Mahasiswa Berprestasi Mampu Menyeimbangkan Akademik dan Kegiatan Diluar Akademik

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 06 April 2018 00:52 WIB | Diupdate pada 06 April 2018 00:52 WIB


Foto Bersama – Peserta bersama ketiga juri atau narasumber berfoto bersama seusai presentasi peserta terakhir dalam kegiatan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi Tingkat Universitas Bangka Belitung di ruang rapat Rektorat Kampus Terpadu UBB,  Kamis (05/04/2018) siang.

MERAWANG (UBB) – 5 mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) bersaing mendapatkan peringkat teratas dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) di ruang rapat rektorat kampus terpadu UBB, Kamis (05/04/2018) pagi.

PILMAPRES diharapkan tidak hanya sebatas mengukur prestasi akademik mahasiswa, namun juga jiwa kepemimpinan mahasiswa dalam berorganisasi, semoga dalam kegiatan ini mahasiswa berprestasi ditingkat Universitas Bangka Belitung dapat terpilih menjadi mahasiswa berprestasi ditingkat nasional dan dapat mengangkat martabat Universitas Bangka Belitung.

Ismed Inonu mengatakan “Kita sulit sekali mencari mahasiswa berprestasi, maksudnya mahasiswa yang berprestasi komplit, mungkin untuk mahasiswa yang berprestasi dibidang olahraga dan seni banyak, tetapi yang berprestasi di bidang akademik atau ilmiah sangat sedikit.”

“Untuk prestasi dibidang ilmiah, kita ini masih perlu didorong lebih lanjut lagi. Kegitan mahasiswa kita masih didominasi oleh kegiatan-kegiatan minat dan bakat seperti seni dan olahraga, tetapi untuk kegiatan yang bersifat akademik masih sangat kurang, Sebagai contoh pengumuman Program Kreativitas Mahasiswa baru-baru ini kita hanya mampu meloloskan lima proposal ketingkat nasional yang jika dikalikan tiga berarti hanya 15 mahasiswa dari 4000 lebih mahasiswa UBB” lanjut Ismed Inonu.

Ismed Inonu menjelaskan didalam pembinaan kemahasiswaan ada empat pokok utama, yang pertama adalah peningkatan penalaran mahasiswa, kegiatan PILMAPRES ini merupakan salah satu upaya pihak universitas untuk meningkatkan kegiatan-kegiatan yang sifatnya meningkatkan penalaran mahasiswa. Yang kedua yaitu pengembangan minat dan bakat seperti UKM. Yang ketiga yaitu melatih kepemimpinan dan organisasi seperti BEM, DPM dan sebagainya. Dan yang terakhir adalah kesejahteraan mahasiswa dan kewirausahaan.

Pilmapres dinilai telah memberikan dampak positif pada budaya berprestasi dalam menghargai prestasi serta keahlian mahasiswa termasuk model pembinaan mahasiswa dikalangan perguruan tinggi secara langsung maupun tidak langsung dapat mengangkat martabat mahasiswa ataupun perguruan tingginya.

Maksud dan tujuan pemilihan mahasiswa berprestasi yaitu memilih dan memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang meraih prestasi tinggi dalam kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ektrakurikuler. Memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk melakukan kegiatan tersebut sebagai wahana menyinergikan hardskill dan softskill mahasiswa serta mengembangkan iklim kehidupan kampus yang dapat memfasilitasi mahasiswa mencapai prestasi yang membanggakan secara berkesinambungan.

PILMAPRES dilakukan secara berjenjang, dimulai dari tingkat program studi untuk bersaing menjadi yang terbaik ditingkat Fakultas, dilanjutkan ditingkat Universitas yang akan berlanjut ke tingkat regional dan nasional.

Evia Eva selaku ketua pelaksana PILMAPRES 2018 melaporkan, jumlah peserta ditingkat fakultas untuk tahun 2018 sebanyak 28 mahasiswa, meningkat dari tahun 2017 yang hanya berjumlah 23 peserta.

Berikut peserta PILMAPRES berdasarkan asal fakultas yaitu dari Fakultas Ekonomi Dilla Agustina Kolina, Fakultas Teknik Gina Qodrunada, Fakultas Pertanian Perikanan dan Biologi Siska Oktavia, Fakultas Hukum Pearl Princila Manurung, dan Fakultas Ilmu sosial dan Ilmu Politik Windi Silia sebagai runner up yang menggantikan Nova Naura yang tidak bisa hadir karena sakit.

Terdapat tiga juri atau narasumber pada PILMAPRES tingkat universitas yaitu Dr. Ibrahim, S.Fil., M.Si, Dr. Dwi Haryadi, S.H., M.H dan Dr. Endang Bidayani, S.Pi, M.Si. bertugas sebagai moderator Iksander, S.Sos, M.A.

“Dalam Pemilihan Mahasiswa Berprestasi ini dinilai secara lengkap, tidak hanya menilai dari IPK saja. IPK memang menjadi salah satu faktor penentu tetapi harus ditopang dengan aktivitas dan keikutsertaan kegiatan diluar nilai akademiknya seperti juara lomba, organisasi yang diikuti dan sebagainya akan menjadi bagian dari penilaian,” jelas Ismed.

Jadi Mahasiswa Berprestasi adalah mahasiswa yang mampu menyeimbangkan nilai-nilai akademik dan kegiatan diluar akademik, ditambah lagi dengan kemampuan literasi menulis.(ars/Humas)


Topik

Dr._Ir._Ismed_Inonu,_M.Sc. BAKK_UBB Wakil_Rektor_I_UBB PILMAPRES