UBB Kembali Toreh Sejarah, Sembilan Prodi Terakreditasi B

WAWANCARA--  Dua asesor dari BAN-PT mewawancarai dekan (Tri Lestari), wadek 1 (Wahyu  Hadi) dan staf administrasi (Sugeng) Fakultas Pertanian, Perikanan dan Bilogi (FP2B) UBB ketika melakukan reakreaditasi Prodi Agroteknologi UBB di Ruang Rapat FP2B pekan lalu. 

MERAWANG, UBB --  Luapan kegembiraan terasa kental menyelimuti Universitas Bangka Belitung (UBB) berserta sivitas akademikanya. Lima hari  ini,  baik gawai  maupun    whatsApp,  yang beranggotakan kalangan dosen (wa forum UBB),   sarat dengan ucapan selamat.

Apa gerangan yang terjadi?  Ternyata,  Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT)  melalui surat keputusannya  mengumumkan tiga program studi di   UBB, yaitu  Teknik Mesin,  Manajemen Sumberdaya Perairan dan Agroteknologi,  memperoleh peringkat (akreditasi)  B.

“Dengan demikian,  hingga saat ini,     sudah sembilan dari 19 prodi yang ada   di UBB terakreditasi  B, atau memperoleh peringkat B!,” ujar  Rektor UBB Dr Ir Muh Yusuf MSi didampingi  Wakil Rektor I UBB Dr Ir Ismed Inonu MSi,  Rabu (06/09/2017) pagi.

Prodi Manajemen Sumberdaya Perairan, Teknik Mesin dan Agroteknologi semula peringkat C,  naik ke peringkat B  setelah terbitnya  surat keputusan (SK) dari BAN-PT.  Masing-masing SK BAN-PT No 2672 tanggal 7 Agustus 2017,  SK BAN-PT No 2760 tanggal 15 Agustus 2017, dan  SK BAN-PT tangal 15 Agustus 2017.  SK BAN- PT itu berlaku lima tahun,  terhitung sejak tanggal dikeluarkan.

Berdasarkan Permenristekdikti No 32 tahun 2016 tentang Akreditasi Prodi dan Perguruan Tinggi (PT), pada Bab 11 pasal 3 disebutkan peringkat prodi dan PT dari paling bawah ke atas,  berturut-turut Terakreditasi Baik (Peringkat C), Terakreditasi Baik Sekali (Peringkat B) dan Terakreditasi Unggul (Peringkat A).

Makna peringkat itu sendiri, menurut permenristekdikti,  berkaitan dengan tingkat kualitas pemenuhan Standar Nasional Pendidikan Tinggi.  Prodi atau PT  yang Terakreditasi Baik (Peringkat C) sebagai contoh,  bermakna prodi atau PT  tersebut  telah  memenuhi Standar Nasional Pendidikan Tinggi.  Sementara  bagi yang Terakreditasi  Baik Sekali (Peringkat B)  dan Terakreditasi Unggul (Peringkat A) , berarti baik prodi maupun PT itu telah melampaui Standar Nasional Pendidikan Tinggi.

Menurut Muh Yusuf,  UBB telah menunjukkan kinerja terbaiknya dalam rentang dua tahun ini.  Terbukti, sejak tahun 2015 hingga Agustus 2017 sudah sembilan prodi terakreditasi B atau memperoleh peringkat B.

“Di luar Prodi Manajemen Sumber Daya Perairan, Teknik Mesin dan Agroteknologi yang kini telah Tereakreditasi B,  setelah BAN-PT mengeluarkan surat keputusannya pada medio Agustus 2017, kurun 2015 hingga 2016   lalu  enam prodi  UBB  lainnya  juga telah terakreditasi B,” ujar Muh Yusuf.

Enam prodi tersebut terang Muh Yusuf adalah Biologi (SK BAN-PT No. 004 tanggal 9 Januari 2015), Budidaya Perairan (SK BAN-PT No .972, 3 September 2015), Akuntansi (SK BAN-PT No. 1262, 29 Desember 2015),  Manajemen (SK BAN-PT No. 0084,  18 Pebruari 2016),  Sosiologi (SK BAN-PT No 2339, 20 Oktober 2016) dan Ilmu Hukum (SK BAN-PT No. 2837, 1 Desember 2016).

“Kita  berharap empat prodi  lainnya, yakni Teknik Elektro, Teknik Sipil, Teknik Pertambangan dan Agribisnis,  yang kini sedang mengajukan reakreditasi ke BAN-PT  memperoleh peringkat B atau terakreditasi B pada tahun ini,” ujar Muh Yusuf.

Atas prestasi sembilan prodi di  UBB  yang telah mendapat peringkat B itu,  Muh Yusuf menyatakan kegembiraannya karena   hal itu telah sesuai dengan target dan  sarasaran strategis  UBB untuk periode 2015-2019.

“Tahun mendatang kita menargetkan akreditasi institusi UBB mendapat peringkat B.  Termasuk juga target tiga prodi  terakreditasi A, atau mendapat peringkat A,” tukas Muh Yusuf.   

 Sesuai aturan yang berlaku,  prodi atau PT yang telah memperoleh peringkat B  setelah satu tahun atau maksimal  lima tahun  mendapat peringkat itu,  dapat  mengajukan kenaikan ke peringkat A kepada BAN-PT.  Caranya, sama dengan sebelumnya, yakni mengisi borang (formulir)  di pangkalan data Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi daring (online).

Hal serupa juga dapat diajukan oleh prodi peringkat C untuk naik ke peringkat B.  Bedanya,  prodi peringkat ini baru dapat mengajukan permohonan setelah dua tahun operasional  mendapat peringkat C.    

Pada pangkalan data  Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi daring (online),  ada tiga borang yang harus diisi. Yakni Borang III A, III B dan Evaluasi Diri.  Di luar Borang Evaluasi Diri,   baik borang III A dan III B berisi tujuh standar  yang harus diisi oleh prodi atau PT yang mengajukan kenaikan peringkat. Diperoleh informasi, sejak 2018  BAN-PT telah menetapkan sembilan standar yang harus diisi.  Sebagai gambaran, standar 1 berisi visi dan misi prodi atau PT.

Taraf pengajuan atau usulan kenaikan peringkat itu tergolong berat.  Selain harus melengkapi semua standar yang telah ditetapkan, verifikasi dan validasi data secara bertingkat dilakukan; mulai dari pengelola (admin) Pangkalan Data Sistem Akreditasi Perguruan Tinggi daring (online) hingga penilaian dari asesor yang umumnya ahli di bidangnya dan bergelar akademis doktor dan profesor.

Setelah dinyatakan data lengkap, asesor -- umumnya berjumlah dua orang -- melihat langsung atau turun  ke  prodi atau PT yang mengajukan kenaikan peringkat. Proses ini dikenal dengan istilah visitasi. Kemudian asesor melakukan penilaian  -- baik melakukan wawancara  maupun observasi  (melihat) langsung --    untuk menentukan apakah laik naik peringkat atau justeru turun ke peringkat sebelumnya.

Diperoleh informasi, Prodi Sastra Inggris, Ilmu Politik dan Ekonomi -- ketiganya   pada tahun 2015 mendapat peringkat C -- kini sedang menyiapkan data untuk memenuhi syarat pengajuan kenaikan peringkat ke  B. 

Pada tahun 2015 dan 2016, UBB medirikan enam prodi baru,  dan semuanya mendapat peringkat C. Ke enam prodi itu adalah Sastra Inggris,  Ilmu Politik, Ekonomi, Kimia (SK Kepmenristek tahun 2015), Fisika dan Ilmu Kelautan (SK Kepmenristek tahun 2016) (Eddy Jajang Jaya Atmaja)

 

 
Universitas Bangka Belitung
Dikembangkan oleh BAPSI| Universitas Bangka Belitung.