Instrumen APS 4.0, LPPPM UBB Gelar Lokakarya Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI)

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 28 Oktober 2019 21:42 WIB | Diupdate pada 28 Oktober 2019 21:42 WIB


BALUNIJUK (UBB) – Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Bangka Belitung (UBB) gelar lokakarya Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari (Senin-Rabu, 28-30/10/2019) dengan peserta berasal  dari internal UBB yaitu Prodi, Fakultas, UPT dan Biro di Ruang Rapat Besar Gedung Babel VI Kampus Terpadu Balunijuk. Kegiatan lokakarya ditujukan untuk menguatkan dan mendukung SPMI Berdasarkan Undang-undang No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, SPM Dikti ini meliputi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME) atau yang lebih dikenal dengan Akreditasi.

Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dipandang sebagai salah satu solusi untuk menjawab berbagai permasalahan pendidikan tinggi di Indonesia. Selain itu, SPMI dianggap mampu untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi.

Kegiatan lokakarya mengundang Guru besar Universitas Sriwijaya sebagai narasumber Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal yaitu Prof. Dr. H. Zulkifli Dahlan M.Si., DEA.

Secara simbolis, lokakarya dibuka oleh wakil rektor 1 UBB bidang akademik dan kemahasiswaan Dr. Nizwan Zukhri SE. MM didampingi kepala LPPPM M.Jumnahdi ST. MT. dan narasumber di Ruang Rapat Besar Gedung Babel VI Kampus Terpadu Balunijuk, Senin (28/10/2019) pagi.

“Kedepannya dalam re-akreditasi program studi, dekan fakultas yang akan mempresentasikan jurusan, program studi hanya fokus pada pendidikan dan  pembelajaran,” ujar Nizwan.

“Saya berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik karena banyak perubahan yang terjadi dalam reakreditasi, sebagaimana yang kita ketahui pasti akan mengikuti nomenklatur kementerian,” harap Nizwan.

“Berbicara mengenai penguatan SPMI adalah bagaimana menggerakan SDM yang ada, karena SPMI berada dibawah pimpinan universitas, berbeda dengan program studi yang hanya terkait pada bidang pendidikan,” ujar Zulkifli mengawali sambutannya.

“Pelaksanaan SPMI tidak hanya berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga termasuk sumber daya yang ada seperti keuangan, sarana prasarana dan lain sebagainya yang setiap masing-masing bagian terdapat interaksi,” ujar Zulkifli.

Jumnahdi menjelaskan rangkaian kegiatan yaitu pemaparan dari narasumber terkait SPMI dan bagaimana hubungannya dengan Sistem Penjaminan Mutu Eksternal (SPME).

“Penguatan SPMI ini bertujuan untuk mempersiapkan diri menyambut perubahan pada dasar penilaian instrumen baru BAN PT yang disebut instrumen Akreditasi Program Studi (APS) 4.0, yang cukup menjadi momok untuk pengajuan reakreditasi,” ujar Jumnahdi.

Dalam kegiatan ini juga dilakukan pemaparan Evaluasi Diri dari program studi Biologi yang akan segera reakrediatasi dalam waktu dekat.(Ars/Humas).


Topik

LP3M Wakil_Rektor_I_UBB
. ayar