Kecil-kecil Cabe Rawit, Trenggiling Raih Juara 1 Napak Tilas Depati Bahrin

TERHARU --  Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah menyerahkan hadiah kepada wakil regu Trenggiling dari SMPN 1 Sungailiat.  Regu ini terpilih  sebagai juara 1 kelas putera even   napak tilas perjuangan Depati Bahrin yang berlangsung seharian penuh, Sabtu (20/05/2017). Tapak wakil regu Trenggiling terharu ketika menerima hadiah dari wagub.

LUBUKBUNTER (UBB) --   Usia boleh muda tapi daya tahan luar biasa. Itulah  profil singkat Regu Trenggiling. Pramuka  SMP Negeri 1 Sungailiat ini  terpilih  sebagai juara 1 napak tilas palagan Depati Bahrin.  Nilai komulatif Trenggiling 140,  unggul telak atas regu  pria lainnya  yang lebih senior.

Atas prestasi itu Trenggiling berhak membawa pulang hadiah berupa uang sebesar Rp 1 juta.   Hadiah serupa pun  diperoleh Regu Akek Jok.  Regu puteri asal SMAN 1 Namang, Bangka Tengah, ini meraih nilai komulatif 150 unggul regu puteri lainnya.

Hadiah untuk Trenggiling dan Akek Jok itu masing-masing diserahkan Wakil Gubernur Bangka Belitung Abdul Fatah dan Wakil Bupati Bangka Rustamsyah, usai  prosesi Mandi Berlimau di seputar makam Depati Bahrin, Lubuk Bunter, Minggu (21/05/2017) siang.

Kedua regu (Trenggiling dan Akek Jok)  sebelum  ini memang telah diperkirakan akan menempati posisi teratas.  Selain tercepat keluar dari lokasi palagan napak tilas (Pompes Kimak-Hutan Boswezen-Aek Balai – Lubuk Bunter), mereka juga  dikenal kompak dan terampil dalam mengisi semua pertanyaan yang terdapat di semua kuesioner (di isi di  Pos 1, Pos 2 dan Pos 3).

Atas prestasi itu, baik Wagub Abdul Fatah maupun Wabup Rustamsyah sama-sama mengucapkan selamat dan berharap dapat meningkatkan prestasi di even lainnya.

“Teruslah berprestasi. Jaga kesehatan, kebugaran dan kekompakan,” ujar  Abdul Fatah.

Sebagaimana diberitakan,  napak tilas menyelusuri sejumlah lokasi palagan Depati Bahrin digelar Sabtu kemarin.  Pesertanya 30 regu, di antaranya pramuka, mahasiswa dan siswa SLTA se Bangka. Rute napak tilas sejauh enam kilometer  ini  diawali di Pompes  Desa Kimak, lalu  menerobos Hutan Boswezen, Aek Balai dan berakhir di pemakaman Depati Baharin di  Lubuk Bunter.

Dindikbud menyediakan hadiah berupa uang tunai, masing-masing sebesar satu juta rupiah (juara 1), Rp 800 ribu (juara 2) dan Rp 700 ribu (juara tiga). Untuk juara ke empat hingga delapan,  mendapat  paket hadiah berisi buku sejarah Bangka, kaus t-shirt berlogo UBB,  Gurindam Abad 21 dan tas punggung.  

UBB pun ikut memberikan hadiah. Prof Dr Agus Hartoko MSc (Warek 2) menyumbang 10 kaus lengan panjang berlogo UBB, dan Eddy Jajang memberikan 10 buku gurindam abad 21 edisi luks.

Panitia menetapkan pemenang setelah menilai sejumlah kriteria, seperti ketepatan menjawab kuesioner masing-masing di pos 1 (materi soal sejarah Bangka), pos 2 (budaya Bangka) dan pos 3 (Bahasa Bangka).

Susunan pemenang, untuk regu putera berturut-turut: juara 1 Regu Trenggiling, SMAN I Sungailiat (nilai 140), juara II Regu Leo, MTs Attajribah Labu (nilai 110), juara III Regu Akek Mis SMAN 1 Namang (nilai 90),  juara IV Regu Elang, SMPN 2 Merawang (80), juara V Regu Akek Pok MTs Nurul Falah, Kimak (70), juara VI Regu Bujang Bejuang, Prodi Agrotek UBB (70), juara VII Regu Akek Tuah, SMAN 1 Namang (60) dan juara VIII Regu Irmafa, Ikatan Remaja Mesjid Faturahman (60).

Sementara untuk puteri, juara 1 Regu Akek Yok SMAN 1 Namang (nilai 150), juara II Regu Sakura, MTs Nurul Fallah Kimak (120), juara III Regu Cempaka, MTs Attajribah Labu (100), juara IV Irmafa (90), juara V Regu Nek Dakim, Izzamul Maju  Bahrin (80),  juara VI Regu Asoka, MTs Sabilul Muhtadin Jada bahrin, juara 7 Regu Azalia, SMPN 1 Sungailiat (60) dan juara VIII Regu Akek Pok, SMAN Namang (60). (Eddy Jajang J Atmaja)

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.