Rektor Lantik 29 PNS UBB, Jangan Niatkan Jadi Kaya

LANTIK PNS -- Rektor UBB Muh Yusuf, Kamis (29/12/2016) pagi, melantik 24 dosen dan lima tenaga kependidikan UBB menjadi PNS. Sebelum dilantik ke 29 PNS baru itu diambil sumpah oleh rohaniawan dari  Kanwil Agama Bangka Belitung di Ruang Rapat Besar Rektorat UBB, Balunijuk. 

MERAWANG, UBB -- Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai abdi negara terikat dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku. PNS harus bekerja dengan jujur, ikhlas, amanah dan menjaga rahasia negara. PNS pun harus menjaga kehormatannya  sebagai abdi negara.

“Bekerjalah dengan penuh semangat, ikhlas dan ‘enjoy’ (gembira). Niatkan bekerja itu ibadah, seberat apapun kerja akan menjadi ringan. Maka karier dan rejeki itu akan mengikuti!,” ujar Rektor UBB Muh Yusuf ketika melantik 29 dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan UBB sebagai PNS di Ruang Rapat Besar Rektorat, Balunijuk, Merawang, Kamis (29/12/2016) pagi.

Dalam acara yang dihadiri Wakil Rektor I Ismed Inonu, Wakil Rektor II Agus Hartoko, dekan dan pejabat di lingkungan UBB ini, Rektor menegaskan dengan pelantikan itu berarti ke 29 dosen dan tenaga kependidikan yang dilantik sebagai PNS itu telah resmi dan masuk kategori sebagai  aparatur negara.

“Itu bermakna Bapak-bapak dan Ibu-ibu punya tanggungjawab dan harus mentaati seluruh ketentuan-ketentuan ketatanegaraan, baik berupa peraturan-peraturan maupun perundang-undangan yang berlaku!,” tegas Muh Yusuf.

Ke 29 dosen dan tenaga kependidikan yang dilantik sebagai PNS itu terdiri dari 24 dosen dan lima tenaga kependidikan. Ke 24 dosen itu terdiri dari empat dosen Fisip, enam dosen Fakultas Ekonomi, empat dosen Fakultas Teknik,  tujuh dosen Fakultas Pertanian, Perikanan dan Biologi dan tiga dosen Fakultas Hukum.  Sebelum dilantik ke 29 PNS baru UBB itu diambil sumpah oleh rohaniawan (Mirdan Hafiludin) dari  Kanwil Agama Bangka Belitung.

Rektor mengemukakan, bekerja di institusi pemerintah seperti UBB jangan meniatkan diri nanti  menjadi kaya.  Sebab  besaran gaji dan lain-lain itu sudah diatur melalui ketentuan yang berlaku.

“Sebagai abdi negara, kita ini  berprofesi sebagai dosen dan tenaga kependidikan, harus bekerja sebaik-baiknya, walau sekalipun dengan gaji ‘pas-pasan’. Sebagai dosen, kita ini samahalnya dengan guru, harus bekerja dengan penuh pengabdian, amanah, jujur dan ikhlas. Dengan membaca bismillah niatkan ini semua ibadah,” ujar Muh Yusuf.

 Dikemukakan rektor, bekerja dengan mengharapkan ridho Allah maka  akan membuat kita enteng dan ikhlas dalam bekerja dan berkarir. Tapi bila dilakukan  atas motif lain maka  bekerja  itu akhirnya  cenderung menghasilkan kekecewaan.

Dalam sambutan pelantikan itu rektor  mengingatkan sebagai abdi negara, PNS harus  senantiasa menjaga integritas dan nama baik UBB.

“Bekerjalah dengan penuh pengabdian, jangan sampai mencemari UBB. Jaga amanah yang diberikan. Data sebagai rahasia negara misalnya harus dijaga. Demikian pula hal-hal yang dikategorikan sebagai rahasia negara, harus selalu terjaga,” ujar Muh Yusuf.

Pada bagian lain sambutannya, rektor mengingatkan seluruh dosen untuk terus mengajukan kenaikan pangkat. Sebab dosen berbeda dengan tenaga kependidikan yang secara reguler naik pangkat setiap empat tahun sekali.

“Kalau dosen itu tergantung dengan prakarsa dan inisiatifnya sendiri. Jadi kenaikan pangkat atau golongan itu merupakan tanggungjawab dosen masing-masing.  Kenaikan pangkat itu wajib.  Raihlah pangkat hingga kejenjang tertinggi: guru besar,” ujar Muh Yusuf yang menegaskan dosen dan tenaga kependidikan adalah pilihan pribadi masing-masing.

Hingga saat ini jumlah PNS di UBB berjumlah  74 orang, terdiri dari 59 dosen  dan 16 tenaga kependidikan.  Tahun 2014,  UBB  -- dibawah kepemimpinan rektor Prof Dr Bustami Rahman MSi --  telah melantik sejumlah dosen sebagai PNS di rektorat lama: Jalan Merdeka Pangkalpinang. (Eddy Jajang Jaya Atmaja)

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.