+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Artikel UBB

Universitas Bangka Belitung's Article
29 Januari 2012 | 22:02:20 WIB


Mutiara Di Timur Belitung - Refleksi Sembilan Tahun Beltim


Ditulis Oleh : Dwi Haryadi, S.H., M.H.

Sembilan tahun silam, tepatnya tanggal 27 Januari 2003 Belitung Timur Lahir setelah Rancangan Undang-undang tentang pemekaran Kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung oleh DPR RI disahkan menjadi Undang-undang. Banyak harapan dan perubahan terhadap terbentuknya kabupaten ini, khususnya bagi peningkatan kesejahteraan dan akses pelayanan publik.

Satu Hati Bangun Negeri


Satu Hati Bangun Negeri menjadi semboyan Kabupaten yang fenomenal dengan Laskar Pelanginya. Semboyan ini mengandung makna yang mendasar bagi pembangunan Belitung Timur ke depan. Orang Belitung Timur, didalam maupun diluar daerah, apapun profesinya, harus memiliki tujuan dan tekad yang sama untuk membangun kabupaten ini menjadi lebih baik dengan peran dan potensinya masing-masing. Apakah anda di eksekutif, yudikatif, legislatif, swasta, guru, satpam, nelayan, petani, pedagang, siswa, mahasiswa, dan lain-lain, memiliki peran dan tugas yang sama untuk pembangunan Belitung Timur. Jadi pembangunan bukan hanya tugas pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kerja keras dan kerja cerdas plus sinergisitas semua elemen yang ada.

Belitung Timur Dulu, Kini dan Nanti


Dua belas tahun silam, saat masih dibangku SMA, Manggar masih sepi. Begitu pula dengan jalan ke Manggarauan hanya ada ilalang dengan rawa-rawa. Namun kini semua sudah berubah. Manggar menjadi kota yang lebih hidup karena statusnya sebagai ibu kota kabupaten, pusat pemerintahan dan ekonomi. Begitupula dengan kawasan ke Manggarauan yang telah disulap menjadi komplek perkantoran Pemda, DPRD, POLRES, KEJARI, RSUD dan lain-lain. Perubahan ini harapannya disertai pula dengan pembangunan SDM dan peningkatan kesejahteraan masyarakatnya. Misalnya ada kemudahan akses pelayanan publik, seperti peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan dengan indikator turunnya angka kemiskinan, kecilnya angka kematian ibu dan bayi, tingginya angka harapan hidup, dan rendahnya angka putus sekolah. Kemudian terciptanya iklim ekonomi yang positif dengan rendahnya angka pengangguran, tersedianya lapangan pekerjaan, kemudahan investasi dan stabilnya harga pasar khususnya sembako.

Disamping itu, kondisi sosial yang aman dan kondusif juga menjadi aspek pembangunan yang penting. Tidak adanya narkoba, minuman keras, judi dan praktek prostitusi menjadi beberapa indikatornya. Pembangunan fisik penting, tetapi itu hanyalah sebagai alat dan sarana penunjang. Sementara pembangunan SDM lebih penting agar tercipta kualitas SDM yang sehat, terdidik, sejahtera, handal dan memiliki daya saing. Tidak mudah memang, tetapi itulah tantangan pembangunan dan mimpi kedepan yang harus diraih.

Beltim ibarat manusia sudah menginjak usia 9 tahun, telah menjadi seorang anak yang duduk dibangku sekolah dasar. Jadi sedang masa-masanya banyak belajar dan terus menerus membangun. Tidak ada pembangunan yang instan. Semua harus melalui proses, tinggal kita semua ingin prosesnya lambat, cepat atau dipercepat. Satu hakekat dari pembangunan adalah pemerataan. Jadi pembangunan tidak bisa hanya dinikmati oleh beberapa orang/pihak saja. Beltim memiliki potensi pariwisata, kelautan, hasil tambang, pertanian, perkebunan dan masih banyak lagi. Namun dari sekian banyak tersebut, harus ada potensi unggulan yang tentunya harus didukung oleh potensi yang lain. Ego sektoral harus dibuang jauh-jauh. Harus ada satu potensi yang menjadi pioner yang akan membawa Beltim pada suatu titik puncak diantara daerah lain. Saya rasa, potensi kelautan dan perkebunan dapat menjadi sektor unggulan untuk kemajuan Beltim kedepan dengan strategi dan sinergisitas semua komponen di kabupaten ini. Selamat Ultah Beltim, Mutiara di Timur Belitung.

Bangkapos, 27 Januari 2012






Penulis : Dwi Haryadi
Warga Belitung Timur dan Dosen FH UBB



UBB Perspective

Membangun Kepemimpinan Pendidikan di Bangka Belitung Berbasis 9 Elemen Kewarganegaraan Digital di Era Society 5.0

Menuju Kampus Cerdas, Ini yang Perlu Disiapkan UBB

TI RAJUK SIJUK, DIANTARA KESEMPATAN YANG TERSEDIA

TATAP MUKA

Mengimajinasikan Dunia Setelah Pandemi Usai

MENJAGA(L) LINGKUNGAN HIDUP

STOP KORUPSI !

ILLEGAL MINING TIMAH (DARI HULU SAMPAI HILIR)

KARAKTER SEPERADIK

SELAMAT BEKERJA !!!

ILLEGAL MINING

Pers dan Pesta Demokrasi

PERTAMBANGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

GENERASI (ANTI) KORUPSI

KUDETA HUKUM

Inflasi Menerkam Masyarakat Miskin Semakin Terjepit

NETRALITAS DAN INTEGRITAS PENYELENGGARA PEMILU

Siapa Penjarah dan Perampok Timah ???

Memproduksi Kejahatan

Potret Ekonomi Babel

Dorong Kriminogen

Prinsip Pengelolaan SDA

Prostitusi Online

Menjaga Idealisme dan Kemandirian Pers

JUAL BELI BERITA

POLITIK RAKYAT DAN TANGGUNG JAWAB PEMIMPIN

Penelitian Rumpon Cumi Berhasil di Perairan Tuing, Pulau Bangka

Budidaya Ikan Hias Laut

Gratifikasi, Hati-Hatilah Menerima Sesuatu

KEPUASAN HUKUM

JANGAN SETOR KE APARAT

JAKSA TIPIKOR SEMANGAT TINGGI

Perairan Tuing, Benteng Sumberdaya Perikanan Laut di Kabupaten Bangka

GRAND DESIGN KEPENDUDUKAN (Refleksi Hari Penduduk Dunia)

Berebut Kursi Walikota

Kenalkan Bangka Belitung dengan Foto !

Demokrasi yang Tersandera

Pamor Rajendra

DNSChanger dan Kiamat Kecil Internet

MARI DISIPLIN BERLALU LINTAS

Radiasi Perlu Diteliti

Kebablasan Otonomi Daerah : Obral Izin Pertambangan

TIMAH PENCABUT NYAWA

Labelling

Penegakan Perda Tambang Lemah

Gratifikasi = Suap

Bukan Berarti Sudah Sejahtera

Tips Menjadi Jurnalis Online Sejati

Ujian (Nasional) Kejujuran

Bukan Politis

Saatnya Mencontoh Sumber Energi Alternatif Brazil

LEGOWO DAN BERSATU MEMBANGUN BABEL

Aspek Hukum Hibah dan Bansos

Pengawasan Senjata Api

Gelatin Tulang Rawan Ikan Hiu

MERAMU PAKAN IKAN LELE

Tak Etis Sembako Naik

Berharap Gubernur Baru Babel Pro Perikanan

Aquaculture's Never Ending

AYO MENULIS, MENULIS DAN MENULIS (SILAHTURAHMI KEILMUAN-Bagian 5)

SIAP MENANG (TAK) SIAP KALAH?

Pendalaman Demokrasi Babel Menuju Demokrasi Substansial

PENJAHAT ONLINE

Akuakultur di Bangka Belitung

KEPEMIMPINAN NASIONAL ANTI KORUPSI DALAM MENEGAKKAN KEDAULATAN HUKUM

Waspada Aksi Pencurian

Perangkingan Webometrics pada Universitas Sedunia

URGENSI JALAN SATU ARAH

Wartawan Sehat, Pers Sehat

GUBERNUR BARU DAN PROGRAM KEPENDUDUKAN

ANALISIS HASIL PILGUB BABEL : ANTARA DE FACTO DAN DE YURE

Menimbang Nalar dan Nurani Cagub

Babel dan Demokrasi Hijau

Anak Kepulauan Cerdas

PROFIL BANGKA BELITUNG

PASCAPANEN SORGUM

AWAL MENUJU KEMANDIRIAN RUMPUT LAUT PULAU BANGKA

POPULARITAS MINUS KUALITAS

Ketika Pilkada Berakhir Penjara

TIGA MISI - TIGA KUALIFIKASI

Polemik Pemidanaan Kasus Xenia Maut

SAATNYA PERPUSTAKAAN BERINOVASI

Memilih Calon Abdi Masyarakat - Renungan Untuk Para Kandidat

Maling Berdasi itu Koruptor

Rakyat Berdaulat Tolak Politik Uang

Urgensi RUU Partisipasi Masyarakat

ENAM ALASAN GOLPUT MENGECIL

TUGAS, HAK DAN KEWAJIBAN DOSEN (SILAHTURAHMI KEILMUAN-Bagian 4)

TUJUH TITIK RAWAN PILGUB

PERANG YANG RUGIKAN RAKYAT

Monumen Hukum Sandal Jepit