Jurusan teknik pertambangan UBB turun kejalan bantu korban Lombok

Penulis: Editor_basuki | Ditulis pada 25 Agustus 2018 23:02 WIB | Diupdate pada 25 Agustus 2018 23:02 WIB


Bantu Lombok - Aksi mahasiswa jurusan tambang FT UBB yang menyodorkan kardus indomie bertuliskan penggalangan bantuan gempa Lombok NTB kepada para pengendara di perempatan lampu merah persimpangan 7 Kota Pangkalpinang, Sabtu 25/8 sore.

Pangkal Pinang, UBB - Sejumlah mahasiswa Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik  Universitas Bangka Belitung (UBB), melakukan aksi sosial penggalangan dana dengan turun ke jalan untuk membantu korban gempa Lombok di Simpang 7 Pangkal Pinang, Sabtu, (25/08/2018) sore.

 Bencana gempa Lombok NTB yang sekarang menjadi soroton media membuat para mahasiswa jurusan teknik pertambangan UBB turut ambil andil dalam membantu para korban. Aksi ini dilakukan dengan cara menyodorkan kardus indomie bertuliskan penggalangan bantuan gempa Lombok NTB kepada para pengendara di perempatan lampu merah persimpangan 7 Kota Pangkalpinang.

Kegitan yang dilakukan kisaran pukul 15.00 wib hingga pukul 17.00 wib, mendapat simpatik dari warga dan pengendara roda dua dan roda empat yang melintasi untuk menyisihkan riskinya membantui korban gempa yang dialami saudara di Lombok.

Sebelumnya, gempa yang terjadi di Lombok NTB dengan kekuatan 7 skala richter  pada Minggu 5/8 lalu, telah meninggalkan duka mendalam bagi warga Lombok, dan sedikitnya 105 orang dinyatakan meninggal, serta ratusan lainnya menderita luka-luka. Gempa besar ini juga menyebabkan ribuan warga mengungsi karena kehilangan tempat tinggal.

Sebagai bentuk keprihatinan yang mendalam atas musibah menimpa saudara setanah air itu, sejumlah mahasiswa dibeberapa perguruan tinggi negeri maupun swasta, serta organisasi yang ada, turut membantu untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Lombok. Kegiatan ini juga sebagai bentuk dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Selain itu, sebagai warga Negara Indonesia kegiatan ini merupakan wujud bukti cinta kepada bangsa ini. Bila bangsa ini dalam kesusahan, maka kita warga negaranya harus turut serta membantu menolongnya.

“Kalo warga Negara Indonesia dalam kesulitan kita harus membantunya. Pokoknya kita harus saling membantu sesama warga Negara Indonesia, karena Negara Indonesia itu satu. Bersatu untuk indnesia,” tukas Insan sebagai ketua pelaksana.

Bila dilihat dari sudut pandang pemuda, mahasiswa ini adalah genesari penerus bangsa, yang harus peka terhadap kesulitan yang dialami oleh Indonesia dan turut serta membatunya. Mahasiwa harus mempunyai rasa persatuan yang menjadi modal generasi selanjutnya.  

“Mahasiwa itu generasi muda sebagai penerus bangsa Indonesia. Bila dari generasi mudanya tidak bersatu, tidak turut menbantu, bagaimana  kedepannya bagi Indonesia,” ujarnya.

Kegiatan pengalangan dana yang dilakukan oleh mahasiswa jurusan tambang FT UBB telah terkumpul sekitar 7 juta lebih, dan dana tersebut akan sesegera mungkin didonasikan langsung ke Lombok untuk membantu para korban. (lpm/Humas)


Topik

Fakultas_Teknik_UBB Mahasiswa