UBB dan Bank Indonesia Launching aplikasi QRIS

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 11 November 2020 08:00 WIB | Diupdate pada 11 November 2020 08:00 WIB


MERAWANG, UBB - Universitas Bangka Belitung (UBB) bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Link Aja melaunching aplikasi QRIS. Hal ini dilakukan untuk mempermudah mahasiswa bertransaksi, Selasa (10/11) pagi.

Rektor UBB, Dr. Ibrahim, MSi., mengatakan kemudahan transaksi di Universitas Bangka Belitung diantaranya, pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dengan menggunakan Link Aja, kemudian pembayaran Tes TOEFL, sertifikasi Microsoft dan kegiatan di perpustakaan.

“Berharap kedepannya ada berbagai layanan yang sifatnya tunai bisa digeser ke non tunai dan yang paling penting adalah mengadopsi perkembangan teknologi untuk kepentingan efisiensi dan efektivitas pekerjaan dan transaksi keuangan,” ujar Ibrahim.

Lanjut Ibrahim, bagi mahasiswa sendiri diharapkan agar kedepan pembayaran biaya perkuliahan bisa memanfaatkan instrumen Link Aja. Dengan fasilitas layanan ini mahasiswa tidak perlu antre dan tidak perlu menyentuh uang secara fisik.

UBB sendiri akan terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia dalam hal penyedia dan mitra untuk semakin memberikan layanan yang memudahkan aktivitas mahasiswa sehingga bisa memanfaatkan teknologi barcode untuk kepentingan pembayaran.

“Dengan layanan seperti ini mahasiswa akan terfasilitasi dengan mudah dan bisa beraktivitas transaksi dimana saja. Dengan aplikasi QRIS Link Aja tentunya membantu para mahasiswa dalam melakukan transaksi biaya kuliah atau SPP. Misalnya untuk pembayaran biaya kuliah, mahasiswa tidak harus datang ke bank, mereka bisa melakukan di rumah, di kampung saat liburan dan sebagainya,” sebut Ibrahim.

ke depan tambahnya, QRIS Link Aja yang memudahkan aktivitas akademik dan keuangan di Universitas Bangka Belitung semakin dioptimalkan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada para mahasiswa yang animonya cukup tinggi saat launching dan ini menjawab kebutuhan mahasiswa yang saat ini sangat dekat dengan teknologi android yang tentu saja transaksi bisa mereka lakukan dengan mudah,” jelasnya.

Ibrahim juga berharap agar kemudahan semacam ini menjadikan Universitas Bangka Belitung lebih fleksibel, civitas lebih bergerak dengan mudah dan mendorong mahasiswa dapat bertransaksi dengan efisien, efektif dan tanpa harus secara fisik mengalokasikan waktu yang cukup banyak.


Topik

Mahasiswa Kampus_Terpadu_UBB MOU_KERJASAMA
. ayar