Mahasiswa KKN UBB Kembangkan Ekowisata Sungai Bunting Lestari

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 19 Agustus 2019 20:49 WIB | Diupdate pada 19 Agustus 2019 20:49 WIB


BELINYU, UBB - Mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kelurahan Air Jukung dan Mantung, kembangkan potensi wisata bahari disepanjang aliran Sungai Bunting Lestari sebagai kawasan ekowisata.

Berbagai program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang telah dilakukan Mahasiswa KKN UBB selama 39 hari dilokasi KKN, dan salah satu bentuk wujud nyata adalah dibukanya kawasan ekowisata Sungai Bunting Lestari, di Kelurahan Air Jukung, Kecamatan Belinyu, yang akan diresmikan oleh Camat Belinyu pada Senin, (19/8/2019) pagi.

Selama kegiatan KKN, Para mahasiswa telah berupaya menyelesaikan program-program ungulan KKN dengan mengelola potensi wisata bahari yang ada, serta mengelola produk olahan tanaman magrove sebagai peningkatan perekonomian masyarakat, dengan selalu mengedepankan kearifan lokal membangun keunggulan Desa.

Dilokasi sungai, Mahasiswa KKN UBB bersama pemerintah desa dan masyarakat bergotong royong untuk penanaman pohon magrove. Disitu juga, dibangun jalan/jembatan yang terbuat dari papan disepanjang aliran sungai, serta dibeberapa titik jalan telah disediakan juga fasilitas photo booth yang didesain dengan unik dan menarik demi memikat wisatawan.

Tidak hanya itu, disekitar lokasi terdapat juga tambak air payau yang dirintis mahasiswa bersama penduduk yang akan menjadi objek wisata dengan menyediakan saung apung di atasnya. Selain menikmati keindahan alam, wisatawan juga dapat bersantai sembari menikmati hidangan ikan segar dari hasil tambak. Diacara peresmian ekowisata tersebut, ditampilkan juga produksi olahan pangan dari tumbuhan magrove dan limbah ikan hasil karya mahasiswa KKN UBB.

Program kerja yang telah dijalankan oleh kelompok Mahasiswa KKN UBB Air Jukung dan Mantung ini, mendapat apresiasi dari Rektor UBB, Dr. Ir. Muh Yusuf, M.Si., yang telah hadir menyaksikan secara langsung suasana Ekowisata Sungai Bunting Lestari.

“Pada kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, dan pemerintah daerah yang telah berkenan menerima adik-adik mahasiswa KKN di Kelurahan ini, yang telah mensupport, membantu bersinergi bersama masyarakat bersama-sama untuk membangun desa,” tutur Rektor

Apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bangka Belitung, M.Rivai, Pemerintah Kecamatan dan Desa/kelurahan, serta mitra yang telah mensponsori kegiatan program KKN.  Masyarakat pun menaruh harapan besar dengan terwujudnya impian mereka selama ini untuk mengembangkan potensi Sungai Bunting Lestari dengan hutan mangrove menjadi salah satu objek pariwisata unggulan.

Seketaris Camat Kabupaten Belinyu, Fariza sekaligus meresmikan Kawasan Ekowisata Sungai Bunting Lestari merasa senang dengan apa yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN, yang mana menurutnya sungai yang dulunya hanya tempat betambat/pangkalan kolek (kapal dayung) nelayan serta tempat mandi semasa kecil, sekarang sudah berubah dan akan menjadi histori nantinya.

“Saking senangnya, karna dulunya pak, saya besar disini ‘sungai bunting’, disana tempat pangkalan kolek tempat kami bermain, tempat kami berenang menggunakan kelapa kering, karna belum ada yang namanya ban/pelampung untuk berenang. Ini adalah sebuah histori yang mampu saat ini ditoreh oleh mahasiswa UBB,” ungkap Fariza.

Ia juga berpesan kepada lurah, kepada para kaling, khususnya kepada masyarakat, agar tempat ini dapat dipelihara dengan sebaik-baiknya, sehinga akan menjadi sumber dan berkah bagi peningkatan perekonomian masyarakat, serta menjadi tempat tujuan wisatawan yang akan menjadi salah satu keungulan Desa kedepannya.

“Jadikanlah momen mahasiswa KKN ini sebagai momentum baru, khususnya bagi masyarakat Air Jukung menjadi sungai bunting ini menjadi ekowisata magrove,” ucapnya.

Dengan memberi sedikit sentuhan serta kemasan promosi yang sesuai, Kawasan Ekowisata Sungai Bunting Lestari kedepannya akan mampu tampil sebagai salah satu desa wisata unggulan yang bisa menjadi andalan, tak hanya untuk mendongkrak kunjungan wisatawan, namun juga wahana edukatif bagi para pelajar. (Ags/Humas).


Topik

KKN_UBB
. ayar