HANGAT – Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi, Warek II Prof Dr Ir Agus Hartoko dan rombongan berfose  bersama Kades, pemdes, pramuka dan mahasiswa KKN UBB, di pintu gerbang masuk Pulau Seliu, Minggu (13/08/2017) pagi. Sebelum diterima dengan hangat, rombongan disambut dengan sejumlah kejutan.  Tampak dalam gambar, Kades Seliu Sofran menggalungkan untaian bunga ke leher rektor.

PULAUSELIU, UBB --  Bangga, gembira dan haru,  bercampur-aduk,  menyelimuti kedatangan Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi dan rombongan ketika meninjau KKN UBB Angkatan ke 12 di  Pulau Seliu, Belitung,  Minggu (13/08/2017) pagi.

MENERIMA BUKU --  Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc (Warek II UBB) menerima dua buku karya penulisnya, H Ramli Sutanegara, seorang pengusaha yang adalah juga  pemerhati budaya. Dalam kesempatan ini Prof Agus Hartoko memaparkan  sejumlah komoditi yang jamak ditemui  di Bangka Belitung yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

PANGKALPINANG, UBB --    Di luar timah dan lada,  Bangka Belitung sebenarnya punya komoditas andalan  yang dapat meningkatan pendapatan masyarakat di daerah ini.

Meski begitu, sayangnya, banyak yang belum mengetahui.  Kalaupun tahu,  sejauh ini belum dikelola secara maksimal.

“Bangka Belitung  ini  kaya akan  hasil laut dan tanaman bernilai ekonomi tinggi!,” tukas Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc,  Senin (14/08/2017) siang.

SALTO -- Wakil Rektor II UBB Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc (tengah) -- yang  didampingi mahasiswa KKN UBB di Desa Tukak, Bangka Selatan--, Rabu kemarin mencoba dan  menunjukkan sirop buah tanaman Mangrove dan ‘Salto’ (Presto Ikan Selangat) karya mahasiswa.

TUKAK, UBB  --  Buah Pedada (Sonneratia caseolaris)  yang bila dikecap rasanya  asam dan sepat, kini berubah 180 derajat: menjadi sirop manis dan enak.

Sementara Ikan Selangat yang dikenal banyak  tulang, kini kian lezat setelah diolah menjadi  presto.  

POTONGPITA -- Warek II UBB Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc (paling kiri) memotong pita sebagai simbol dimulainya penanaman seribu pohon gaharu di Pulau Lepar Pongok dan sekitarnya, di Tanjung Sangkar, Selasa (07/08/2017) petang. 

TANJUNGSANGKAR, UBB  ---   Pulau Lepar Pongok (Lepong)  di Bangka Selatan (Basel)  dengan   hamparan  pulau-pulau kecil di sekitarnya,  sarat dengan destinasi dan objek wisata yang menawan dan layak jual.  Untuk mempublikasikan ke khalayak yang lebih luas, UBB  akan membuat website ekowisata  khusus  pulau-pulau tersebut.

EKONOMI HIJAU -- 38 mahasiswa KKN UBB  di Pulau Lepar  berfoto bersama Wakil Rektor II UBB Prof Dr Ir Agus Hartoko MSc, Wakil Camat Lepar Pongok, Sekdes Tanjungsangkar dan Kumbung, usai melepas 1.600 bibit gaharu sebagai bagian dari Program Ekonomi Hijau, di Tanjung Sangkar,  Selasa (08/08/2017) siang.

PULAULEPAR -- 38 mahasiswa UBB yang kini Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pulau Lepar, Bangka Selatan, menorehkan sejarah baru dalam gerakkan  penghijauan di pulau-pulau kecil.  

Bersama warga setempat, mereka bahu membahu menanam  1.600 pohon gaharu di  empat desa dalam Pulau Lepar,  Pulau Pemulut, Pulau Seniur  dan Pulau Kelapa. 

DEMO WEBSITE –Mahasiswa KKN UBB  Angkatan  ke 12  di Jelitik, Sungailiat, berpose usai ‘Sosialisasi  Pengelolaan dan Promosi Objek Pariwisata  Berbasis Teknologi’ dan ‘demo’ website pariwisata yang mereka buat di Kelurahan Jelitik, Senin (07/08/2017). 

RAMBAK, UBB -- Informasi mengenai destinasi dan objek pariwisata berbasis  internet di  Kabupaten Bangka dinilai masih kurang masif.  Namun kondisi itu segera teratasi menyusul  akan  diluncurkannya website pariwisata Jelitik oleh mahasiswa KKN UBB pada tanggal 21 Agustus.

GOTONG ROYONG – Mahasiswa KKN UBB dan Masyarakat Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat, bergotong royong membersihkan masjid dan pemukiman desa sesuai dengan Tema KKN Revolusi Mental Gerakan Indonesia Bersih, Jumat (04/07/2017) sore.

AIR DUREN (UBB) -- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Revolusi Mental dan Tematik Universitas Bangka Belitung (UBB) melakukan gotong royong dan bersih-bersih bersama masyarakat Desa Air Duren di kawasan pemukiman warga Desa Air Duren Kecamatan Mendo Barat, jumat (04/07/2017) sore.

Kegiatan merupakan salah satu Revolusi Mental Gerakan Indonesia Bersih dengan tagline ‘ayo budayakan hidup bersih dan sehat’, yang bertujuan untuk menghidupkan kembali gotong royong dan bersih-bersih di dalam diri masyarakat.

KIAN CANTIK --  Jalan Raya Balunijuk, Merawang-Bangka, kini semakin cantik dan indah setelah ditanami berbagai tanaman hias oleh mahasiswa KKN UBB dan masyarakat. Tampak dalam gambar, mahasiswa UBB mendorong ‘arko’ berisi tanaman hias untuk segera di tanam di antara pembatas Jalan Raya Balunijuk, Jumat (04/08/2017) siang.

MERAWANG, UBB --   Ada pemandangan berbeda di jalan pintu masuk Kampus Universitas Bangka Belitung (UBB), Jumat (04/08/2017) siang.  Sekelompok mahasiswa  yang berbaur dengan masyarakat samasekali  tak menggubris panas terik menyengat.  Mereka terus saja menanam belbagai jenis tanaman hias  di sepanjang pembatas jalan; sejauh 500 meter.

PEMBURU FOTO --  Untuk melengkapi ‘content’ (isi) website wisata Jelitik, 44 mahasiswa KKN UBB terjun ke beberapa pantai dan memburu foto ‘sunset’ dan ‘sunrise’. Dua pekan ini sudah terkumpul ratusan foto.  Satu di antaranya adalah foto fenomena alam  di atas. 

RAMBAK, UBB --  44 mahasiswa UBB yang kini Kuliah Kerja Nyata (KKN) di dalam kawasan wisata Jelitik, Sungailiat,  dua pekan ini ‘berburu’ foto ‘sunset’ (matahari terbenam) dan ‘sunrise’ (matahari terbit) di sepanjang Pantai Rambak, Teluk Uber, Tanjung Pesona dan Tikus Emas.

SUKSES MEMBIKIN BUKU -- 44 mahasiswa Prodi Agribisnis UBB sukses membikin delapan  buku tentang jurnalistik media cetak dan televisi. Buku itu disusun dari praktik dan kuliah lapangan di Harian Pagi Bangka Pos dan TVRI Bangka Beelitung. Tampak dalam gambar mereka menunjukkan hasil karyanya di ruang kerja UBB Press.

MERAWANG, UBB --  Usia boleh muda,  tapi soal meraih  prestasi jangan disepelekan.   Boleh jadi  ungkapan  ini cocok untuk disematkan kepada 44 mahasiswa semester 2 Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi (FP2B) UBB. 

Halaman

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.