UBB dan Pemerintah Kabupaten Belitung Berkomitmen Untuk Bersinergi

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 09 November 2020 08:14 WIB | Diupdate pada 09 November 2020 08:14 WIB


TANJUNG PANDAN, UBB -  Universitas Bangka Belitung memepererat kerja sama melalui audiensi dengan pimpinan dan perwakilan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Belitung, pada Jum’at, (6/11/2020) siang bertempat di ruang rapat Kantor Bupati Belitung.

Kegiatan dihadiri langsung oleh Rektor UBB Ibrahim, Wakil Rektor 1 UBB Nizwan Zuhri, Wakil Rektor III UBB Riwan Kusmiadi, Dekan FH, Dekan FE, Dekan FT, Wakil Dekan FISIP, Wakil Dekan FPPB, dan Seketaris LPPM, serta hadir dari pihak Pemkab Belitung antara lain Wakil Bupati Belitung Isyak Meiroboi, para Pimpinan dan perwakilan OPD di lingkungan Pemkab Belitung,

Audiensi ini ditujukan untuk mengetahui sejauh mana potensi yang bisa disinergikan dan berkoordinasi dengan pimpinan daerah terkait pengembangan dan pemanfaatkan potensi sumber daya yang ada di Kabupaten Belitung secara optimal, serta kerja sama lain yang dapat ditingkatkan untuk kedepannya.

Rektor UBB diawal pembuka sambutannya menyampaikan terima kasih atas sambutan yang diberikan oleh pihak Pemkab Belitung. Ini merupakan kali pertama bagi Ibrahim bersilaturahmi dengan Pimpinan Daerah khususnya di Kabupaten Belitung, yang mana ini memasuki bulan ke 6 (enam) sejak Ia dilantik sebagai Rektor UBB.

Lebih lanjut Ibrahim berkomitmen untuk bersinergi dan berkontribusi dengan pemerintah daerah yang ada di kepulauan bangka belitung. Bentuk komitmen dan sinergi ini tentu tidak hanya dalam konteks pengembangan sumber daya seperti penerimaan mahasiswa dari Belitung saja, tetapi kerja sama dalam konteks yang lebih luas lagi.

“Ini suatu kehormatan bagi kami, dan kami memiliki komitmen untuk bersinergi dengan semua pemerintah daerah, karena universitas bangka belitung adalah aset kita bersama, aset pemerintah daerah,” tutur Ibrahim.

Menurutnya dengan potensi program studi yang di miliki UBB saat ini, tentu saja dapat berkontribusi secara maksimal dalam peningkatan pengembangan kualitas SDM maupun sektor lain yang dapat sinergikan, baik dalam hal peningkatan pertumbuhan perekonomian masyarakat dan daerah yang ada di Kabupaten Belitung.

Sebagai bentuk komitmen, UBB saat ini sudah mulai mengeser dan mendistribusi semua kegiatannya ke daerah, termasuk daerah yang ada di Pulau Belitung dan Belitung Timur. Sehingga tidak ada lagi kesan bahwa UBB hanya milik masyarakat pulau Bangka, namun juga milik masyarakat pulau Belitung dan milik kita bersama.

Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Belitung Isyak Meiroboi mengapresiasi dan menangkap gagasan yang disampaikan Rektor UBB yang baru. Ia juga berharap UBB bisa menjadi universitas yang selalu berdampingan dengan Pemkab Belitung juga, yang mana menurutnya perguruan tinggi negeri yang memakai pulau Belitung secara konsisten adalah UBB.

“UBB harusnya menjadi universitas yang selalu berada di samping kita, patner hiduplah kira-kira begitu,” ungkap Isyak

Ia juga menerangkan kalau pendirian Fakultas di pulau Belitung ada hambatan dari sisi legalitas dari Pemerintah, namun tempat laboraturium dan pusat unit pelayanan terpadu penelitian dan pengabdian masyarakat yang ada di UBB bisa di dirikan di Pulau Belitung dan tidak menyalahi aturan, lahan tersebut bisa dimanfaatkan dan ini akan menguatkan kebaggaan masyarakat belitung kepada UBB.

Tambahanya, kalau UBB dan Pemkab Belitung bisa berkolaborasi dengan program pengiriman mahasiswa dalam 1 semester untuk melakukan praktek kerja, penelitian atau pengabdiannya di pulau Belitung, Pemkab Belitung siap memfasilitasinya. Bahkan lahan yang telah lama disediakan dari awal oleh Pemkab Belitung untuk pendirian salah satu Fakultas UBB bisa dimanfaatkan terang Isyak.

“Nanti kita bisa kolaborasi fasilitas apa yang dibutuhkan, sehingga mahasiswanya mungkin setiap tahun sekitar 100/200 orang pasti berada di Belitung, nah nanti kita siapin asramanya, messnya dan seterusnya. Kalau ada kepastian seperti itu, pemerintah kabupaten pasti bisa mengalokasi lahan yang sejak lama kami siapkan,” tegas Isyak.

Harapan Isyak kolaborasi kedepan tidak hanya sebatas pengiriman mahasiswa saja, namun dari berbagai sektor baik program-program lain, diantaranya pembuatan master plan dalam pengembagan di sektor pertanian, perikanan, serta pemetaan lahan-lahan tertentu sesuai kearifan lokal yang ada dimasing-masing daerah. Kerja sama ini akan dituangkan nanti dalam penandatanganan kesepakatan bersama MoU dan PKS antara Rektor UBB dengan Bupati Belitung.

“Setelah kita melakukan MoU/PKS, dikalangkan kita juga akan mempercepat secara rinci apa yang mau dikerja samakan, khususnya saya sangat menanti sekali ini pak Dr. Ibrahim, kelahiran pusat penelitian di belitung tadi, atau katakan lah UPT-UPT yang terkait dengan UBB,” kata Isyak diakhir sambutannya.

Dengan formasi kepemimpinan yang baru di UBB, Ibrahim berkomitmen untuk bersinergi dan berkolaborasi di berbagai hal, dan terkait harapan masyarakat dan Pemkab Belitung untuk memiliki kebaradaan UBB di Belitung, Ia juga sudah merancang dan akan bergerak cepat untuk berkoordinasi dengan Pemerintah pusat.

Terkait pengiriman mahasiswa UBB selama 1 (satu) semester untuk prakter kerja atau pegabdian di Pulau Belitung, ini akan segera direalisasikan. Bahkan Ibrahim juga menerangkan kalau mahasiswa nanti akan 2 (dua) semester atau 1 tahun pengabdiannya, dan  ini sejalan dengan program Kementerian Kemendikbud berkenaan dengan kurikulum merdeka belajar. (Ags/Humas)


Topik

Dr._Ibrahim,_S.Fil.,_M.Si REKTOR_UBB MOU_KERJASAMA
. ayar