Mahasiswa Babel Gelar Deklarasi Kebangsaan

Deklarasi Kebangsaan -- Seribu Mahasiswa perwakilan dari masing-masing perguruan tinggi di Babel, membacakan deklarasi kebangsaan dihadapah Gubernur Propinsi Kepulauan Babel H. Erzaldi Rosman Djohan beserta jajaran petinggi pemangku kepentingan yang ada di Bangka Belitung, bertempat di gedung pembangunan Rektorat, Kampus Terpadu UBB.

MERAWANG, UBB – Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Ketua DPRD, Pimpinan Perguruan Tinggi, Kepala Kopolisian Daerah (Kapolda), Komandan Komando Resort Militer (Danrem) 045 Garuda Jaya, Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal), bersama mahasiswa Se-Bangka Belitung menggelar Deklarasi Kebangsaan, yang berlangsung di Gedung Pembangunan Rektorat, Kampus Terpadu Universitas Bangka Belitung (UBB), Rabu (4/10/2017) pagi.

Elemen mahasiswa yang ikut dalam deklarasi kebangsaan, diantaranya Universitas Bangka Belitung (UBB), Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik (STAIN SAS), STIMIK  Atma Luhur Pangkalpinang, STKIP Muhammadiyah Bangka Belitung, STIE dan STIH Pertiba, serta  Politeknik Manufaktur Negeri Bangka Belitung (Polman Babel), yang dihadiri sebanyak 1.000 Mahasiswa perwakilan dari masing-masing perguruan tinggi.

Kegiatan yang diprakarsai Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dihadiri lansung oleh Gubernur Propinsi Kep. Babel H. Erzaldi Rosman Djohan beserta jajarannya, Ketua DPRD Babel Didit Srigusjaya, Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi, Ketua STAIN SAS Babel yang diwakili Dr Rusdi Sulaiman MAg, Kapolda Babel Brigjen Pol. Drs Syaiful Zahri MM, Danrem 045 Gaya dalam hal diwakili Kepala Staf Korem Letkol Inf I Ketut Mertha Gunarda, Danlanal Babel juga diwakili Palaksa Lanal Babel Letkol Laut (P) Ahmad Mahdi Lubis, serta perwakilan mahasiswa di Perguruan Tinggi Babel.

Sementara itu, setelah kegiatan deklarasi yang ucapkan oleh seluruh mahasiswa dihadapan Gubernur serta jajarannya, acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta Diskusi Panel dengan mengusung tema 'Kebangsaan, Radikalime dan Pembangunan.

Tampil sebagai moderator di diskusi panel Dr Ir Muh Yusuf selaku Rektor UBB, dengan menghadirkan nara sumber dari jajaran petinggi pemangku kepentingan di Babel. Dalam sambutannya, Ia menyampaikan rasa syukur serta ucapa terima kasih yang dihanturkan kepada seluruh jajaran penjabat yang turut berpartisipasi atas terselenggaranya diskusi panel yang digagas oleh pemerintah Provinsi babel di Kampus Terpadu UBB.

kesempatan itu juga, Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan menyampaikan, bahwa potensi sumber daya alam Propinsi Babel sangat luar biasa yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat Babel. Ia juga berpesan Bangsa ini akan besar jika kita memiliki nilai-nilai kebangsaan yang kuat, dan diharapkan mahasiswa sebagai generasi muda menjadi garda terdepan untuk kejayaan bangsa Indonesia.

Erzaldi mengingatkan kepada seluruh mahasiswa untuk turut serta menyukseskan program-program dan kebijakan pemerintah, karna salah pendorong dan menggerakkan kemajuan pembangunan di Babel adalah peran mahasiswa, serta tingalkan karakter yang kurang baik.

"Kita saling mengingatkan, jika ada salah satu orang yang mengarahkan pada sikap radikal dan juga karakter 'cerudik' dengan orang lain, itu tinggalkan. Bicara kita kebangsaan, radikalisme dan pembanguna kita jadikan satu, jangan sampai pemikiran kita dijajah oleh orang lain," jelasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Staf Korem 045 Gaya Letkol Inf I Ketut Mertha Gunarda mengingatkan kepada mahasiswa sebagai generasi muda penerus perjuangan untuk membangun bangsa dan negara, agar tidak mudah terpecah belah, jaga kekompakan.

“Mulai sekarang tanamkan semangat persatuan dan kesatuan, serta tidak mudah terpropokasi oleh kelompok-kelompok tertentu mengarah pada pelanggaran hukum” ungkapnya.

Mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia, peran TNI Angkatan Laut (AL) sangat strategis sekali, menginggat TNI AL yang handal yang bisa menyatukan wilayah-wilayah yang ada di Indonesia, dan sekaligus sebagai ketahanan dan keamanan untuk kedaulatan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI). Hal ini merupakan materi yang diangkat Danlanal yang dalam hal ini diwakili oleh Palaksa Lanal Babel Letkol Laut (P) Ahmad Mahdi Lubis dalam sambutannya.

Hal senanda disampaikan Dr Rusdi Sulaiman MAg selaku pemateri dari STAIN SAS, untuk membangun kebangsaan dan menangkal radikalisme, perlu kesadaran dalam diri masing-masing, serta memiliki kemamuan untuk belajar, serta meningkatkan pengetahuan dan wawasan. Ia juga mengajak mahasiswa untuk turut membantu program pemerintah, baik dengan cara legal formal, yudikatif, maupun di birokrasi dengan energi-energi yang positif. 

Kapolda Babel Brigjen Pol. Drs Syaiful Zahri MM sebagai pemateri terakhir, Pencapai program pemerintah dalam membangun propinsi Babel, perlu suasana yang kondusif dan aman, dan itu tidak hanya tugas Kepolisian dan TNI semata, namun perlu kerjasama dari semua elemen masyarakat. “Persatuan dan Kesatuan akan menjadi senjata ampuh dalam menangkal radikalisme”, tegasnya.

Disela-sela diskusi panel, para pemateri memberikan doorprize bagi mahasiswa yang dapat menjawab tantangan dan pertanyaan yang diajukan. Pada kesempatan itu juga, Kapolda Babel membagikan helm kepada perwakilan Badan Eksekutif Mahaasiswa (BEM) yang telah menandatangani deklarasi kebangsaan perwakilan dari masing-masing perguruan tinggi. (Ags/Humas)

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.