+62 (0717) 422145 Senin-Jumat: 07.30 - 16.00 WIB
Link Penting UBB

Artikel UBB

Universitas Bangka Belitung's Article
02 Juni 2014 | 08:11:00 WIB


SELAMAT BEKERJA !!!


Ditulis Oleh : Dwi Haryadi

Juni, bisa dikatakan menjadi bulan special bagi kampus ini. Bukan karena menyambut hari lahirnya tahun 2006 silam, atau penegerian tahun 2010 lalu, tetapi moment pergantian pimpinan diberbagai posisi dikampus. Tentu ada satu kursi yang belum berubah, yakni orang nomor satu dikampus ini yang memang diberi amanah sampai 2016. Sisanya, bisa saja berganti atau tetap melanjutkan tugasnya. Semua tergantung dinamika yang terjadi, dinamika diakar rumput atau dinamika elit, aspirasi dari bawah atau veto dari atas. Namun lepas dari semua dinamika itu, ada sebagian lain yang justru yang lebih memilih melanjutkan semedi akademik.

Spesialnya moment ini membuat satu, dua atau tiga bulan sebelumnya sudah berseliweran bahwa si ini jadi itu dan si itu jadi ini. Setiap orang mulai memainkan otak politiknya untuk mengatur-atur, mengira-ngira dan menebak-nebak, siapa menjadi apa atau siapa tidak menjadi apa-apa. Beberapa aktor mungkin juga sudah kesana kemari. Lobi-lobi dan koalisi layaknya Prabowo Vs Jokowi yang berebut RI 1.

Kampus meskipun di bawah atmosfir akademik, tetap tidak lepas dari gaya politikan-politikannya. Padahal orang politik secara akademik setahu saya cuma satu orang dikampus ini. Tetapi itulah dunia kampus, penghuni didalamnya juga punya kepentingan sebagai ruhnya politik.

Mari tinggalkan sejenak hiruk pikuk di atas, karena kabarnya nama-nama beserta posisinya sudah diputuskan dan mungkin SK tinggal diketik untuk ditandatangani dan stempel. Tanggal pelantikan pun sudah direncanakan Senin, 2 Juni 2014. Posisi-posisi, mulai dari Wakil Rektor, Dekan, Wakil Dekan sampai dengan Kepala Laboratorium, Ketua Lembaga dan Kepala UPT beserta sekretarisnya, Kepala Biro dan kabag-kabagnya, mungkin saja ada yang diisi oleh junior, senior atau duet keduanya. Kedua kelas ini diakui tidak diakui selalu muncul dalam sebuah organisasi termasuk kampus. Sebagian bahkan masih mendudukannya sebagai tolak ukur dan itu tidak salah dengan berbagai pertimbangan.

Senior penting, tetapi yang kaya dengan pengalaman dan matang dalam prestasi dan kinerja agar dapat menjadi contoh dan memberi arahan bagi yang junior. Sementara sang Junior juga tidak selalu minim pengalaman dan tidak matang, karena ukuran keduanya tidak selalu dari sisi usia. Karya dan jam terbang yang singkat tapi berisi perlu dipertimbangkan. Intinya mau junior atau senior, yang utama adalah kemampuannya dalam merangkul semua kepentingan dan berperan aktif melaksanakan tri darma perguruan tinggi dan visi kampus.

Setelah pelantikan, tugas berat sudah menanti para orang-orang pilihan ini. Dibutuhkan dukungan dan kerjasama semuanya. Lupakan dan tinggalkan semua cerita menang kalah dalam pemilihan, dukung ini dukung itu. Tetapi kita semua punya tanggungjawab yang sama untuk memajukan kampus ini dan bukan lagi mengkotak-kotakan diri.

Akhirnya kepada orang-orang terpilih, tugas baru ini bukanlah beban, tetapi merupakan amanah yang harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Manfaatkan kesempatan ini untuk membenahi yang masih dirasa kurang dan tingkatkan yang sudah baik. Sejarah akan mencatat nama anda yang turut memajukan kampus tercinta ini. Selamat Bekerja !!!







Penulis : Dwi Haryadi
Dosen FH UBB dan Aktif di Ilalang Institute




UBB Perspective

Edukasi Kepemimpinan Milenial versus Disintegrasi

Membangun Kepemimpinan Pendidikan di Bangka Belitung Berbasis 9 Elemen Kewarganegaraan Digital di Era Society 5.0

Menuju Kampus Cerdas, Ini yang Perlu Disiapkan UBB

TI RAJUK SIJUK, DIANTARA KESEMPATAN YANG TERSEDIA

TATAP MUKA

Mengimajinasikan Dunia Setelah Pandemi Usai

MENJAGA(L) LINGKUNGAN HIDUP

STOP KORUPSI !

ILLEGAL MINING TIMAH (DARI HULU SAMPAI HILIR)

KARAKTER SEPERADIK

ILLEGAL MINING

Pers dan Pesta Demokrasi

PERTAMBANGAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

GENERASI (ANTI) KORUPSI

KUDETA HUKUM

Inflasi Menerkam Masyarakat Miskin Semakin Terjepit

NETRALITAS DAN INTEGRITAS PENYELENGGARA PEMILU

Siapa Penjarah dan Perampok Timah ???

Memproduksi Kejahatan

Potret Ekonomi Babel

Dorong Kriminogen

Prinsip Pengelolaan SDA

Prostitusi Online

Menjaga Idealisme dan Kemandirian Pers

JUAL BELI BERITA

POLITIK RAKYAT DAN TANGGUNG JAWAB PEMIMPIN

Penelitian Rumpon Cumi Berhasil di Perairan Tuing, Pulau Bangka

Budidaya Ikan Hias Laut

Gratifikasi, Hati-Hatilah Menerima Sesuatu

KEPUASAN HUKUM

JANGAN SETOR KE APARAT

JAKSA TIPIKOR SEMANGAT TINGGI

Perairan Tuing, Benteng Sumberdaya Perikanan Laut di Kabupaten Bangka

GRAND DESIGN KEPENDUDUKAN (Refleksi Hari Penduduk Dunia)

Berebut Kursi Walikota

Kenalkan Bangka Belitung dengan Foto !

Demokrasi yang Tersandera

Pamor Rajendra

DNSChanger dan Kiamat Kecil Internet

MARI DISIPLIN BERLALU LINTAS

Radiasi Perlu Diteliti

Kebablasan Otonomi Daerah : Obral Izin Pertambangan

TIMAH PENCABUT NYAWA

Labelling

Penegakan Perda Tambang Lemah

Gratifikasi = Suap

Bukan Berarti Sudah Sejahtera

Tips Menjadi Jurnalis Online Sejati

Ujian (Nasional) Kejujuran

Bukan Politis

Saatnya Mencontoh Sumber Energi Alternatif Brazil

LEGOWO DAN BERSATU MEMBANGUN BABEL

Aspek Hukum Hibah dan Bansos

Pengawasan Senjata Api

Gelatin Tulang Rawan Ikan Hiu

MERAMU PAKAN IKAN LELE

Tak Etis Sembako Naik

Berharap Gubernur Baru Babel Pro Perikanan

Aquaculture's Never Ending

AYO MENULIS, MENULIS DAN MENULIS (SILAHTURAHMI KEILMUAN-Bagian 5)

SIAP MENANG (TAK) SIAP KALAH?

Pendalaman Demokrasi Babel Menuju Demokrasi Substansial

PENJAHAT ONLINE

Akuakultur di Bangka Belitung

KEPEMIMPINAN NASIONAL ANTI KORUPSI DALAM MENEGAKKAN KEDAULATAN HUKUM

Waspada Aksi Pencurian

Perangkingan Webometrics pada Universitas Sedunia

URGENSI JALAN SATU ARAH

Wartawan Sehat, Pers Sehat

GUBERNUR BARU DAN PROGRAM KEPENDUDUKAN

ANALISIS HASIL PILGUB BABEL : ANTARA DE FACTO DAN DE YURE

Menimbang Nalar dan Nurani Cagub

Babel dan Demokrasi Hijau

Anak Kepulauan Cerdas

PROFIL BANGKA BELITUNG

PASCAPANEN SORGUM

AWAL MENUJU KEMANDIRIAN RUMPUT LAUT PULAU BANGKA

POPULARITAS MINUS KUALITAS

Ketika Pilkada Berakhir Penjara

TIGA MISI - TIGA KUALIFIKASI

Polemik Pemidanaan Kasus Xenia Maut

Mutiara Di Timur Belitung - Refleksi Sembilan Tahun Beltim

SAATNYA PERPUSTAKAAN BERINOVASI

Memilih Calon Abdi Masyarakat - Renungan Untuk Para Kandidat

Maling Berdasi itu Koruptor

Rakyat Berdaulat Tolak Politik Uang

Urgensi RUU Partisipasi Masyarakat

ENAM ALASAN GOLPUT MENGECIL

TUGAS, HAK DAN KEWAJIBAN DOSEN (SILAHTURAHMI KEILMUAN-Bagian 4)

TUJUH TITIK RAWAN PILGUB

PERANG YANG RUGIKAN RAKYAT