OJK Bekali Mahasiswa FE UBB Waspada Investasi Bodong

KULIAH UMUM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) gandeng Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Bangka Belitung (UBB), untuk mensosialisasikan dan mengenal lebih dekat OJK, serta edukasi Jasa Keuangan terhadap waspada investasi melalui Kuliah Umum ‘OJK Goes to Campus’ kepada Mahasiswa FE UBB. 

MERAWANG, UBB - Fakultas Ekonomi UBB menyelenggarakan Kuliah Umum bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengangkat tema “Fungsi dan Tugas OJK dan Waspada Investasi”, kepada Mahasiswa FE, yang menghadirkan narasumber Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel (Sumatera Bagian Selatan) Panca Hadi Suriatna, bertempat ruang aula Rektorat Gedung Babel IV, Kampus Terpadu UBB, Balunijuk, Rabu (6/9/2017).

Kegiatan kuliah umum dibuka langsung oleh Dekan FE UBB Dr. Reniati, S.E. M.Si., dan dihadiri Wakil Dekan FE, Kepala Prodi Manajemen, Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel beserta jajarannya, serta Mahasiswa FE UBB. Kegiatan dimulai siang hingga sore, para peserta antusias menyimak materi yang disampaikan langsung Kepala Ojk Regional 7 yang dipandu oleh Khairiyansyah, S.E., M.M.

Dr. Reniati, S.E. M.Si., dalam sambutannya mengungkapkan UBB sangat bersukur dengan diadakan kuliah umum ini, dengan adanya kegiatan ini akan meningkatkan literasi keuangan khususnya pasar modal dalam bentuk investasi dan hal-hal lain yang menyangkut perbankan. Sehingga mahasiswa sebagai generasi penerus paham tetang pasar modal dan perbankan yang sudah berkembang pesat. Sebab, pemahaman hal tersebut masih sangat rendah, bahkan terkait fungsi dan tugas OJK itu sendiri dikalangan mahasiswa maupun masyarakat masih banyak yang belum tahu.

“Kami sangat bersyukur kedatangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), karna kita akan mendapatkan wawasan berkaitan dengan tugas dan fungsi OJK itu sendiri”, ungkap Reniati.

Dia berharap kegiatan edukasi ini dapat memberikan pelayanan pendidikan dan pemahaman tentang perekonomian, dan tidak hanya sebatas ini saja, namun bisa berlanjut dengan berbagai jenis kegiatan lainnya, seperti program penelitian, penyusunan silabus mata kuliah, narasumber terkait materi di sektor jasa keuangan, narasumber pelaksanaan KKN Tematik, dan lain sebagainya.

Kepala OJK Regional 7 Sumbagsel Panca Hadi Suriatna, dalam materi kuliah umum memaparkan keberadaan OJK itu sendiri, serta fungsi dan tugasnya. Sesuai amanat UU, OJK mempunyai tugas mengedukasi dan melakukan pengabdian kepada masyarakat dalam rangka pengembangan sektor jasa keuangan, peningkatan literasi keuangan dan perlindungan konsumen.

Dalam pelaksanaan tugas tersebut, OJK membutuhkan mitra strategis, seperti Perguruan Tinggi, para akademisi, dosen, hingga mahasiswa. Ia juga memberikan wawasan terhadap jasa keuangan yang akhir-akhir ini semarak dengan penipuan berkedok investasi.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus berupaya mencegah timbulnya kerugian masyarakat, akibat dari penawaran investasi yang tidak mempunyai legalitas jelas (bodong). Tindakan preventif yang dilakukan oleh OJK melaui kuliah umum ini, diharapkan bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat luas terhadap produk dan jasa industri sektor keuangan.

Menurutnya, harus melihat dulu sisi legal dan logisnya jika akan berinvestasi atau akan membeli produk keuangan. Artinya perusahaan yang bergerak di bidang keuangan itu harus dipastikan sudah memiliki izin sesuai aturan OJK atau tidak, dan jangan mudah percaya  dan tergiur atas tawaran-tawaran yang dapat mendatangkan keuntungan besar dengan cara instan, padahal tidak masuk akal.

OJK Goes to Campus ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan mahasiswa FE untuk mengenal lebih dekat OJK dan memahami hal-hal yang berhubungan dengan jasa keuangan, serta dapat menyebar luaskan informasi tentang waspada investasi, jasa keuangan, perbankan dan hal lainnya ke masyarakat luas. (Ags/Humas)

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.