lambas Siregar, S.Sos.

 narasumber secara bergantian menjelaskan soal bagaimana pengembangan produk berbasis perikanan sampai akhirnya bisa dipasarkan kepada konsumen dengan baik. Di hadapan sekitar 25 orang ibu-ibu dari Desa Pasirputih, materi yang disampaikan antara lain tentang pengolahan produk yang baik dan benar, peranan kemasan dalam pemasaran produk dan promosi, labelling, dan proses pembuatan izin edar Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT) bagi Industri Kecil Menengah (IKM). Pelatihan diakhiri dengan praktik pembuatan kue badak dan bagaimana cara pengembangannya.

“Alhamdulillah, kegiatan ini mendapatkan respon yang luar biasa dari masyarakat, terutama ibu-ibu Desa Pasirputih. Hal ini bisa dilihat dengan begitu antusiasnya peserta dalam mengikuti kegiatan ini,” tambah Firman Hadi.

Lebiha lanjut pihaknya berharap dengan adanya pelatihan ini ibu-ibu Desa Pasirputih bisa meningkatkan produk hasil olahan perikanan, khususnya kue badak yang selama ini hanya dijual di toko-toko biasa tanpa adanya pengemasan sehingga wisatawan yang datang bisa membeli produk dari Desa Pasirputih.

Apalagi Desa Pasirputih merupakan jalur pariwisata karena banyak orang yang berkunjung ke Pantai Tanjung Kerasak. Hal ini merupakan potensi yang luar biasa sehingga harus dimanfaatkan oleh masyarakat untuk meningkatkan perekonomian. (red.Dr/Humas)


Topik

KKN_UBB
. ayar