+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Artikel Feature UBB

Universitas Bangka Belitung's Feature
24 April 2008 | 02:40:53 WIB


Peluang Kerja Luar Negeri


Dirjen Dikti menyampaikan satu cerita kepada Ketua Asosiasi Politeknik Indonesia (ASPI) dalam suatu pertemuan di kantor Dirjen, ketika pemerintah Qatar mencari seribu tenaga kerja di Indonesia untuk diperkerjakan di perminyakan. Berbagai tempat telah didatangi, bahkan ke blok Cepu. Informasi telah disebar ke berbagai media. Alhasil, mereka hanya mendapatkan 20 orang saja yang benar-benar qualified dan siap pakai.

Dalam kasus yang sama, Dirjen juga menceritakan kembali pengalaman Jumhur Hidayat dari PJTKI bahwa Perusahan Otomotif Toyota pernah mencari 200 orang lulusan SMK dengan kompetensi basic otomotif, ditambah penguasaan Lexus dan TOEFL 550 dipekerjakan dengan cepat di perusahaan mereka. Sudah shoping ke mana-mana, mereka tidak menemukan nominasinya yang sesuai kualifikasi.

Ada dua hal yang ingin disampaikan dirjen. Pertama, terbukanya pasar kerja luar negeri, tapi kita tidak bisa memanfaatkannnya secara maksmal, karena ada aral tidak kompeten. Kedua, problem lain adalah minimnya informasi terkait dengan kesempatan kerja itu.

Menurut Dirjen kegagalan kita umumnya adalah pada bahasa dan attitude. Selama ini kita kurang/alpa membekali anak didik kita dengan kompetensi bahasa, seperti TOEFL atau TOEIC. Disamping itu, selama ini peserta didik lebih banyak mendapatkan hard skill dan lupa mengisi soft skillnya. Soft skill itu misalnya motivasi yang tinggi, kemampuan adaptasi, kompetensi interpersonal, orientasi nilai kinerja efektif, kerja keras dan percaya diri. Mengutip hasil penelitian NACE (National Association of Colleges and Employers, 2005), dirjen menyebutkan bahwa 82 per sen diterima tidaknya seseorang bekerja di suatu perusahaan ditentukan oleh soft skillnya, sisanya 18 per sen baru faktor hard skill.

Untuk meretas kebekuan akses informasi Dirjen memberikan kepada ASPI satu buku “Peluang Kerja di Luar Negeri 2007-2008 yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Ada peluang di Kawasan Asia-Fasifik, Kawasan EROPA, Amerika dan Timur Tengah. Di dalamnya disebutkan secara detail peluang kerja di bidang apa, jumlah kebutuhan, alamat akses dan alamat KBRI dan KJRI.

Khusus untuk Politeknik melalui ASPI, Dirjen meminta, dari informasi yang ada untuk melakukan analisa diri. Mau mengirim ke mana dan dibidang kerja apa. Petakan dan analisa peluang mana yang bisa dan harus diisi oleh politeknik. Tentu ini juga terbuka untuk yang lain yang sesuai kualifikasinya. Semoga bisa memanfaatkan.

By Irwandi

Source :http://www.dikti.go.id

Feature UBB

Berita UBB

UBB Perspective