Komentar Mahasiswa Baru: Agribisnis Itu Keren!

HIMAGRIS --  Ketua Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagris) UBB Ade Firdaus menjelaskan struktur dan program organisasi Himagris kepada 69 mahasiswa baru Tahun Akademik 2017/2018 di Ruang Agri I Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi UBB, Kamis (24/08/2017) siang.  

MERAWANG, UBB --   Beragam faktor mendorong  lulusan SLTA memilih   fakultas atau program studi (prodi) tertentu.  Siapapun boleh mengira berdasarkan fakta, pengalaman,  atau  pendekatan apa saja.  Tapi yang  pasti, empunya badan atau lulusan SLTA itu sendirilah  yang tahu persis  mengapa  ia memutuskan  memilih prodi tertentu.

Peristiwa semacam ini terjadi ketika sesi pengenalan 69 mahasiswa baru (maba) Prodi Agribisnis di Ruang Agri 1 Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi (FP2B) UBB,  Balunijuk, Merawang, Kamis (24/08/2017) siang. Salah seorang maba Tahun Akademik 2017/2018 ini  dengan bersemangat mengatakan ia memilih kuliah di Prodi Agribisnis karena prodi ini  keren (makna: hebat, oke dll).

Mendengar komen spontan dari maba itu, Ketua Prodi Agribisnis Dr Fournita yang tergoda untuk  menggali lebih  dalam,  lantas mengajukan pertanyaan:  mengapa maba --  yang  bernama  Nadia Novida asal SLTA Bangka Selatan --  sampai menyebut  Prodi Agribisnis UBB keren.  Nah, jawaban yang keluar pun ternyata tak kalah “keren”-nya.

“Pertanian di Indonesia ini sudah bagus dan maju.  Sekarang, tugas kita bagaimana sektor pertanian itu lebih maju lagi, di mana petani-petani yang ada juga semakin sejahtera.  Dalam konteks ini,  Agribisnis sebagai salah satu bidang ilmu,  memainkan peran penting.  Jadi menurut hemat  saya Prodi Agribisnis itu keren!,”  terang Nadia Novida, jebolan SLTA Toboali.

Mendengar jawaban spontan itu,  maba dan  sejumlah personel dari  Himagris (Himpunan Mahasiswa Agribisnis) yang semuanya duduk  ‘lesehan’ di Ruang Agri 1 bertepuk tangan, riuh.  Agaknya informasi mengenai Prodi Agribisnis dan prodi UBB lainnya sudah   diketahui  lulusan SLTA.     

Perkenalan kepada segenap sivitas akademika  sudah menjadi menu rutin pada  prosesi penerimaan maba  di UBB.  Tahap awal mereka mengikuti   acara tingkat  universitas; yang di pusatkan pada tenda di lapangan parkir fakultas teknik.  Kemudian berlanjut  di  fakultas masing-masing. Dari sini acara serupa di gelar di setiap prodi.  Terakhir seluruh maba kembali mengikuti acara tingkat universitas.

Pengenalan maba di Prodi Agribisnis sarat rasa  kekeluargaan. Serius, sekaligus santai.  Termasuk  tatkala mendengarkan visi, misi dan tujuan prodi agribisnis  yang dipaparkan  Ketua Prodi Agribisnis Dr Fournita SP MSi. Maba dipersilakan mengajukan pertanyaan,  atau bahkan  memberi komentar.

Ipan Gustian, maba asal Belitung Timur satu contoh.  Ia  menyampaikan cita-citanya,  kelak   setamat menggondol gelar sarjana agribisnis,   dia  berjanji  akan  kembali  ke kampung halaman; membangun tanah kelahiran tercinta  di Belitung Timur.

“Di kampung saya di Beltim, saya ini petani gaharu.   Bulan lalu  saya dipercaya sebagai ketua kelompok petani gaharu.   Dua tahun lagi kami petani gaharu berencana membuat teh gaharu. Karena itu setelah meraih gelar sarjana, saya kembali ke kampung; membangun kampung kami!,” ujar  Gustian penuh semangat.

Mendengar cita-cita Gustian, Fournita menyatakan keinginan mulia maba ini harus didukung semua pihak karena dengan ilmu yang diperoleh dari kampus,  ia akan membangun kampung halamannya setamat meraih gelar sarjana. Gustian itu sendiri menurut Fournita  selama ini sudah ambil bagian dalam membangun kampungnya lewat usaha gaharu.

Membagikan sirop jeruk kunci kemasan produksi mahasiswa Prodi Agribisnis UBB

“Adik Ipan sudah punya pengalaman dalam mengelola usaha gaharu, ayo kita besarkan Prodi Agribisnis khususnya dan UBB pada umumnya.  Berikanlah  yang terbaik kepada UBB kita ini!,” ujar Fournita, didampingi Yudi Sapta Pranoto SP MSi (Sekretaris Prodi), Iwan Setiawan SP MSi, Ir Eddy Jajang J Atmaja MM MBA PhD (Cand), Yulia S.Pt MSi, Ratih Purwasih SP MSi, Rufti Puji Astuti S.Pt. MSi dan Lia Resti Ayu Ningsih.

Sementara itu Ketua Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagris) UBB Ade Firdaus yang juga  tampil di sesi pengenalan, memaparkan Himagris miliki moto ‘Muda, Berkarakter, Berjiwa Entrepreneur’ telah mengakomodasi jiwa kewirausahawanan mahasiswa Agribisnis  dalam bentuk market place yang diberi nama Kedai Agri.

“Kita punya kantin sendiri. Kantin ini  menerima titipan produk inovasi  murni   mahasiswa Agribisnis.  Kita tidak menerima produk mahasiswa yang diperoleh atau dibeli dari pihak lain,” tegas Ade Firdaus.   

Melalui enam divisinya, lanjut Ade Himagris telah menggelar sejumlah program seperti Agri Mengajar, Small English Club, Perkemahan,  olahraga,  Agribisnis Berbagi, One Day One Market hingga kunjungan muhibah ke   beberapa universitas di dalam dan luar negeri.

“Kami pernah  membuka ‘stand’ di Gedung Nasional untuk menjual langsung semua  produk  bikinan mahasiswa Agribisnis sendiri. Kita pernah field trip ke Thailand dan Universitas Pajajaran, Bandung.  Sementara program Agri Berbagai khusus digelar kala ramadhan,” terang Ade Firdaus.

Dijelaskan, Himagirs kini punya yel-yel dan moto baru yaitu JITU.  Singkatan dari Disiplin, Jujur, Inovatif, Tangguh dan Ulet, pun telah berhasil menciptakan himne dan mars Agribisnis.  Himne dan mars ini diciptakan Rinal, mahasiswa semester 3 Prodi Agribisnis.

“Selamat menikmati semua program dan fasilitas  yang ada.  Selamat bergabung ke dalam Prodi Agribisnis.  Nimati aja!, “ tukas Ade Firdaus seraya meminta 69 mahasiswa baru meneriakkan yel-yel JITU:  Disiplin, Jujur, Inovatif, Tangguh dan Ulet!  Maka Ruangan Agri I --  ruangan kuliah terluas yang  dimiliki Prodi Agribisnis -- pun menggema oleh pekikan suara generasi milenial itu  (Eddy Jajang Jaya Atmaja).

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.