Sebanyak 1.035 Pendaftar Rebut 161 Kursi Jalur Mandiri UBB

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 15 Juli 2018 19:17 WIB | Diupdate pada 15 Juli 2018 19:17 WIB


MERAWANG, UBB – Persaingan ketat harus ditempuh kembali bagi pendaftar jalur mandiri UBB tahun ini. Pasalnya, berdasarkan data yang dihimpun Humas UBB, terkait jumlah pendaftar yang telah mencapai 1.035 orang akan memperebutkan 161 kursi di jalur mandiri UBB, melalui Seleksi Masuk Mandiri Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN) yang berkerja sama dengan 15 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di wilayah Barat.

Diketahui, dari data terakhir yang diterima dari Sekretariatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Bangka Belitung (UBB,) pendaftar pilihan utamanya ke UBB total sebanyak 1.035 siswa, namun yang sudah permanen atau cetak kartu ujian sebanyak 1.019 siswa, dan yang belum permanen/belum cetak kartu sebanyak 16 siswa.

Peminat yang mendaftar jalur mandiri UBB terdapat kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya, dimana tahun 2018 tercatat 1.035 peserta akan memperebutkan kursi masuk UBB melalui jalur SMMPTN-Barat. Sementara itu, pada 2017 tercatat 889 peserta yang bersaing memperebutkan kursi melalui jalur mandiri UBB.

Penyelenggarakan Ujian SMMPTN akan dilaksanakan secara serentak di 15 PTN di Wilayah Barat pada selasa (17/7) pagi. Para peserta akan bersaing dan mengikuti ujian tertulis berbasis cetak (UTBC), dan sebanyak 53 ruang yang akan dipergunakan, serta kurang lebih 106 dosen dan tenaga kependidikan UBB akan dilibatkan sebagai pengawas ujian nanti.

Tahun ini UBB menyiapkan total 1.147 kursi untuk mahasiswa baru, yang dibagi dalam ke tiga jenis jalur seleksi dan ditambah satu jalur kerja sama. Berdasarkan perubahan daya tampung mahasiswa baru UBB tahun 2018, untuk jalur SNMPTN sebanyak 318 orang, dan untuk jalur SBMPTN sebanyak 608 calon mahasiswa, serta jalur kerja sama sebanyak 60 orang. Itu berarti kuota murni untuk jalur mandiri UBB (SMMPTN) tersisa sekitar 161 kursi.

Dalam rilis sebelumnya, kuota murni 161 untuk jalur SMMPTN masih dapat bertambah apabila ada yang tidak mendaftar ulang SBMPTN pada tanggal 20/7 nanti, setelah ditentukan hasil rekap oleh panitia PMB pada saat verifikasi dan registrasi oleh para calon mahasiswa SBMPTN Tahun 2018.

Pelaksanaan lokasi ujian SMMPTN-Barat khususnya UBB akan dilaksanakan terpusat di Kampus Terpadu UBB Desa Balunijuk. Hasil ujian akan diumumkan serentak pada hari Selasa (27/7) mendatang, dan dapat diakses melalui website www.smmptnbarat.id atau www.ubb.ac.id.

Dengan persaingan yang ketat ini, para peserta yang akan mengikuti ujian SMMPTN-Barat Tahun 2018, agar dapat mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya, karena kelulusan peserta akan ditentukan oleh skor yang mereka capai sewaktu tes.

Panitia juga menghimbau agar peserta pada saat pelaksanaan test nanti agar membawa kartu ujian/kartu peserta SMMPTN-Barat 2018 yang telah dicetak, dokumen resmi (KTP/SIM/Kartu Pelajar, fotokopi ijazah yang dilegalisir atau surat keterangan lulus pendidikan menengah (SKL) asli), serta membawa alat tulis (pensil 2B, penghapus karet dan rautan pensil). Peserta tidak diperkenankan membawa daftar logaritma, kalkulator, handphone, buku/catatan lainnya, kecuali alat tulis dan kartu ujian saat berada diruang ujian.

Peserta juga diharapkan berpakaian sopan dan pantas dan tidak memakai sandal dan baju kaos oblong/tampa kerah. Selain itu batas keterlambatan bagi peserta 30 menit sejak ujian dimulai, setelah 30 menit dengan alasan apapun peserta tidak diperbolehkan mengikuti ujian.

Dihimbau juga kepada calon peserta jalur mandiri UBB (SMMPTN-Barat), agar dapat mengetahui dan mengecek lokasi tempat serta ruangan ujian minimal satu hari sebelum ujian dilaksanakan. Panitia PMB UBB juga telah membuat peta/denah lokasi serta petunjuk arah untuk mempermudahkan peserta ujian menuju lokasi test. (Ags/Humas)


Topik

SMMPTN_BARAT
. ayar