+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Artikel Feature UBB

Universitas Bangka Belitung's Feature
11 Februari 2009 | 13:14:46 WIB


Makanan Khas Belitung : Ikan Cempedik dan Pice


Ikan Cempedik dan Pice di Pulau Belitung

Matahari pagi yang cerah menyinari permukaan bumi, satu persatu embun pagi mulai rontok dari dedaunan hingga memudar ketanah, Nampak suasana yang damai hutan dan rawa di pulau Belitung, tumbuhan simpor dan kelentaan terlihat indah dengan kelopak bunganya mengundang kupu-kupu serta kumbang untuk hinggap menghampiri kedua tumbuhan hutan ini.

Keindahan pulau Belitung tidak hanya berkutat akan panorama pantainya saja namum menyusuri hutan-hutan kecil di pulau Belitung dari Tanjungpandan ke daerah Gantung dengan sepeda motor akan terasa mengasikan, terlihat dikiri kanan jalan ditumbuhi semak belukar membentang dengan luas mata memandang demikian juga deretan pohon gelam tumbuhan berkayu keras ini berjejer diantara danau-danau bekas galian tambang timah.

Daerah Gantung sebelah timur pulau Belitung terdapat bendungan pice mempunyai daya tarik tersendiri dengan sungai lenggang berkelok-kelok membela pulau Belitung. Sungai lenggang adalah salah satu sungai terpajang dipulau ini menyimpan kekayaan ekosistem berupa ke aneka ragaman jenis ikan air tawar termasuk ikan arwana, masarakat setempat menamakanya ikan kelesak, ikan langka para dewa ini masih terdapat disungai ini dan dilindungi oleh UU No. 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Bendungan pice semula digunakan untuk aktifitas penambangan timah, dibangun semasa pemerintahan kolonial Belanda pada awal abad 20. kini bendungan pice ini masih tetap digunakan untuk mengatur debit air di hulu sedangkan aktifitas penambangan timah sudah tidak terlihat lagi di aliran sungai ini. Apabilah di sore hari bendungan pice ini banyak dikunjungi masarakat untuk menikmati panorama keindahan sungai lenggang dengan deburan air yang jatuh dari bendungan membentuk bui-bui busa yang mengembang ke permukaan. Ada yang menarik dari bendungan pice yang sudah menyatuh dengan alam ini. Apabilah terjadi musim panas yang berkepanjangan lalu disusul beberapa hari turun hujan yang sangat lebat maka sekitar bendungan ini akan terdapat ikan-ikan yang kecil berkumpul jumlahnya sangat banyak masarakat setempat menamakan ikan cempedik. ikan ini di ambil oleh masarakat dengan menggunkan jaring yang terbuat dari kawat yang di ikatkan dengan tali lalu dibenamkan ke air yang jatuh dari bendungan pice ini. Ikan cempedik ini akan masuk kedalam jaring kawat. Ikan cempedik selain untuk kosumsi lauk pauk bisa juga di jadikan cemilan dengan cara di goreng rasanya gurih

Di bendungan pice ini tidak hanya terdapat ikan cempedik saja namun ikan-ikan air tawar lainnya juga banyak terdapat di bendungan ini. Seiring dengan waktu apabila musim panas berkepanjangan sungai di sekitar bendungan ini akan cepat surut lantaran di sebabkan hutan di hulu sungai tempat kantong-kantong air mulai hilang akibat perambahan hutan, pemukiman penduduk, perkebunan dan juga tambang Inkonvensional





Penulis : Ki Agus Wahyudi di Begalor.com

Feature UBB

Berita UBB

UBB Perspective