Penutupan Pelatihan Applied Approach 2018

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 20 April 2018 22:31 WIB | Diupdate pada 20 April 2018 22:31 WIB


PENUTUPAN PELATIHAN APPLIED APPROACH 2018 – Narasumber, Panitia dan Peserta Pelatihan Applied Approach (AA) bagi dosen Universitas Bangka Belitung angkatan II tahun 2018 berfoto bersama seusai penutupan kegiatan yang dilaksanakan selama 5 hari di Hotel Grand Puncak Lestari Pangkalpinang, 20/04/2018 (Jumat) siang.

PANGKALPINANG (UBB) – Pelatihan Applied Approach (AA) bagi dosen Universitas Bangka Belitung angkatan II tahun 2018 secara resmi ditutup oleh Kepala Lembaga Pengembangan, Pendidikan dan Penjaminan Mutu UBB M. Jumnahdi, ST, MT., di Ruang Bangka, lantai 7 Hotel Grand Puncak Lestari Pangkalpinang, 20/04/2018 (Jumat) siang.

Kegiatan pelatihan dimaksudkan untuk meningkatkan mutu dan kualitas dosen Universitas Bangka Belitung (UBB). Pelatihan yang dilaksanakan lima hari berturut-turut, dimulai tanggal 16 hingga 20 April 2018 dilaksanakan di Hotel Grand Puncak Lestari Pangkalpinang.

Narasumber kegiatan pelatihan AA (Applied Approach) berasal dari Universitas Sebelas Maret (UNS), yang menguasai di bidangnya, diantaranya yaitu Dr. Tri Murwaningsih, MSi., Dr. Setyo Sri Rahardjo, dr., M.Kes., Antono Dwijo Sutomo, SSi., MS., dan Budi Legowo, S.Si., M.Si.

Pelatihan Applied Approach (AA) melatih tenaga pengajar untuk memiliki wawasan dalam bidang pembelajaran yang meliputi materi tentang taksonomi tujuan intruksional, strategi kognitif, dan pembelajaran orang dewasa sebagai bekal untuk melakukan rekontruksi mata kuliah maupun menulis bahan ajar.

Dr. Tri Murwaningsih, MSi., berpesan dalam penutupan kegiatan ini,“Mungkin di benak peserta ada banyak sekali yang harus dikerjakan dan didiskusikan, kami akan selalu mendampingi untuk penyelesaian tugas” ungkapnya.

“Khusus untuk pelatihan AA di UBB ini ada tambahan bonus dari kami, karena kita (UBB dan UNS) sudah bermitra,” kata Tri Murwaningsih.

Tak lupa Dr. Tri Murwaningsih berterima kasih mewakili narasumber lainnya karena telah diberi kesempatan untuk sharing tentang pembelajaran,“Kami sangat bergembira sekali, mudah-mudahan kemitraan terus berlanjut, harapan kita, dunia pendidikan khususnya di perguruan tinggi kualitasnya akan menjadi lebih baik, sehingga bisa meberikan lulusan dengan kompetisi yang bisa bersaing di dunia kerja”.

M. Jumnahdi, ST, MT., menyampaikan rasa terima kasih dan ucapan selamat kepada para peserta karena telah mengikuti pelatihan AA dengan semangat hingga hari kelima, bertahan dengan absensi 100 persen. “Kami sebagai penyelenggara hanya melayani kedua belah pihak, baik narasumber maupun peserta”.

“Tentu saja kami (LPPPM UBB) sebagai penyelenggara, masih banyak terdapat kekurangan, karena kekurangan itulah saya ingin mengetahuinya, kami sebagai penyelenggara telah menyebar kuisioner, diharapkan kepada peserta untuk diisi, sehingga kami bisa berbenah diri agar pelaksanaan pelatihan kedepannya jadi lebih baik”, lanjut M Jumnahdi.

Direncanakan dalam waktu dekat ini juga akan dilaksanakan pelatihan pekerti (Peningkatan Keterampilan Dasar Instruksional). Peserta tidak hanya dari UBB, dosen dari luar UBB pun bisa mengikuti pelatihan pekerti ini.

Selama 4 hari ditambah 1 hari, peserta dibekali materi dan mengerjakan tugas-tugas serta praktik yang diberikan oleh narasumber. Jumlah kahadiran peserta sangat menentukan kelulusan yang dibuktikan dengan sertifikat sebagai tanda bukti telah memenuhi kualitas standar yang ditentukan, yang dapat berguna juga nantinya untuk sertifikasi dosen.

Berdasarkan aturan yang telah ditetapkan PMDPA (Program Mobilisasi Dosen Pakar/Ahli) yang teregistrasi di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), kehadiran peserta pelatihan ‘pekerti’ paling rendah 80 persen, serta mengerjakan semua tugas yang diberikan tutor. Bagi peserta yang tidak memenuhi aturan-aturan tersebut, panitia dalam hal ini LP2MP UNS melaui LP3M UBB dengan tegas tidak akan mengeluarkan sertifikat pelatihan dimaksud.

Acara penutupan pelatihan AA ini diakhiri dengan foto bersama narasumber, panitia dan para peserta pelatihan.(Ars/Humas)


Topik

LP3M