Kerjasama TRIPARTIT “UBB, UNSRI dan PT. TIMAH”

KERJASAMA TRIPARTIT – Penandatanganan naskah nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Bangka Belitung (UBB), Universitas Sriwijaya (UNSRI) Palembang, dan PT. Timah (Persero) Tbk, berlangsung di Gedung Babel IV Ruang Aula Rektorat Kampus Terpadu UBB. 

MERAWANG, UBB – Kerjasama tripartit, Perguruan Tinggi Negeri UBB, UNSRI, dan PT. TIMAH (Persero) Tbk yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN), melakukan kerjasama di bidang pendidikan, penelitian, pengembangan masyarakat, pengembangan sumber daya dan rehabilitasi lahan bekas tambang timah, yang dihadiri oleh para pimpinan dari masing-masing institusi, senin (8/05/2017) pagi.

Kesepakatan kerjasama tripartit ini, ditandai dengan penandatangan naskah nota kesepahaman (MoU) antara Rektor UBB Dr. Ir. Muh Yusuf, M.Si., Rektor UNSRI Prof. Dr. Ir. Anis Saggaff, MSCE., dan Direktur Utama PT Timah (Persero) Tbk yang dalam hal ini diwakili oleh Direktur SDM & Umum M. Rizki. Hadir juga pimpinan dan para ahli dibidangnya dari masing-masing pihak untuk menyaksikan dan mengabadikan momentum kegiatan tersebut, sehingga apa yang telah disepakati dapat terlaksanan dan terealisasi sesuai dengan harapan.

Wakil Rektor III UBB Fadilah Sobri, ST., M.Eng., mengawali sambutan kegiatan sebelum penandatanganan MoU kerjasama tripartit ini, menjelaskan kronologis kerjasama dimaksud, yang mana kerjasama tripartit sebelumnya telah direncanakan awal tahun 2017 yang lalu, namun tertunda karna kesibukan dan waktu masing-masing pihak belum dapat dipastikan, sehingga UBB seacara terpisah telah melakukan terlebih dahulu MoU dengan UNSRI, dan MoU dengan PT Timah pada bulan April yang lalu. Alhamdulillah pada bulan Mei masing-masing pihak berkomitmen utk dapat merealisasikan kerjasama tripartit yang sempat tertunda ini, ungkapnya.

Fadilah Sobri mengungkapkan dalam  naskah kesepahaman mencakup tridarma perguruan tinggi terhadap pemanfaatan ilmu pengetahuan dan keahlian serta sumber daya manusia dan alam yang tersedia di masing-masing pihak untuk bersama-sama dalam pengelolaan dan rehabilitasi lahan bekas tambang timah, sehingga SDM (dosen dan mahasiswa) dapat melakukan penelitian lebih lanjut sehingga nantinya dapat bermanfaat untuk negeri kita ini.  Ia juga berharap kepada masing-masing Pimpinan Fakultas, Kajur, dan Dosen yang ada di UBB untuk dapat menindaklanjuti kerjasama ini, dasar hukum kita sudah ada, tinggal kita menindaklanjutinya, imbuhnya.

UBB memiliki sejarah emosional yang kental dengan UNSRI, semasi menjadi Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Pahlawan 12 (STISIPOL P12) sebelum berdirinya UBB, Rektor UNSRI Anis Saggaff pernah menjadi Dosen dan Pembimbing di STISIPOL P12 pada saat itu, begitu juga kontribusi dan andil dari PT Timah cukup besar kepada UBB.

Pada kesempatan yang sama Rektor UBB Muh Yusuf menyampaikan rasa bangga terhadap UNSRI dan PT Timah, karna kerjasama tripartit ini bisa terlaksana, dan bersama-sama dengan tujuan yang mulia untuk membangun propinsi Bangka Belitung. Harapannya dengan kerjasama ini dapat terelasi dengan tindak lanjut yang kongkrit, dan bersama-sama untuk mengoptimalkan dan memanfaatkan lahan pasca tambang. Berbagai macam cara untuk memanfaatkan lahan eks tambang baik dengan penanaman bambu berkualitas, yang mana saat ini telah hadir pakar ahli bambu dari pihak UNSRI maupun UBB dan masyarakat lokal Balunijuk, serta kegiatan penelitian lain yang dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat nantinya.

Rektor UNSRI dalam sambutannya secara tulus memohon maaf kepada pihak UBB dan PT Timah, karna baru berkesempatan hadir untuk realisasi penandatanganan MoU tripartit ini, ia juga mengungkapkan selama menjabat Rektor baru pertama kali membawa rombongan paling banyak dibawa selama berjalan untuk kegiatan kerjasaman diantaranya Wakil Rektor IV UNSRI, Dekan Fakultas Ekonomi UNSRI, Dekan Fakultas Kesejateraan Masyarakat UNSRI, Kepala BAUK dan Kabag BMN UNSRI, serta beberapa pakar ahli yang dibawa langsung dari UNSRI .

Menurut Anis Saggaf kerjasama ini memiliki ikatan emosional dengan UBB, karna dari awal ia tahu persis bagaimana dosennya ini maju, bagai mana mereka mengabdikan diri begitu juga dengan mahasiswanya. Anis Saggaf sangat optimis kalau UBB bakal maju, “ Aku kaget, baru  pertama masuk gedung sudah sebanyak ini, berarti saya sudah cukup lama tidak kesini (UBB), dan suasananya itu sudah gedung western desain” ungkapnya.

Ia juga salut terhadap kerjasama tripartit dengan PT Timah, karna berpikir secara akademik, berbeda dengan lembaga-lembaga lain yang tidak mengkedepankan serta berpikir secara akademik. Harapannya kerjasama lahan yang akan di restorasi nanti memang betul-betul hasilnya nanti dalam waktu cepat dan tepat, dan tidak hanya dibidang restorasi saja, namun bidang lain seperti engineering, geologi, kimia, ahli air, ekonomi, hukum, kesejahteraan dan bidang lainnya, dan UNSRI siap dengan SDM yang tersedia dan silahkan dipergunakan, imbuhnya.

Hal senada disampaikan Direktur SDM dan Umum PT Timah, dalam kerjasama ini perlu dibentuk tim yang saling bersinergi dalam menghadapai resistensi dalam kegiatan pengelolaannya nanti. Sehingga harapan yang diinginkan efektif, dan benar serta terjamin menjadi sumber ekonomi baru setelah pasca tambang. Kegiatan ini dapat berkesinambungan yang sifatnya membina sebuah desa, sehingga menjadi suatu paket yang utuh, dan teruji dari berbagai bidang yang berbasis kedaerahan, harapannya.

Dengan kerjasama tripartin diharapkan memberikan manfaat yang sebesar-besar pada optimalisasi pemanfaatan lahan pasca tambang yang pada akhirnya nanti akan memberikan manfaat seluas-luasnya, tidak hanya untuk PT Timah, UBB dan UNSRI, namun juga untuk masyarakat Bangka Belitung pada umumnya, imbuhnya. (Ags/Humas)

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.