Terumbu Karang Di Pantai Tanjung Kelayang Belitung

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa akhirnya tim eksplorasi terumbu karang Universitas Bangka Belitung diberikan kesempatan untuk dapat melakukan eksplorasi terumbu karang di pantai yang indah di Pulau Belitung. Di Pulau inilah lounching visit babel archipelago 2010 dilakukan sekitar akhir Desember 2009. acara yang menghabiskan anggaran sekitar Rp 1,1 Milliar dengan pesta kembang api dan nonton bareng film ”sang pemimpi” itu memang terkesan mubazir dan jauh dari keberkahan. Kurang layak untuk dilakukan oleh masyarakat melayu yang merupakan mayoritas provinsi ini yang sederhana dan bersahaja. 
Pantai Tanjung Kelayang Belitung, Pantai dengan pasir putih yang luas dan lebar, air yang biru jernih hingga menembus dasar dan bebatuan granit yang berukuran raksasa ciri khas pantai indah di pulau belitung. 

Pantai ini terletak di Kecamatan Sijuk dan berjarak sekitar 27 Km dari Tanjung Pandan ibukota Kabupaten Belitung. Pantai Tanjung Kelayang memang eksotis. Pantas saja pantai ini sering menjadi lokasi sail internasional dan nasional. Pantai ini telah tertata dengan terdapat rumah makan, cottage dan tempat-tempat duduk bagi pengunjung yang datang ke pantai ini. Saat memandang pantai, terdapat pulau yang jaraknya cukup dekat yang sangat eksotis. Selain itu tampak diantara lautan yang luas, menyembul batu-batu granit berukuran raksasa. Diantaranya ada yang disebut Pulau Burung karena ada batu yang bentuknya seperti kepala burung. Konon ceritanya, nama ”kelayang” diambil dari nama burung yang banyak terdapat di pantai ini. Selain itu, tampak pula Pulau Lengkuas dengan ciri khasnya terdapat mercusuar. Informasi yang didapat oleh tim eksplorasi bahwa disekitar Pulau Lengkuas terdapat rataan terumbu karang yang cukup luas dan bagus. Dari sudut tanjung pulau ini tampak jelas pula Pulau Kepayang dan Pulau Pegadur.

Tim eksplorasi melakukan eksplorasi terumbu karang disekitar kawasan Pantai Tanjung Kelayang. Namun sayangnya, tidak terdapat terumbu karang di pantai ini. Tim hanya menemukan hamparan lamun. tim tidak menyerah, akhirnya eksplorasi dilakukan dengan menyusuri lautan hingga pulau yang tak jauh dari pantai itu. Penyusuran diawali dengan menyusuri pantai yang terdapat tepat di sudut tanjung. Sudut tersebut terdapat batu-batu granit berukuran besar.Ternyata dari atas batu kita disajikan view yang jauh lebih luas dan indah. lautan biru yang membentang dengan pulau-pulau yang bertebaran, sungguh beltung memang mempesona. 

Di sekitar sudut tanjung terdapat bangunan tua dua lantai yang tak selesai dibangun. Dapat kami bayangkan, jika bangunan ini selesai dibangun maka gedung ini akan sangat besar dan megah. Didepan gedung itu terdapat kolam renang. Tampaknya bangunan itu sebenarnya akan dibangun menjadi hotel. Entah apa yang menyebabkan bangunan itu tak selesai dibangun. Selain gedung tersebut, terdapat beberapa gedung lain yang juga kondisinya sama. Tak selesai dibangun dan sebagian rusak dimakan usia. Informasi terbaru yang kam dapat bahwa pembangunan itu terhenti karena masalah keuangan. Namun pada tahun 2010, pembangunan gedung ini rencananya akan diteruskan kembali.

Saat melakukan penyusuran dari pantai hingga pulau, yang tersaji hanyalah hamparan lamun (seagrass beds) yang didominasi oleh jenis Enhalus acoroides, Halodule dan Cymadocea. Setelah mencapai pulau, tersaji hamparan makroalga yang cukup luas. Makroalga ini didominasi oleh jenis sargassum dan padina. Hamparan alga yang luas ini hampir sama dengan yang terdapat di Pantai Tanjung Tinggi yang memang lokasinya tidak terlalu jauh dengan Pantai Tanjung Kelayang. Pulau-pulau ini tidak berpenghuni dan jika para wisatawan ingin ke Pulau-pulau tersebut dapat menyewa perahu nelayan yang dapat disewakan di sekitar pantai. waktu tempuh ke pulau tersebuts hanya sekitar 10 menit.

Setelah cukup jauh berenang barulah kami menemukan hamparan terumbu karang yang sangat indah dan cukup sehat. Inilah keindahan yang kami cari. Saat melakukan kegiatan eksplorasi, perairan lumayan bergelombang. Namun inilah keunggulan pantai tanjung kelayang belitung. Tekstur substrat pantai ini cukup besar sehingga perairan tetap jernih meskipun perairan cukup bergelombang.

Terumbu karang di pantai ini memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi dan kaya dengan ikan karang yang hidup disekitarnya. Selain itu ditemukan juga Tridacna squamosa yang termasuk jenis biota terumbu karang yang mulai terancam dan kategori biota laut yang dilindungi. Tingginya keanekaragaman jenis dan banyaknya jenis ikan menunjukkan bahwa kondisi lingkungan perairan di kawasan pantai tanjung kelayang sangat sesuai untuk kehidupan terumbu karang. Diantara terumbu karang yang begitu rapat, terdapat beberapa koloni karang meja (Acropora tubulate) yang berwarna ungu, kuning, hingga merah muda. Hamparan karang ini begitu indah dan memiliki nilai estetika yang tinggi dilengkapi dengan ikan-ikan karang yang khas dan berwarna-warni.

Jarak antara ekosistem terumbu karang dengan pantai sekitar 800 meter. Eksistem ini tepat berada didepan pulau yang tak jauh dari pantai tanjung kelayang. Karangnya memanjang disekitar pulau. Semakin ke arah tubir kondisi terumbu karang semakin cantik. Setelah tubir yang kita temui hamparan pasir yang perairannya cukup dalam. Sebenarnya jika ingin berenang lebih jauh sekitar 250 meter tepat di depan pulau masih terdapat ekosistem terumbu karang. Namun hal itu tidak tim lakukan karena gelombang yang semakin kuat karena perairan mulai pasang saat itu. 

Luasnya hamparan alga yang menutupi rataan karang sebelum terdapat ekosistem terumbu karang merupakan indikator mulai terjadinya ketidakseimbangan dalam perairan di pantai ini. Semakin meluasnya ekosistem makroalga dan banyaknya ekosistem terumbu karang yang berubah menjadi ekosistem makroalga diberbagai negara di dunia menjadi ancaman global bagi ekosistem terumbu karang. Alga mulai menutupi karang karena karang yang mati akibat terlalu sering terbuka terkena sinar matahari secara langsung. Karang yang mati tersebut kemudian ditumbuhi oleh alga. Selain karena perubahan suhu yang kontras dan eutrotifikasi, semakin banyaknya alga juga bisa disebabkan oleh semakin berkurangnya ikan dan biota pemakan alga akibat penangkapan yang berlebih dan ketidakseimbangan dalam rantai makanan.

Inilah salahsatu alasan mengapa begitu pentingnya menjaga keseimbangan dalam ekosistem terumbu karang. Saat terjadi ketidakseimbangan maka akan menimbulkan dampak yang sangat besar bagi ekosistem yang cantik dan vital bagi sebagian besar organisme di laut. Ekosistem ini rapuh.

Pulau belitung sudah dikenal sebagai pulau yang memiliki keindahan pantai namun belum banyak yang mengetahui keindaha ekosistem bawah lautnya. Jika potensi ini dapat dikembangkan, tidak mustahil pulau ini akan menjadi tujuan utama wisata bahari wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara dikemudian hari. Semoga keindahan ekosistem terumbu karang di daerah ini dapat dipelihara dan terjaga dengan baik. Tidak seperti tetangganya, Pulau Bangka, yang kondisi ekosistem terumbu karangnya yang rusak dan merana akibat penambangan timah di daerah lautnya yang kebablasan. Peduli ekosistem terumbu karang berarti peduli terhadap masa depan daerah ini. Ekosistem yang merupakan tulang punggung sektor perikanan dan sektor wisata bahari saat timah nanti dan pasti, tidak potensial lagi untuk ditambang. 

 



View yang tampak dari sudut Tanjung pantai tanjung kelayang Belitung



View yang tampak dari sudut Tanjung pantai tanjung kelayang Belitung



salahsatu View pulau yang tapak dari pantai tanjung kelayang. Tampak pulau burung (batu yang berbentuk kepala burung)



Hamparan makroalga di perairan Pantai Tanjung Kelayang yang didominasi oleh jenis Sargassum sp. dan Padina sp.



Hamparan makroalga di perairan Pantai Tanjung Kelayang yang didominasi oleh jenis Sargassum sp. dan Padina sp.



Hamparan makroalga di perairan Pantai Tanjung Kelayang yang didominasi oleh jenis Sargassum sp. dan Padina sp.



Ubur-ubur yang ditemukan dihamparan makroalga. Ukurannya cukup besar namun tidak berbahaya (Jenis ini).



keindahan terumbu karang di Pantai Tanjung Kelayang dengan keanekaragaman jenis karang yang tinggi dan ikan karang.



keindahan terumbu karang di Pantai Tanjung Kelayang dengan keanekaragaman jenis karang yang tinggi dan ikan karang.



keindahan terumbu karang di Pantai Tanjung Kelayang dengan keanekaragaman jenis karang yang tinggi dan ikan karang.



keindahan terumbu karang di Pantai Tanjung Kelayang dengan keanekaragaman jenis karang yang tinggi dan ikan karang.



keindahan terumbu karang di Pantai Tanjung Kelayang dengan keanekaragaman jenis karang yang tinggi dan ikan karang.



keindahan terumbu karang di Pantai Tanjung Kelayang dengan keanekaragaman jenis karang yang tinggi dan ikan karang.



Salahsatu jenis Bulu babi yang ditemui di ekosistem terumbu karang Pantai Tanjung Kelayang



Tridacna squamosa yang ditemui di ekosistem terumbu karang Pantai Tanjung Kelayang



karang yang beasosiasi dengan padang lamun.



karang yang beasosiasi dengan padang lamun.



karang yang beasosiasi dengan padang lamun.



Hamparan lamun di perairan Pantai Tanjung Kelayang yang terdapat pula biota khas padang lamun seperti bintang laut.

 


Tim Eksplorasi Terumbu Karang Universitas Bangka Belitung.
Ketua Tim : Indra Ambalika, S.Pi

Anggota : Dwi Septiawan (Mahasiswa Perikanan Universitas Bangka Belitung)
Email : indra-ambalika[At]ubb.ac.id
Pengambilan foto dilakukan pada Agustus 2009. 
Menggunakan kamera Canon SX 20 dan Olympus µTough-8000.

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.