45 Mahasiswa KKN UBB Bikin Kinclong Jelitik

PASUKAN KINCLONG --  Lingkungan Rambak di Kelurahan Jelitik, Sungailiat, Jumat (28/07/2017) sontak berubah ‘kinclong’.  Pasalnya,   45 mahasiswa KKN UBB Angkatan ke 12  -- yang dipimpin langsung oleh DPL mereka:  Ghiri Basuki --   terjun ke seputar SD Negeri 14 dan sejumlah rukun tetangga membersihkan rumput dan sampah di halaman dan selokan yang ada di sana.

RAMBAK, UBB --  Sebanyak 45 mahasiswa Universitas Bangka Belitung  (UBB)  yang sedang melaksanakan  Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Rambak, Kelurahan Jelitik-Sungailiat, Jumat (28/07/2017) pagi melakukan ‘Jumat bersih’ di sekitar SD Negeri 14 dan pemukiman di enam rukun tetangga (RT).

Dipimpin Dosen Pembimbing Lapangan (DPL ) mereka,  Ghiri Basuki Putra, ke 45 mahasiswa KKN UBB Angkatan ke 12 itu,   bergotong-royong  membersihkan rumbut liar  yang tumbuh  di halaman dan  badan selokan SDN 14 dan RT 1 hingga RT 6.

Dalam hitungan jam, kawasan pendidikan dan pemukiman tersebut sudah ‘kinclong’ alias bersih.  Sampah dalam bentuk rumput, plastik,  dan sedikit alang-alang, mereka masukkan ke dalam ‘tresh bag’ (kantung plastik sampah).  ‘Traesh bag’ itu kemudian diangkut  oleh  mobil ‘pick-up’ ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah. 

“Setiap Jumat pagi  mahasiswa  KKN di Rambak ini rutin  akan melakukan ‘bersih-bersih’ di seputar lingkungan Rambak,” ujar Ghiri Basuki yang ketika ditemui sedang istirahat bersama 45 mahasiswa bimbingannya di Puskesdes Jelitik, Jumat (28/07/2017) siang.

Sementara itu, Desya Marsela, salah seorang peserta KKN di Rambak, menjelaskan sebelum ‘bersoh-bersih’ pada Jumat bersih itu, mereka menggelar  senam bersama  dengan para guru dan siswa SD Negeri 14 di halaman SD negeri tersebut.

“Senang, dan  seru sekali.   Ini merupakan  pengalaman pertama kami ikut senam  bergabung dengan para guru dan adik-adik siswa SD Negeri 14.  Apalagi para ibu guru  menerima kehadiran  kami dengan suka-cita,” ujar Desya, mahasiswi Prodi Manajemen semester 7 Fakultas Ekonomi ini.

Senada dengan Desya, Nura Aini -- salah seorang mahasiswi Fakultas Hukum UBB, yang juga peserta KKN --  menceritakan besarnya  apresiasi dan dukungan pihak kelurahan terhadap  upaya  kebersihan lingkungan di seputar Rambak. 

“Sebagai contoh, untuk menampung sampah,  pihak kelurahan memberi  kami sepuluh kantung plastik sampah warna hitam,” ujar Nura tak kalah serunya.

Kegiatan Jumat bersih  diikuti 29 mahasiswi dan 16 mahasiswa peserta KKN.  Pukul 06.00 wib  mereka sudah keluar dari posko mereka.  Masing-masing     membawa  alat ‘bersih-bersih’,  seperti cangkul, sapu lidi, arit dan  sejumlah alat angkut sampah (arko). 

“Kegiatan ‘bersih-bersih’ pada Jumat bersih ini dipimpin Ketua KKN bernama Haryanto.  Ia  mahasiswa   Teknik Eletro,” ujar Ghiri.

Selama 35 hari mahasiswa UBB itu  berada di lokasi KKN: Rambak.  Lokasi ini  merupakan kawasan wisata andalan Kabupaten Bangka. Karena itu Ghiri dan semua peserta KKN telah merancang sejumlah kegiatan jauh-jauh hari.

“Kamis depan misalnya,  kami akan menggelar sosialisasi tentang kepariwisataan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan dan promosi wisata.  Apalagi di Rambak ini terdapat sejumlah pantai yang alami, resor hotel dan objek wisata unggulan Kabupaten Bangka,” tukas Ghiri, salah seorang dosen Prodi Teknik Elektro UBB.

“Di seputar lingkungan Rambak ada pantai yang sudah terkenal.  seperti Pantai Rambak, Pantai Tanjung Pesona, Pantai Pesona  Bay, Kelenteng Dwi Kwan Im sebagai wisata religi,  Pantai  Tikus Mas yang mulai populer karena  ada atraksi ‘flying fox’ yang  pertama kali ada di Bangka!,” tukas Ghiri.

Nura Aini dan Desya menambahkan  beberapa acara yang akan mereka gelar di Rambak selama 35 hari kedepan.  Yaitu di antaranya: membuat  peta wisata, lomba foto dan mewarnai,  permainan tradisional (bakiak, lari dalam karung, makan kerupuk, memecah air dalam plastik), lomba sambung ayat (untuk anak-anak TPA), dan  lomba baca cepat.

“Kami pun secara khusus sedang membuat rak buku,  yang nanti akan disumbangkan kepada SD Negeri 14 untuk mendukung sarana perpustakaan.   Sedangkan dalam acara sosialisasi budaya membaca  yang akan digelar 10 Agustus, kami akan mendatangkan Duta Bahasa Provinsi Bangka Belitung 2017,  Siska  Oktavia,  ke  Rambak. Ini kami lakukan semata-mata untuk meningkatkan minat baca siswa dan masyarakat,” ujar Desya, didampingi Ketua KKN Haryanto. (Eddy Jajang Jaya Atmaja

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.