Sadar Pentingnya Digitalisasi pada Level UMKM, Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan UBB Lakukan Ini

Penulis: Editor | Ditulis pada 09 September 2021 15:44 WIB | Diupdate pada 09 September 2021 15:44 WIB


Bangka, UBB— Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kewirausahaan Universitas Bangka Belitung (UBB) tahun ini menjadi salah satu organisasi mahasiswa UBB yang lolos di Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) dari Kemendikbud Ristek tahun 2021.

UKM Kewirausahaan lolos program ini setelah mensubmite proposal dengan topik “Pemberdayaan Masyarakat Desa Air Ruai Melalui Pengembangan UMKM dengan Peningkatan Kualitas Kemasan, Strategi Digitalisasi Pemasaran, Perizinan Usaha serta Sertifikasi Halal” pada tanggal 21 Mei 2021 yang lalu.

Abel Kurniawan selaku ketua tim di program ini, mengungkapkan alasan di balik keputusan mereka untuk merumuskan proposal pemeberdayaan di Air Ruai adalah karena berdasarkan hasil survei dan juga perbincangan dengan warga sekitar menunjukkan bahwa, di Air Ruai ini banyak warga yang tertarik untuk bergeliat di bidang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), tetapi mereka mengalami beberapa kendala.  Kurangnya pengetahuan akan pengemasan produk yang menarik, pemasaran produk melalui media massa, perizininan usaha, serta sertifikasi halal, adalah sederet persoalan yang mendera palku UMKM di Desa Air Ruai.

“Padahal, di tengah pandemi Covid-19 dan di era disrupsi teknologi seperti saat ini para pelaku UMKM harus bisa melakukan inovasi serta memanfaatkan digital dalam strategi pemasaran,” ucap Abel Kurniawan kepada tim humas UBB (Selasa, 07/09/94).

Oleh karenanya, menurut Abel, dalam kegiatan ini UKM Kewirausahaan UBB akan mendorong para pelaku UMKM di Air Ruai agar tetap bisa bertahan dan produktif di masa pandemi dengan melakukan strategi pemasaran baru dan membuat inovasi baru terhadap bisnisnya. Salah satunya dengan menggunakan media digital atau biasanya disebut media online.

“Pada intinya UMKM sekarang harus beradaptasi dengan perubahan, terkhusus digital marketing. Tidak bisa hanya mengandalkan pemasaran secara konvensional,agar bisa naik kelas,” ujar Abel Kurniawan.

Dalam program pemberdayaan ini, nanti para mahasiswa ini akan merealisasikan berbagai jenis kegiatan, di antaranya Seminar Keamanan Pangan, Seminar P-IRT, Seminar Penguatan Produk, dan Seminar Pemasaran Digital. Selain itu, mereka juga akan melakukan pendampingan kepada para pelaku UMKM. Rangkaian kegiatan tersbut akan mereka langsung sepanjang September sampai dengan Desember 2021.

Berdasarkan keterangan dari Abel Kurniawan, paling kurang, ada 6 produk unggulan para pelaku UMKM di Desa Air Ruai, yakni kripik ubi, serbuk jahe (produk olahan tanaman obat),  kemplang, kerupuk, tempe, dan keripik pisang.

Christianingrum, S.Pd., M.M (Dosen Jurusan Manajemen) selaku pembimbing dalam kegiatan PHP2D ini berharap agar program yang digagas dan direalisasikan oleh para mahasiswa UKM Kewirausahaan tersebut bisa bermanfaat bagi masyarakat Desa Air Ruai. Selain itu Beliau juga berharap  adanya peran aktif masyarakat agar program yang telah dirancang bisa terlaksana dengan baik.

Dilansir dari website resmi PHP2D Kemdikbud, dijelaskan bahwa Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan atau Badan Eksekutif Mahasiswa, dengan tujuan menumbuhkan rasa peduli mahasiswa dan berkontribusi kepada masyarakat desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri, berwirausaha dan sejahtera. (hz/humas)


Topik

Mahasiswa UKM_UBB
. ayar