Jadi Pengguna Media Sosial yang Cerdas, Mahasiswa/I UBB Ikuti Sosialisasi Revisi UU ITE

Sosialisasi Hukum Undang-Undang No 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di Kampus Terpadu UBB Balunijuk, Selasa (07/2/2017). sosialisasi Hukum Undang-Undang No 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di Kampus Terpadu UBB Balunijuk, Selasa (07/2/2017). 

MERAWANG (UBB) – Mahasiswa diingatkan untuk selalu hati-hati dalam mengunggah informasi apapun dalam media sosial, sebab salah dalam berpendapat di medsos dapat berujung pada ancaman hukuman. Hal ini diungkapkan oleh AKBP. Dr. Zaidan, S.H., S.Ag., M.Hum selaku Kabid. Hukum Polda Babel dalam sosialisasi Hukum Undang-Undang No 11 Tahun 2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di Kampus Terpadu UBB Balunijuk, Selasa (07/2/2017).

Selain dihadiri puluhan perwakilan mahasiswa, kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat besar Rektorat Gedung Babel IV, dan dihadiri langsung Rektor UBB, Dr. Ir. Muh. Yusuf M.Si, Warek I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Ismed Inonu, Warek II Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Dr. Agus Hartoko, M.Sc,  Dekan FPPB, Dr. Tri Lestari, Kepala BAKK, Evia Eva, S.P.

Zaidan selaku narasumber mengharapkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berpendapat di media sosial. Menurutnya, kebebasan berpendapat memang menjadi bagian dari hak asasi manusia, namun kebebasan harus disertai dengan tanggung jawab. Dikatakannya, sejak diberlakukannya UU ITE , kehadirannya menuai pro dan kontra karena beberapa pasal berpotensi dapat menjerat pengguna internet terutama media sosial dalam kaitanya terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Senada hal tersebut, kata Rektor UBB, “ Kita perlu memahami UU ITE supaya kita bisa memanfaatkannya sesuai dengan peran yang ada, kalau tidak nantinya, bisa-bisa menabrak aturan dan bermasalah dengan hukum.”

Dalam sosialisasi kemarin,  Zaidan juga memotivasi mahasiswa untuk membingkai ilmu pengetahuan di era elektronik/digital dalam perspektif hukum, moral dan agama.

“Ilmu pengetahuan dan teknologi dipergunakan untuk hal-hal yang positif, dipergunakan oleh orang-orang yang mampu bersyukur, artinya bagaimana kita menggunakan seluruh potensi itu untuk kebaikan dan kemuliaan, salah satu diantaranya adalah sebagai guide, bagaimana kita menempatkan media sosial itu dalam kerangka moral, salah satunya adalah sebagai penunjang pembangunan”, ujarnya.

Untuk diketahui UU ITE No 11 Tahun 2008 telah dilakukan revisi oleh DPR dan mulai berlaku pada tanggal 28 November 2016 lalu. Sosialisasi kemarin dimaksudkan untuk membahas jenis-jenis pelanggaran hukum yang mencakup UU ITE dan bagaimana pemanfaatan secara bijak ilmu pengatuan dan teknologi dimaksud. (Agus Susanto)

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.