UBB Perdana Presentasikan Keterbukaan Informasi dihadapan KIP RI

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 16 Oktober 2019 22:15 WIB | Diupdate pada 17 Oktober 2019 06:18 WIB


Presentasi KIP - Foto bersama dengan ketiga tim penilai (posisi berdiri) dari Komisi Informasi Pusat RI bersama perwakilan PPID Perguruan Tinggi Negeri di sesi 1 usai pelaksana paparan monev keterbukaan informasi publik, ruang Tamansari 2, Lt 2 Hotel Mercure Jakarta, Selasa (15/10) pagi.

JAKARTA, UBB Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Universitas Bangka Belitung (UBB) mempresentasikan keterbukaan informasi publik dihadapan tim penilai dari Komisi Informasi Pusat (KIP) Republik Indonesia (RI) yang digelar di Hotel Mercure Jakarta, dari tanggal 15-17 Oktober 2019.

Ini merupakan kali pertamanya UBB mengikuti kegiatan monitoring dan evaluasi terkait keterbukaan informasi publik yang diikuti oleh lembaga badan publik seluruh Indonesia, termasuk perguruan tinggi negeri (PTN).

Hal ini menjadi momentum yang baik bagi UBB untuk mengevaluasi diri dari hal-hal yang dirasa masih perlu perbaikan demi peningkatan kualitas pendidikan, serta kepercayaan publik terhadap keberadaan UBB.

Dalam kegiatan itu, Dosen tetap FH UBB Rio Armanda Agustian, SH., MH., selaku Narahubung LAPOR, didampingi oleh Kasubbang Humas dan Kerja Sama UBB Agus Susanto, S.Pd.I., yang juga sebagai Sekretaris pelaksana PPID, memaparkan history dan proses penyelenggaraan keterbukaan informasi di lingkungan UBB.

Pada presentasi yang dilakukan dihadapan ketiga penilai dari Komisi Informasi Pusat (KIP), dipaparkan bahwa salah satu dampak nyata dari keterbukaan yang telah dilakukan UBB adalah berbagai capaian prositif terkait memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan UBB, kepercayaan instansi dan pemerintah untuk menjalin kerja sama terkait penelitian dan pengabdian terus meningkat, serta penerimaan mahasiswa baru yang sering menjadi pertanyaan siswa dan masyarakat terkait akreditasi serta fasilitas yang dimiliki UBB.

Tidak hanya itu, dalam hal teknologi dan inovasi yang sudah dikembangkan oleh civitas akademika UBB juga telah membawa dampak yang signifikan termasuk meningkatnya ekonomi dan pola pikir khususnya masyarakat bangka belitung untuk lebih maju dan mandiri.

Dengan segala keterbatasannya, UBB juga terus dalam proses pembenahan terkait SDM maupun sarana dan prasarana untuk melayani dan memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat melalui inovasi-inovasi yang bisa diakses dengan cepat dan mudah kedepannya. Tentunya saran dan kritik yang membangun dari masyarakat sangat diharapkan untuk tercapainya tujuan tersebut.

Barometer yang menjadi ketentuan penilaian KIP pada tahun ini, tim penilai lebih menekankan terhadap pengaruh dan manfaat nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat terhadap keterbukaan informasi, serta inovasi apa saja yang telah dikelolah dan dikembangkan oleh masing-masing badan publik.

UBB dalam keterbukaan informasi serta publikasi kepada masyarakat, peran PPID dan Humas sangat efektif untuk menyampaikan pemberitaan kepada masyarakat secara cepat, baik melalui website, media cetak/elektronik, maupun media sosial lainnya.

Ketua KIP RI Gede Narayana menegaskan, kegiatan ini bertujuan dalam rangka melihat dan memonitor sejauh mana pelaksanaan keterbukaan informasi dari masing-masing lembaga badan publik termasuk perguruan tinggi negeri telah dilaksanakan sesuai dengan amanah UU Nomor 14 Tahun 2008, serta inovasi-inovasi apa saja yang sudah dikembangkan oleh masing-masing badan publik.

Ia juga menjelaskan, kegiatan ini merupakan hasil tindak lanjut monev yang sebelumnya sudah dilakukan KIP RI melalui pengisian aplikasi berbasis online (E-Monev) dari masing-masing badan publik. Setelah tahapan presentasi ini akan dilakukan penilaian oleh tim juri, dan hasil penilaian tersebut akan diumumkan pada acara Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik yang akan dilaksanakan di Istana Negara pada awal bulan November mendatang. (Ags/Humas)


Topik

Kampus_Terpadu_UBB
. ayar