Dramatis! Capai Garis Finish, Pelari Wanita Dibopong Dua Temannya

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 17 April 2018 13:54 WIB | Diupdate pada 17 April 2018 13:54 WIB


SALING TERIAK -- Dua tim Lomba Jungle Run yakni  Kripet Runner 2 dan 3 adu cepat memasuki garis finish.  Kedua tim kategori pelajar  --   dari  satu ‘kubu’  yang sama --  ini  meluapkan kegembiraannya dengan melompat dan saling berteriak.

BANGKA, UBB --  Suasana dramatis mewarnai Lomba Jungle Run (maraton di dalam hutan)  di Kampus Terpadu UBB,  Balunijuk,  Minggu (15/04/2018) pagi.

Dua wanita peserta lomba membopong rekannya  yang tak mampu lagi berlari, meski garis finish sudah di depan mata.    

Sementara itu  tiga pelari  wanita lainnya    saling  berangkulan, agar kuat dan  dapat   menjejakkan kaki  di garis finish. 

Satu pelari wanita dari tim lainnya  jatuh pingsan karena kelelahan.  Saking tubuhnya  berat, tak mampu dibopong  oleh dua rekannya.

Tim puteri lainnya dengan saling berpegang tangan masuk ke garis finish.

Keempat  peristiwa itu terjadi sekitar 200  meter dari garis finish,  setelah semua peserta lomba jungle run  menempuh jarak 11,5 kilometer.

Melihat ketiga peristiwa itu,  penonton yang berada di garis finish histeris.  Mereka memberi semangat dengan bersorak-sorai agar kuat dan mampu masuk ke  garis finish.

Sayangnya,  satu tim yang  satu anggotanya pingsan itu tak sampai  ke garis finish. Rekan mereka yang pingsan itu dievakuasi panitia pelaksana untuk mendapatkan pengobatan.

 Edo Gunawan, panitia Jungle Run, mengemukakan panitia terpaksa mendiskualifikasi tim yang anggotanya pingsan itu, karena tidak sampai ke garis finish dengan anggota lengkap (tiga orang).

“Sangat sangat disayangkan memang. Namun  keputusan itu sudah sesuai dengan  aturan yang berlaku!,” ujar Edo Gunawan, Minggu (15/04/2018).

Panitia Pelaksana Lomba Jungle Run telah menyiapkan tim khusus bidang kesehatan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Palang Merah Indonesia (PMI) UBB. Tim kesehatan inilah yang mengevakuasi dan merawat peserta yang mengalami keram  dan pinsan. 

Memeriahkan  Dies Natalis ke 12 UBB, Komunitas Mahasiswa Pencinta  Alam-Sosial (Kompas) UBB mengadakan Jungle Run (maraton  di dalam hutan),  Minggu (15/04/2018) pagi. 

Lomba yang diklaim pertama kali  digelar di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini diikuti 41 tim.  Tiap tim beranggotakan tiga orang. Mereka  berasal dari berbagai  komunitas pecinta alam dan maraton yang ada di  Pulau Bangka.

Peserta Jungle Run ini   terbagi  dalam tiga kategori.  Yaitu tingkat pelajar - mahasiswa (putera dan puteri),  dan  peserta dari kalangan umum (campuran).

Tim Kripet Runner 4,  yang anggota sempat dibopong hingga masuk ke  garis finish,  meraih juara 1 kategori pelajar puteri. 

Sementara Tim Kajol Runner (SMAN 2 Pangkalpinang),   yang  ketiga anggotanya saling rangkul ketika hendak masuk ke garis finish, meraih juara 2.

Sedangkan juara   ketiga diraih Tim Gadis Runner (STIE Pertiba). Tim ini mendapat tepukan hangat dari penonton, karena masuk ke garis finish saling berpegangan tangan.  

Menilai pelaksanaan Lomba Jungle run, Ketua Umum Unit Kegiatan Mahasiswa  Kompas-UBB Hadi Supriyanto mengemukakan kekompakan antartim sangat luar biasa.

“Mereka saling rangkul dan berjabat tangan ketika tiba di garis finish.  Kekompakan dalam kerjasama tim adalah hal utama ketimbang usaha meraih juara!,” ujar Hadi. 

Peserta tercepat,  sekaligus  dinobatkan sebagai juara pertama kategori umum,  diraih Tim Kripet Runner 1 dari Pangkalpinang.  Tim ini berhasil menerobos hutan dan bukit Kampus Terpadu UBB dan Desa Balunijuk  selama 38 menit.

Dari 41 tim yang ikut Lomba Jungle Run, satu tim gagal masuk ke garis finish karena salah seorang anggotanya pingsan.  Lainnya  masuk  garis finish meskipun tidak mendapat predikat juara.    

Tim Kripet Runner I yang diketuai  Fery, dengan  anggota Yahuza dan Ferdy mendapat  hadiah berupa tropi, piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp 650.000.

Tim tercepat kedua diraih Kripet Runner 2, juga  dari Kota Pangkalpinang.  Tim ini mencatatkan lama waktu tempuh 47 menit, dan meraih  juara 1  Kategori Pelajar Putera.

 Tercepat ketiga diraih Tim Kripet Runner 3 (Kota Pangkalpinang) dengan lama   waktu tempuh 48 menit (Juara 2 Kategori  Pelajar Putera)

Tim Kripet Runner 2  yang terdiri dari  Diki (ketua), Dimas dan Pujiansyah,  memperoleh hadiah berupa tropi, piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp 750.000.

  Sementara Tim Kripet Runner 3  terdiri dari  Restu (ketua), Syahrul, Nizam memboyong tropi, piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp 650.000.

Seluruh tim peserta Lomba Jungle Run dan panitia, usai lomba menimati makan siang dan  dihibur kelompok musik  Unit Kegiatan Mahasiswa Gema Harmoni di Gazebo Fakultas Ekonomi UBB. 

Kelompok musik ini membawakan lagu genre rege,  sehingga penat hilang dan  suasana kembali gembira.

Kegembiraan kian bertambah saat panitia membagikan  doorprize dan menyaksikan climbing fun (panjat dinding untuk senang-senang). (Ari Riski, Eddy Jajang JA)


Topik

Dies_Natalis_UBB_XII KOMPAS_UBB UKM_UBB