+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Artikel Feature UBB

Universitas Bangka Belitung's Feature
05 Juni 2008 | 02:57:17 WIB


Dua Malam di Semujur - Eksotisme dan Romantisme Alam


Apa rasanya bermalam selama dua hari di sebuah pulau nan indah dan eksotis, menyantap makanan laut segar di kelam malam, berlarian di tepian pasir putih, menyelam bersama menikmati ragam gugusan karang warna warni di laut jernih?. Semua orang pasti menjawab luar biasa indah sambil tersenyum simpul, berkata dalam hati andai bisa seperti itu.

Hal itulah yang dilakukan oleh Mahasiswa/i Strata 1 Program Studi Perikanan Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung (FPPB UBB) yang tergabung dalam Hmpunan Mahasiswa Perikanan (HIMSAPERI) sabtu-minggu (24-25/5) lalu. Kegiatan yang bertema “Latihan Kepemimpinan dan Keorganisasian” semacam Up-Grading guna melatih kekuatan mental dan kebersamaan antar mahasiswa, diikuti seluruh mahasiswa semester II dan IV beserta dosen-dosen perikanan. Pembekalan Materi Mahasiswa Perikanan, Pertanian dan Biologi Universitas Bangka Belitung Indonesia Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja dari HIMSAPERI berlokasi di pulau indah, pulau Semujur Bangka Tengah.

Berangkat dari Tanjung Gunung Bangka Tengah menuju Pulau Semujur memerlukan waktu satu jam perjalanan dengan menggunakan perahu nelayan setempat. Selama dua hari di Pulau Semujur, panitia acara mengadakan sejumlah kegiatan, diantaranya out bond yang diselingi game- game menarik. Selain itu, acara yang paling utama adalah latihan kepemimpinan berupa Motivation Training yang disampaikan Hendi Kurnia, Trainer dan Motivator kelahiran pulau Bangka. Acara ini berisi pembekalan motivasi dan semangat kepada para mahasiswa untuk maju dan berubah menjadi mahasiswa yang kreatif. Serta yang tak kalah pentingnya, harapan agar mahasiswa S1 Perikanan bisa memberikan sumbangsih kepada UBB.

Pembekalan Materi Mahasiswa Perikanan, Pertanian dan Biologi Universitas Bangka Belitung Indonesia


Malam berikutnya, diadakan malam keakraban antara mahasiswa, dosen dan nelayan setempat. Pada acara ini, mahasiswa memberikan saran dan kritik serta permasalahan kepada semua rekan-rekan mahasiswa dan dosen, baik itu masalah kuliah, masalah organisasi dan lain-lain. Keesokan hari, minggu pagi, seluruh mahasiswa mendapat surprise dari panitia, yaitu acara snorkeling.

Pembekalan Materi Mahasiswa Perikanan, Pertanian dan Biologi Universitas Bangka Belitung Indonesia


Kesempatan ini tidak disia-siakan oleh peserta. Sebab keindahan alam bawah laut sekitar Semujur sayang untuk dilewatkan.
Lokasi snorkeling adalah ekosistem terumbu karang di Pulau Panjang, berjarak sekitar 50 km dari Pulau Semujur. Pada kegiatan ini, mahasiswa nampak begitu senang melihat keindahan alam, terumbu karang yang masih alami dan belum terjamah oleh tangan-tangan jahil manusia. Ekosistem terumbu karang Pulau Panjang merupakan asset besar Propinsi Kepulauan Bangka Belitung. Lokasi ini bisa menjadi daerah tujuan pariwisata.

Diharapkan dengan kegiatan Up-Grading ini, seluruh mahasiswa S1 Perikanan khususnya, dan masyarakat umumnya bisa mencintai laut sebagai sumber kehidupan.
Dari kegiatan ini, para peserta bertekad untuk menjaga kelestarian laut sebagai sumber kehidupan jutaan makhluk hidup. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan, termasuk mulai dari hal kecil seperti tidak membuang sampah di laut. Sampah organik maupun anorganik akan mengancam kehidupan ekosistem laut. Sampah organik seperti minyak kapal, pestisida, limbah industri dan rumah tangga akan menyebabkan kematian biota laut. Begitu juga sampah anorganik (sulit terurai) harus membutuhkan waktu lama untuk terurai menjadi zat-zat organic.

Pembekalan Materi Mahasiswa Perikanan, Pertanian dan Biologi Universitas Bangka Belitung Indonesia


Hal ini wajar sebab laut Kepulauan Propinsi Bangka Belitung beberapa titik telah tercemar, faktor terbesarnya akibat penambangan timah di laut seperti Tambang Inkovensional Apung (TI Apung) yang beroperasi dipinggir pantai. Akibat yang ditimbulkan bagi ekosistem laut, baik itu biota laut, ekosistem lamun (Seaweeds dan Seagrass), ekosistem mangrove, maupun ekosistem terumbu karang (Coral Reefs) sangat parah.

Kepulauan Bangka Belitung yang terkenal sebagai pantai dengan pasir putih dan keanekaragaman hayati laut berupa terumbu karang yang tersebar pada setiap daerah di Propinsi ini, sedikit demi sedikit mulai rusak akibat tertutup sedimen dari penambangan, padang lamun hancur dan perairan keruh disebabkan pencemaran yang makin mengancam ekosistem. Karena itu peran pemerintah daerah untuk menata aktivitas penambangan timah di laut supaya lebih memperhatikan faktor lingkungan.

Harapan mahasiswa S1 Perikanan semoga melalui kegiatan ini, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah khususnya turut mendukung dalam menjaga dan melindungi kelestarian laut, untuk menjadikan Propinsi Kepalauan Bangka Belitung menjadi daerah tujuan pariwisata, sebagai sumber mata pencaharian masyarakat, serta untuk penelitian kaum akademik. Dan bagi intern UBB, setidaknya harapan-harapan mahasiswa S1 Perikanan dapat didukung penuh oleh universitas. Sebab Potensi Sumber Daya Alam laut banyak yang belum dimanfaatkan, sehingga diharapkan aktivitas mahasiswa S1 perikanan berguna bagi Universitas Bangka Belitung. (Jumroh Aqobah-HIMSAPERI FPPB UBB).

Feature UBB

Berita UBB

UBB Perspective