Menristek Dikti Orasi Ilmiah diacara Dies Natalis XI UBB

PELEPASAN BALON - Penutupan Dies Natalis ke-11 Universitas Bangka (UBB) di tandai dengan pelepasan balon oleh Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi di Kampus Terpadu UBB Balunijuk.

MERAWANG, UBB - Puncak acara dari rangkaian dies natalis ke-11 Universitas Bangka Belitung (UBB), digelar dengan orasi ilmiah yang dihadiri langsung oleh Menteri Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi (Menristek Dikti) Prof. H. Mohamad Nasir, Ph.D., Ak., dihalaman parkir Fakultas Teknik (FT)  Kampus Terpadu UBB Balunijuk, Kecamtan Merawang.

Acara orasi ilmiah oleh Menristek Dikti dihadiri tamu undangan antara lain unsur Muspida Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Polisi Daerah Babel, Danrem 045 Garuda Jaya  Babel, Kepala Bank Indonesia (BI) Babel, Direktur Politeknik Manufaktur Negeri Babel, Kepala/Ketua Perguruan Tinggi Negeri dan Swasta yang ada di Provinsi Babel, dan tamu undangan lainnya, serta seluruh civitas akademika UBB dihalaman parkir Fakultas Teknik (FT)  Kampus Terpadu UBB Balunijuk, kamis (13/4/2017) sore.

Cuaca yang mendung dan sempat diguyur hujan, Universitas Bangka Belitung tetap bersuka cita merayakan dies natalis ke-11 dengan tema “ Membangun pondasi, memperkokoh visi misi, meraih prestasi, menuju universitas riset berkelas dunia “.

Panitia dies natalis dan seluruh civitas akademika UBB telah mempersiapkan jauh hari dengan berbagai rangkaian acara dalam penyambutan kedatangan Menristek Dikti beserta rombongan di Kampus Terpadu UBB Balunijuk. Walaupun waktu pelaksanaan yang direncanakan sempat tertunda karena hujan, dan bersyukur cuaca mulai bersahabat dan membaik serta acara orasi ilmiah dapat terselenggara dengan lancar, dan ini merupakan salah satu berkah tersendiri bagi UBB.

Hal ini senada disampaikan disela-sela orasi ilmian Menteri Kemenristek Dikti, karna selama dirinya menjabat sebagai Menteri dan menghadiri kunjungan kebeberapa Perguruan Tinggi, baru pertama kalinya disambut dengan hujan, dan mudah-mudahan sebagai barokah nantinya agar UBB lebih dewasa walaupun diusia yang masih muda, semakin maju, semakin berkembang dan menjadi Universitas yang masuk di kelas dunia, imbuhnya.

Suatu kehormatan serta kebanggaan tersendiri bagi civitas akademika, dihari dies natalis yang ke-11 dapat menghadirkan lansung Menristek Dikti untuk berkunjung langsung ke Kampus Terpadu UBB, dan ini merupakan kado istimewa bagi civitas akademika tentunya.

Dalam sambutan pembukaan orasi ilmiah, Rektor UBB Dr. Ir. Muh Yusuf, M.Si., menyampaikan sejarah singkat berdirinya UBB dihadapan Menteri Kemenristek Dikti dan tamu undangan,  Dihari dies natalis ke-11, UBB sebagai perguruan tinggi baru dan diusianya yang masih relatif muda akan senantiasa berbenah untuk meningkatkan diri terhadap kemajuan dan perkembangan zaman. Semoga UBB lebih maju dan berkarakter secara mental, sepiritual, dan intelektual yang unggul dalam membangun peradaban bangsa.

Dalam orasi ilmiah Menristek Dikti, M. Nasir merasa bangga dapat datang langsung melakukan kunjangan kerja di penutupan Dies Natalis ke-11 UBB, saat menyampaikan sambutan di depan civitas akademika UBB dan tamu undangan.

Orasi ilmiah Menristek Dikti gengan tema “Kebijakan pengembangan perguruan tinggi riset” mengatakan, setiap perguruan tinggi harus memiliki rencana pengembangan jangka panjang dan mengukur pencapaian dari rencana tersebut. Ada beberapa proses yang harus dilalui untuk menjadi perguruan tinggi negeri yang berkembang, diantaranya menjadi ;

  1. Agent for education (menjadi agen pembelajaran)
  2. Agent for research and development (menjadi agen penelitian dan pengembangan)
  3. Agent forcultural and technology transfer (menjadi agen budaya dan alih teknologi)
  4. Agent for economic development (menjadi agen pertumbuhan ekonomi).

Menurut  Menristek Dikti, UBB adalah perguruan tinggi baru yang sangat berpotensi dalam mengembangkan institusinya. “saya berharap UBB membuat milestone (tonggak pencapaian) dan harus ada capaian unik yang didapatkan oleh UBB”, ujarnya.

Lebih lanjut Menristek Dikti mendorong tumbuhnya budaya penelitian di perguruan tinggi khususnya UBB terhadap inovasi-inovasi terbaru, dan mampu menangkap peluang riset yang  memiliki manfaat besar bagi daerahnya.

Pada kesempatan yang sama Menristek Dikti berkunjung di stand Fakultas Teknik (FT) pada pekan UBB Expo, dan melihat langsung hasil karya yang ditampilkan mahasiswa FT  seperti mobil listrik, robot pintar dll serta membubuhkan tandatangan sebagai ucapan selamat dan sukses kepada UBB yang ke-11 tahun.

 

Menristek Dikti berkunjung di stand Fakultas Teknik (FT) pada pekan dies natalis UBB Expo.

Menristek Dikti juga berkunjung untuk melihat  kebun penelitian serta mini zoo yang dimiliki UBB. Nampak terbentang perkebunan sahang (lada) yang luas serta beberapa pohon pisang, nanas, lengkeng yang menjadi kebun penelitian dan percontohan.

Pohon pisang yang biasanya hanya menghasilkan 1 tandan, dan buah nanas dengan berat 1 kg serta  sahang/lada baru bisa panen menunggu selama 3/4 tahun  dengan menghasilkan 1 hinga 2 kg perbatangnya, dengan inovasi dan riset yang dilakukan UBB, satu pohon pisang dapat menghasilkan 7 tandan dan menghasilkan buah nanas dengan berat 7 sampai 9 kg, serta sahang/lada dimana sudah bisa panen diumur 1 ½  tahun dengan hasil 5 sampai 6 kg perbatangnya, membuat Menristek Dikti kagum dan menyarankan agar dapat dikembangkan. “ini inovasi unggul dari UBB, disatu sisi membantu peningkatan pangan, dan sisi lain meningkatkan nilai ekonomi daerah sekitarnya“, ujar Menristek Dikti.

Nampak terlihat Menristek Dikti mengambil foto serta membuat vidio atau vlog pribadinya, dengan menunjukkan hasil inovasi yang telah dikembangkan diperkebun penelitian Kampus Terpadu UBB

Menristek Dikti mengabil foto serta membuat vidio pribadi di kebun penelitian UBB.

Menristek Dikti juga sempat berkunjung ke Mini Zoo UBB, serta secara resmi membuka tabir penyematan papan nama atau plang penangkaran fauna khas bangka Belitung, yang nantinya sebagai pusat penelitian dan penangkaran fauna agar kelestarian dan perkembangannya terjaga dari kepunahan. Adapun fauna yang berada di mini zoo Kampus Terpadu UBB antara lain berupa rusa (cervidae), kancil (tragulus kanchil) dan kukang (nycticebus).

Peresmian Mini Zoo UBB sebagai pusat penangkaran fauna khas Bangka Belitung.

Menristekdikti juga berharap kedepannya UBB salah satu Universitas Negeri yang ada di  Bangka Belitung dapat menghasilkan pemuda pemudi yang berbakat dan berprestasi, serta menghasilkan inovasi-inovasi ungul yang memiliki manfaat besar bagi daerahnya. (Ags/Humas)

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.